MIMPI KELAM

MIMPI KELAM
sukses


__ADS_3

"ehm..... ehem....."


" sudah jamnya , ayo jangan lama............! ! ! " edwin berhenti di depan pintu mengingatkan sambil melihat jam di tangan .


jantung melisa yang tadinya sudah tenang kini berdetak tak karuan saat mendengar atasannya memanggil.


" deg.........deg...........deg "


" (duh jantung tenang tarik napas pelan - pelan) " serasa mendengar suara detak jantung yang hampir meledak seketika , melisa mencoba menenangkan detak jantungnya dengan mengelus - elus dada agar tenang.


saat menyampaikan keberangkatan meeting kepada melisa tanpa sengaja edwin tersenyum kecil dengan menyungging bibirnya keatas saat melihat expresi melisa yang lucu .


melisa menenangkan sejenak sambil menyiapkan beberapa berkas yang akan dipakai saat meeting.


" i........iya......pak" saking gugupnya melisa menjawab dengan terbata - bata .


dalam perjalanan berangkat meeting melisa tidak lupa untuk mengecek kembali dan meneliti kembali berkas yang dibawa.


edwin yang berada disebelah melisa hanya melihat dan duduk manis berpose seperti layaknya model.


kini susana rumah gunawan yang hening tak bersuara kini berubah penuh tawa dan canda.


gunawan dan hendra tertawa tak henti - henti melihat tingkah dika yang lucu dan kocak.

__ADS_1


" udah dong ketawanya......pah " ucap dika yang wajah berubah menjadi berwarna semu kemerahan menunduk malu saat melihat hendra papa ya tertawa tak henti - henti.


melihat reaksi dika yang menahan malu gunawan mencoba menyudahi acara tertawanya dengan sikap yang cool.


" ehem....hem...." gunawan mengeluarkan sedikit suara deham untuk mengubah suasana.


mendengar suara deham gunawan hendra pun berhenti tertawa sambil mengusap air mata yang keluar terus karena banyak ketawa.


" oya gun sudah lama tinggal di sini ? " melihat suasana hendra mencoba membuka obrolan baru.


" ya......lumayan lah sekitar 10 th aku tinggal di lingkungan sini ." berbasa - basi gunawan berpikir sejenak sambil mengingat - ingat berapa lama tinggal.


" wah......lama juganya..." hendra menanggapi ucapan gunawan.


" kalau aku baru beberapa hari pindah di sini ."


" oh ya .....tinggal sama siapa sekarang kamu gun? "


penasaran dengan gunawan , hendra pun bertanya.


" untuk sekarang ini aku tinggal sama putriku " sambil menikmati minuman gunawan menjawab pertanyaan hendra.


dengan pindah hendra di rumah depan membuat gunawan tidak sendiri lagi.

__ADS_1


rasa penasaran gunawan pun di utarakan ke teman baiknya " kalau boleh tahu masih kerja kamunya ndra ? "


banyak suguhan cemilan hendra pun menyicipi sambil menjawab pertanyaan gunawan " masih.....aku masih kerja . "


" kan kamu tahu sendiri pekerjaan aku apa ? "


" yah.....gimana aku ngak tahu , dengan badan yang tegap gagah gini semua juga tahu kalau kamu itu jendral........hehehe " melihat penampilan hendra dari ujung rambut sampai ujung kaki , tak lupa gunawan membubui perkataannya memuji hendra.


" hahahah....kamu ini gun..." tersenyum bangga melihat gunawan memujinya.


setelah beberapa jam duduk , bercanda , saling menanyakan kabar hendra dan dika berpamit pulang kepada gunawan.


sesampai di tempat


edwin langsung menerangkan poin - poin penting.


melisa pun tak luput lupa untuk menggamati poin - poin yang penting.


setelah selesai menjelaskan edwin dan melisa menunggu pendapat klien dan respon klien.


" ok......mr.edwin menurut kami berkas yang anda ajukan sangat bagus , dan kami setuju ." memberi pendapat dan klien sangat senang dengan hasil meeting tersebut.


klien mengulurkan tangan untuk berjabat tangan kepada edwin " terima kasih mr. senang sekali bisa bekerja sama dengan anda."

__ADS_1


selesai berjabat klien langsung pergi meninggalkan tempat meeting .


__ADS_2