
semenjak hari pertama menjalani pekerjaan ditoko amah..dan tak lupa..pekerjaan diruko tempat aku tinggal..aku menjalani semuanya dengan penuh ikhlas..yah..mau diapakan lagi...seorang pendatang baru dr desa kekota tanpa bekal yang cukup..tanpa teman yg bisa diandalkan diluar..aku hanya bisa mengikuti jalannya nasib yang membawaku menjadi seorang tukang pijat dadakan yang tiap malam memijat seluruh badan amah yg gemuk..sampai kadang tanganku kram..menjadi tukang kerik seminggu sekali sampai jariku kebas karena memegang koin terlalu lama...sebulan,dua bulan dan seterusnya hingga tibalah waktu liburan hari raya..aku dapat jatah libur 1minggu..untuk gaji..ternyata gaji yang aku dapat benar2 jauh dari kata lumayan..apakah karena tempat tinggal dan makan sudah ditanggung bos..atau karena pekerjaanku dianggap terlalu enteng...bahkan gajiku berbeda jauh dari gaji ci kimnyoh yang waktu itu sudah ber jumlah 1digit.padahal kerjaan dia dirumah hanya memasak dan membersihkan ruang dilantai dasar..karena ternyata setelah hari pertama aku kerja disana...membersihkan lantai satu..lantai dua..menyuci..seterika baju Amah...juga membuat susu punya Amah..menjadi tugas Aku dan Rina..
hari itu hari terakhir aku bekerja sebelum besok akan pulang kampung bersama bapak..yah bapak ternyata sebulan lalu juga sedang berada diibukota,beliau mendapat panggilan dr mandor bangunan kenalannya untuk mengerjakan pembangunan rumah di perumahan baru..
" neng bener abis lebaran ga mau balik kerja disini lagi..nti AA gimana kalo kangen sama Eneng" begitu ucap Heri...pemuda hitam manis yang semenjak hari pertama aku masuk ditoko Amah.....aku sadar dia lebih perhatian kepadaku...hingga 3bulan kemudian tiba2 dia memberikan sepucuk surat kepadaku..setelah aku baca..ternyata isinya ada pernyatakan cinta...
Aku yang selama itu blm pernah mendapatkan surat cinta..apalagi sampai pacaran..antara kaget..seneng tapi juga takut...sebenarnya aku juga merasa aman dan nyaman jika ditoko ada Heri..hari2ku yang penat serasa LBH berwarna dan lebih santai...tapi apa iya aku juga suka dlm arti cinta sama dia...akupun blm tau apa itu cinta..selama bersekolah di SMP..SMA..biarpun aku pernah merasa suka sama seorang cowok..tapi aku hanya suka melihatnya saja..suka karena dia jago matematika..tanpa ada niat atau keinginan bisa jalan sama dia..apalagi bergandengan tangan seperti temen cewek2ku yg kdg bercerita abis jalan sama pacarnya ke pantai..ke Curug dan sebagainya....yah..aku juga sadar diri...perawakanku yang jauh dari kata tipe ideal cewek..seenggaknya itu yg pernah aku denger dari salah satu temen cowok sekelasku sewaktu mereka membicarakan tipe ideal pacar mereka....aku tak percaya diri jika mengejar sesuatu yang menurutku tak bisa aku gapai.akhrnya jomblo sejati selama sekolah menjadi salah satu predikatku..selain predikat tetap tukang remidial pelajaran matematika...hhhh nasib..
....kembali ke surat cinta dari heri...ketika aku cerita sama Rina..tak ayal rinapun langsung menyuruhku menerima pernyataan cinta Heri...Rina bilang
Heri itu dari dlu ga pernah neko-neko..ya seenggaknya selama setahun sebelum aku dtg..karena Rina kan sudah duluan kerja disitu..Rina bilang heri ga pernah ledek-ledekin karyawan cewek..terkesan pendiam dibanding pegawai laki2 yang lain...bahkan Rina bilang..baru sama aku Heri bisa bercanda dan tertawa..haha..apa karena orang pendiam ketemu sesama orang pendiam ya..sekali ada hal yang cocok makanya merasa nyaman...yah entahlah...
kebersamaan kami selama ditoko nyatanya menimbulkan percikan2 cinta...
__ADS_1
singkat cerita aku akhrnya menerima pernyataan cinta Heri..tanpa seorangpun yg tahu..ya selain Rina tentunya..aku beruntung mempunya teman kerja seperti Rina,anaknya humoris,periang dan juga gampang diajak kerja sama...menjalani cinta lokasi sembunyi2 menjadi pengalaman menarik buatku..umurku yang masih belia waktu itu memang sedikit membuatku terlalu bersemangat..pernah satu waktu aku dan Heri bertemu di area belakang toko sewaktu aku membersihkan toilet...pandangan kami yg dipenuhi rasa cinta dan penasaran..serta didukung suasana sepi temaram membuat kami seolah lupa.bahwa setan berada diantara 2 orang yg bukan muhrim nya...Daan..hampir saja kami melakukan perbuatan dosa...beruntung terdengar suara Rina yang memanggilku dari ruang tengah setelah dia selesai mengepel lantai...
selain kejadian diwaktu itu..aku tidak pernah lagi hanya berdua bersama Heri..biarpun katanya statusnya kami pacaran..tapi kami tidak terlihat seperti orang pacaran...buatku sendiri..sudah tau bahwa Heri suka sama aku dan aku juga suka sama dia,tanpa harus duduk berdekatan..gandengan tangan..hanya dari pandangan mata ketika tidak sengaja kami bertatap-tatapan saja.....membuat jantungku berdebar2, seolah ada ribuan kunang2 yg menggelitik dan menyinari..sehingga membuat hatiku senang .nyaman dan semangat untuk melewati hari2..dan apakah Heri merasakan seperti yg aku rasakan juga...kalau aku melihat dari tingkah lakunya..aku bisa menyimpulkan bahwa diapun cukup dengan seperti itu kami menjalani masa pacaran kami....terlihat dekat....tapi tidak bisa didekap...
