
Setelah Reysang keluar dari aula pelatihan dia tidak sabar dan buru buru ingin keluar dan mendapatkan exp
tapi sebelum mendapatkan exp dia harus mencari bahan bahan untuk alkimia tetua suja'i karena ini alasannya bisa keluar dari sekolah tentu saja dia harus mendahulukan nya
Dan sekarang tujuan pertama nya adalah pasar Moon guna untuk membeli bahan bahan yang ada, Pasar moon adalah pasar tempat jual beli semua keperluan di banyubiru kultivator maupun orang biasa, semua nya ada di pasar moon berbagai macam benda yang dijual oleh para pedagang di dasana dan salah satunya bahan bahan dasar untuk alkimia seperti rumput bermata dua, kembang kilauan, gingseng berusia 100 tahun dll, ada juga pill, senjata dan keperluan lainya untuk orang biasa
Jika menginginkan sesuatu yang lebih baik atau bagus di sana ada juga tempat lelang, lelang di sini adalah salah satu cabang dari perdagangan terkenal di ibukota berbagai cabangnya menyebar ke seluruh nusantara bahkan ada ke luar negeri banyak orang menghadiri lelang tersebut bahkan orang biasa yang memiliki kekayaan gunu mencari sesuatu untuk menyelamatkan hidupnya.(Biasa orang kaya mah gampang sakit... eitss jangan tersinggung 😛)
Sekarang reysang sudah sampai di pasar moon, pasar moon letaknya nya di pinggir wilayah banyubiru dan sebagai pembatas antara banyubiru dan tarangkuning
Berjalan memasuki pasar moon, banyak riuhnya orang orang yang sedang berdagang dan berbagai macam barang barang di jalan yang reysang temui
Sekarang setelah memasuki pasar tujuan nya adalah pergi ke toko bahan obat untuk alkimia yang biasanya tempat tetua suja'i membeli bahan bahanya
setelah beberapa menit akhirnya reysang sampai di depan toko bahan alkimia, Tokonya cukup besar dan juga cukup luas dan ada tulisan di atas nya "Toko Santai"
"Toko santai?.... Nama toko nya sangat simple" kata reysang sedikit bingung
Walaupun sedikit membingungkan reysang melangkah kan kakinya memasuki toko
Reysang memasuki toko dan yang pertama dia lihat adalah gadis kecil sekitar umur 10 tahun mengenakan baju berwarna kuning, rambut hitam, mata biru cerah dengan rambut di sampul dan terlihat sangat imut
Reysang baru pertama kali nya melihat anak se imut ini
Melihat ada yang membuka pintu anak kecil yang imut itu langsung menghampiri reysang
"Selamat datang di toko kami, toko santai, kak!! " Seru anak tersebut
Reysang agak terkejut, Sungguh apakah bocah imut ini yang menjalankan toko ini? apakah tidak apa apa pikir reysang dengan rumit
melihat reysang hanya diam saja bocah itu memutuskan untuk bertanya
"Kakak apakah ada sesuatu yang kakak butuh kan? " tanya ya
mendengar kata kata loli kecil ini reysang tersentak dan memandang bocah loli yang imut ini
__ADS_1
"Ahhh, iya aku butuh bahan bahan untuk alkimia." kata reysang sambil menggaruk pipinya dengan jari telunjuk canggung
"Oh, apa kakak adalah seoarang apoteker? " tanya bocah loli itu
"Tidak, tidak, tetua di sekolah ku menyuruh ku untuk membeli bahan bahan untuk nya" jawab reysang sekali lagi
"Apakah kakak pelajaran di sekolah dragon sea? " tanya bocah itu sekali
Reysang merasakan kalau bocah ini kalau di ladenin akan semakin jauh
'kenapa bocah ini bertanya terus? heyyy Aku disini bukan untuk meladeni pertanyaan mu Aku kesini untuk membeli bahan bahan alkimia saja terus berburu di hutan untuk Exp ku, jadi ku mohon jangan bertanya terlalu jauh!' pikir reysang
Reysang hanya mengangguk dengan pertanyaan bocah itu
"Dari pada itu, Kau siapa bocah kecil?" tanya reysang
mendengar reysang memanggilnya bocah kecil, loli ini sedikit kesel
"Nana bukan bocan kecil!! Nana adalah Nana! "
"Panggil Aku Nana buka bocah kecil!! " Seru Nana teriak
tetapi setelah mendengar suara di kepala nya yang membuatnya semakin terkejut bahkan sampai membuatnya ingin muntah darah!
