
Kriinggg...Kriinggg...Kriinggg (suara bel sekolah berbunyi menandakan waktu istirahat telah tiba)
Seperti biasanya ke-4 sahabat itu langsung bergegas ke toilet sebelum pergi ke kantin untuk membeli makanan.
Saat memasuki toilet sepertinya beban pikiran tentang tugas hilang seketika.
Namanya juga perempuan hal utama pasti bercermin dan merias wajah pokoknya penampilan nomor 1.
"Mau ga ni (menyodorkan liptintnya bermaksud menawarkan kepada sahabat-sahabatnya)", sahut Ita.
"Mau dong", sahut Pika
" Abis lu gua bagi ya pik", sahut ameng
"Lu mau ga Gi?", sahut ameng
"Mau tapi dikit aja nanti gua jadi cantik", sahut Gigi
"Kan lu cewe mustinya bangga dong kalo cantik", sahut Ita
"Huft Ita, kaya gatau Gigi aja dia kan tomboy maunya ganteng, ya ga gi?", sahut Pika
__ADS_1
"Iyooiii (sambil mengedipkan sebelah matanya)", sahut Gigi
"Noh yang mau kencing sono kencing buruan nanti keburu keabisan Bakmi Mae", sahut Ita
"Ih gua mau kencing tapi toiletnya penuh sementara ameng juga mau kencing", sahut Pika
"Bedua aja barengan skuyy (sambil menarik tangan Pika)", sahut ameng
(Pika langsung mengikuti ameng karena memang sudah tidak ada rasa malu antar sahabat itu karena sudah terbiasa).
Setelah selesai dari toilet mereka ber-4 langsung turun menuju kantin dan mengantri untuk membeli bakmie kesukaannya.
Karena Kantin sekolahnya yang tidak terlalu besar tradisi desak-desakan sudah menjadi rutinitas setiap istirahat. Tidak sengaja seseorang menyipratkan kecap ke jilbab Pika.
"Iya gapapa ko (sambil tersenyum)",sahut Pika
"Sekali lagi gua minta maaf (langsung pergi begitu saja)".
Pika langsung menghampiri sahabatnya yang telah menunggunya.
"Lama bgt si Pik lu beli apaan aja (dengan nada sedikit kesal)", sahut Gigi
__ADS_1
"Sorry-sorry guys tadi ada kendala sedikit", sahut Pika
"Yauda ayok nanti tempat kita malah ditempatin orang kalo kelamaan disni",sahut Ita.
Mereka ber-4 langsung bergegas ke tempat biasa yang sering mereka jadikan tempat favoritnya setiap istirahat. Dan benar saja tempat itu sudah ditempati oleh teman laki-laki sekelasnya.
"Ih ko ditempatin si ini kan tempat kita, misi dongg",sahut Pika
"Tau, cari tempat lain sono",sahut Ita
"Siapa cepat dia dapat lah", sahut Radit anak paling ngeselin nyebelin bikin jengkel kek dajjall dikelas
"(mencubit tangan Radit) buruan pindah atau gua usir secara paksa",sahut Ameng
"Yauda pindah aja ngalah ama cewe nanti nangis repot (kata Rafa sambil sedikit meledek)".
"Bodoamat yang penting makan",sahut Gigi.
Setelah selesai makan, mereka ber-4 menghampiri sekelompok laki-laki menyebalkan itu, karena ada sesuatu yang ingin ditanyakan, ya tidak lain tidak bukan karena tugas.
"Ngapain coba ke tempat titisan dajjal pada ngumpul bikin ga srek diliat (dengan muka cemberut)",sahut Pika
__ADS_1
"Lu kaya gatau aja Pik kan ada yang jatuh cinta sama salah satu titisan dajjal ini", sahut Gigi
Pika yang kebingungan karena pasalnya sepengetahuan Pika Ameng itu menyimpan rasa pada Rafa tapi ada isu juga kalo Ita juya mempunyai perasaan ke Rafa, ahh entahlah Pika tidak mau mengambil pusing. Saat Pika terus berjalan mengikuti sahabatnya itu tiba-tiba ada kejadian tak terduga.....