MIMPI KELAM

MIMPI KELAM
kesel


__ADS_3

jep.....jep......je...pp....


waktu trus berjalan tak terasa hari sudah semakin sore mau menjelang malam.


melisa yang terus fokus ke tugas kerjanya sehingga lupa akan waktu. tiba tiba saja......


" ehm.......ehm.......EHM...HM....." dehaman seseoarang yang semakin keras.


" aduh nih anak....MEL.........Melisa " panggilan dari salah satu teman melisa.


karena terlalu fokus melisa pun tidak mendengarkan deheman dan panggilan dari temannya. Tanpa sadar karena kesal akhirnya " braaakkk!!!" suara keras yang datang dari samping melisa.


" EH.....CO....POT........COPOT......." kata latahan melisa yang melihat arah suara debrakan samping meja.


sambil mengelus dadanya melisa melihat arah meja yang di debrakan dan ternyata teman sekantornya baju nindi.


" iih......kamu toh nin....bikin kaget aja sih " kata melisa yang sambil berbicara dengan nada akrab.


" kalau mau panggil ngak usah gebrak meja kali ntar di kira orang ada apa - apanya lagi?" berbicara sambil melihat teman barunya nindi.


" ( haduh ......nih anak.....) " kata hati nindi yang mulai sedikit emosi.

__ADS_1


" Mbak melisa yang cantik dan jelita dari tadi itu aku dah manggil - manggil sama udah bergaya berdehem ria pula tapi ngak nyaut - nyaut juga...., makanya karena saya orangnya setengah sabar langsung deh saya BRAAKK!!!!" menjelaskan kepada melisa dengan menahan emosi yang hampir meledak sambil memperagakan pukulan meja yang keras di meja samping melisa.


" oh.....masa...sih .....dah panggil kok aku ngak dengar ya....." melihat peragaan nindi melisa langsung berexpresi bingung dengan mulut yang diangkat dan di bentuk bulat itu melisa merasa tidak dengar panggilan dari nindi.


rencana melisa mengerjain nindi pun berhasil , dengan melihat raut wajah nindi yang agak asem melisa menyinggung senyum kecil di wajahnya.


" kalau tahu gitu ngak usah aku panggil tadi......" dengan nada kesal nindi memalingkan wajah dengan kedua tangan berposisi di tekuk di badannya.


" hihi....hi.....hi...." melisa terkekeh dengan tingkah laku nindi.


merasa tidak tega mengerjain nindi melisa pun menangapin perkataan nindi " iya......ya.....tadi dengar kok , jadi jangan marahnya ...."


nindi yang tadinya wajahnya asem , jadi biasa lagi , mendengar suara melisa yang berbicara lembut seperti malaikat.


" btw.....kenapa panggil...? " mencoba memasang senyum manis kepada nindi.


" ini loh....mbak.....ngak lihat apa....?" menunjukan jam yang ada di tangan nindi kepada melisa.


dengan sesakma melisa melihat apa yang ditunjukan oleh nindi dan benar melisa langsung kaget dengan posisi tiba - tiba berdiri. " astaga....naga udah jam segini ?"


" aduh.....harus cepat - cepat beres bisa nginep aku di kantor " melisa langsung berberes beberapa dokumen di meja kerjanya.

__ADS_1


" kok......ngak kasih tahu sih nin....?" dengan cergap dokumen yang tak karuan letaknya langsung rapi seakan belum pernah di sentuh sambil berbicara ke nindi.


" hadeh percuma aku ada disini dong mbak , sampai mulut aku pegel manggil - manggil mbak melisa tadi " nindi menepuk kepalanya sendiri sambil berbicara dengan nada kesal kepada melisa.


setelah selesai berberes melisa dan beberapa karyawan lainnya yang masih ada di kantor pun juga ikut pulang.


tiba - tiba saja ada suara keras yang tak sengaja di tubruk oleh melisa.


BRUUUKKKK


" aduh.....kalau jalan itu liat - liat dong....." melisa terjatuh sambil menahan rasa sakit dan sambil menepuk - nepuk bajunya.


tanpa melihat siapa yang membuatnya jatuh melisa membetulkan posisi bajunya , sambil mengambil tasnya yang jatuh ke bawah.


nindi yang membantu melisa bangun pun langsung tersontak kaget saat melihat orang yang menabrak melisa.


"mbak.....mbak...." nindi yang mencoba memanggil melisa dengan suara kecil hampir tak terdengar membuat melisa mencoba mendengar dan melihat nindi.


saat melisa melihat nindi dengan kondisi badan bergetar sambil berdiri mematung tak bergerak sambil mencoba tersenyum.


" kenapa nin.....? kok badan kamu bergetar banget sih trus kenapa tuh mulut kamu kok seperti itu...? tanpa melihat kanan kiri melisa meniru mulutnya nindi sambil melihat nindi yang bergetar tak karuan.

__ADS_1


__ADS_2