[Ding! Terdeteksi! Sistem menemukan dewi kecil Nana Rui dengan kecantikan 91%(Belum tumbuh), Tugas jadikan Nana Rui sebagai wanita tuan rumah! ]
[Hadiah:Acak
Naik 2 tingkat
Exp 10.000]
Suara sistem terdengar dan ini sangat sangat mengejutkan reysang, tidak dia sangka saat keluar dari akademinya tugas yang di berikan pertama kali oleh sistemnya adalah menjadi kan seorang bocah sebagai wanitanya,jangan bercanda! dia masih bereumur 10 woy!!
Sekarang reysang merasakan kalau dia melakukan nya dia akan menjadi pedofil brengs*k!!
__ADS_1
'siall!, lebih baik aku berburu saja untuk naik tingkat' pikir reysang
'Hey sistem apakah ini tidak salah, kau tidak salah mengasi tugas kan? " tanya nya di benaknya
[Ding! Sistem tidak salah, dan ingat nama sistem adalah sistem harem selama itu wanita dalam standar sistem, sistem akan memberikan tugas]
Mendengar kata kata sistem reysang tidak berdaya 'apa sistem ini mengajar kan ku menjadi seorang bajingan?' pikir reysang
'Ya sudah lah, tidak mungkin aku memakan bocah yg baru berusia 10 tahun mungkin aku harus menunggu nya setidaknya sampai dia berusia 16 tahun' Pikir reysang sambil mengangguk
Setelah berpikir reysang menatap sekali lagi bocah loli yang mengembangkan pipinya terlihat kesel menatap nya
'Imutt sekali!!!, Nggk kebayang gedenya gimana' reysang
"Heheh maafin kakak deh, ohh ya kenalin nama kakak reysang, Nana boleh panggil kakak, kak rey saja" kata reysang memperkenalkan diri sambil berjongkok menyamakan tingginya dengan bocah loli
"Hmph~ Beri Nana permen baru Nana maafin" teguh Nana sambil mengulurkan tangan nya tanda meminta
"Haduhh Nana, kakak nggk bawa permen lain kali atau besok deh kakak bawa in permen banyak banyak dan juga boneka beruang, mau? " bujuk rey
"Tidak, Nana tidak mau boneka beruang Nana maunya Boneka rubah yang ekornya banyakk! " Nana
"Ugh baiklah, Nanti kakak bawain boneka rubahnya" kata reysang
Sungguh dia tidak pandai dalam hal begini, tapi syukur lah gadis loli yang akan menjadi istrinya di masa depan itu terbujuk dengan janji yang di buat untuk nya.
Reysang dan Nana mengobrol dan bercanda selama setengah jam sampai reysang lupa apa tujuannya datang ke mari
Reysang merasakan ternyata mengobrol dengan gadis loli ini menyenangkan juga pikir nya, Gilak aja si reysang nggk pernah terlalu mengobrol dengan wanita eh dia nyamannya ngobrol sama loli!
sudah satu jam mereka mengobrol dan seseorang yang dari tadi di dalem yang sedang mencari Nana keluar dan mendekati mereka
Orang ini tua sekitar 80 an tapi tetap bugar tanpa tongkat janggut putih samapai dadanya begitu juga rambutnya putih tapi yang paling mencolok adalah mata nya yang berwarna biru sama seperti mata cerah Nana tapi ini agak biru tua
Melihat seseorang yang datang Nana langsung berteriak dan memanggil seseorang tersebut
__ADS_1
"Kakek!!" seru Nana dan mendek melompat ke arahnya
(Sukai, fav, komen, dukung (≡^∇^≡)