"Aku pengen coba cari kerja ditempat lain A...disini capek bgt..tanganku nih lihat uda makin gede aja kayaknya..gara2 tiap MLM jadi tukang pijit.." begitu ucapku ketika mendengar pertanyaan Heri yang seolah keberatan jika aku tidak balik kerja disitu sehabis lebaran....
akhirnya ada waktu kami bertemu berdua,itu ketika waktu jam 12 siang..aku sedang makan siang di rumah..dan Heri kebetulan sedang mengambil barang Yang ada diruko.
sejujurnya aku yg masih berumur belasan tahun itu..mencoba berpacaran sama dia yg sudah berumur 20tahunan keatas..sedikit takut...aku merasa terlindungi..tapi juga takut..aku takut di ajak serius untuk menikah..sedangkan keinginan dan cita2ku masih banyak..dan blm aku jalani dan capai.
diumur itu..menikah adalah hal yg msh belum ada dlm pikiranku sama sekali....ditambah lagi..aku tau dia cuma di kerjaan..asal usul dia sama sekali aku tak tahu..aku hanya tau dari cerita dia saja..bahwa dia berasal dari kota B,anak kedua dari 3 bersaudara dll.
" iya A..kalau kita memang berjodoh kelak pasti kita akan jumpa lagi ya" ucapku akhrnya.
__ADS_1
keesokan harinya..waktu yg ditunggu2 tiba..kebetulan hari itu adalah hari Minggu..Amah tidak ketoko..karena memang setiap hari Minggu toko selalu tutup.Setelah bapak sampai didepan ruko..aku segera berpamitan dengan Amah,ci kimnyoh dan Rina..ketika Amah tanya apakah nanti balik kerja lagi .aku hanya bilang nanti dilihat dlu.
Aku dan bapak berjalan menuju ke sebuah bajai warna orange yang terparkir dipinggir jalan.untuk mengantarkan kami menuju stasiun kereta api terdekat...belum juga Aku masuk dlm bajai..tiba-tiba ada yang memanggil namaku...dan...deg....aku melihat seseorang yang sangat aku kenal....
kulihat Heri dengan menggunakan celana jeans..baju dlm warna putih dan kemeja warna biru kotak2 tengah berjalan setengah berlari menuju kearahku...bapak yg berdiri di sebelahku segera memandangku seolah sedang bertanya..siapa dia..aku yang memang belum pernah bercerita bahwa mempunyai pacar...menjawab dengan sedikit gugup " kenalin pak..ini temen sekerjaan Wulan.. dia yg bantu Wulan bisa beradaptasi dikerjakan ini pak" ucapku kepada bapak ketika Heri sudah sampai ditempat kami...Heri segera menyalami dan tak lupa mencium punggung tangan bapak..bapak yg sedikit terkejut hanya bisa diam memandang aku dan Heri.
" saya Heri pak..saya cuma ingin mengucapkan salam perpisahan dan kalau dibolehkan..saya ingin ikut mengantar ke stasiun kereta" kata Heri kepada bapakku dengan sopan.
" owh..ya boleh aja nak Heri..mari naik bajai bareng -bareng..saya justru berterimakasih nak Heri mau membantu Wulan selama kerja disini..bapak sebenernya khawatir sama Wulan..soalnya ini baru pertama kali dia kerja.padahal baru lulus sekolah..." ucap bapakku dengan ramah..bapak memang orang yang ramah dan supel..beliau sangat cepat bisa beradaptasi dengan orang baru..sungguh berbeda denganku...sepertinya sifatku menuruni sifat ibu yang pendiam dan susah bercakap2 dengan orang yg baru kenal.
setelah sampai di depan stasiun dan Heri membayar ongkos bajai..yah dia benar2 gentleman dan peka..dia tau harus berbuat apa...Heri kembali menyalami bapak dan aku.."saya mengantar sampai sini ya pak..neng..semoga perjalanannya lancar, selamat sampai tujuan" ucap Heri..aku dan bapak tersenyum dan mengangguk setelah mengucapkan Aamiin dan terima kasih..
ketika aku melangkahkan kaki naik ketangga masuk pintu stasiun kutolehkan kepalaku kebelakang..dan kulihat..Heri masih berada ditempat semula..tersenyum dan memandang kepergian ku.....kulambaikan tangan pelan kepadanya...selamat tinggal cinta pertamaku...semoga kebahagian menyertaimu..jika kita memang ditakdirkan berjodoh..dimana pun tempat..pasti hati kita akan bertaut........
__ADS_1