
klien mengulurkan tangan untuk berjabat tangan kepada edwin " terima kasih mr. , senang sekali bisa bekerja sama dengan anda."
selesai berjabat klien langsung pergi meninggalkan tempat meeting .
" hufs........hufs..... " melihat klien telah pergi melisa pun akhirnya bisa bernafas lega .
" ( akhirnya selesai sudah......., dengan ini tinggal siap - siap terus ke kantor ) " dengan wajah gembira sambil tersenyum melisa merapikan berkas sambil berkata sendiri di dalam hatinya .
melihat tingkah melisa yang mengemaskan edwin mencoba mengerjai melisa .
edwin mendekati mejanya dan duduk berhadapan dengan melisa sambil berkata " ehem.......mel nanti jangan lupa sekalian hasil meeting tadi kamu tulis dan taruh di meja kerja aku " .
" baik pak......eh........"
" kenapa.......? apa ada yang salah....? ".
" hm......hehehheh......ngak pak ngak ada yang salah ".
saking senangnya melisa mengiyakan perkataan edwin tanpa di dengar lagi.... saat hendak mengiyakan perkataan pak edwin mata melisa tiba - tiba membesar seakan - akan mau keluar .
__ADS_1
melihat expresi melisa yang kaget edwin dengan tenangnya menikmati secangkir kopi sambil melihat sekitarnya seakan - akan tidak ada masalah.
melisa mencoba tertawa kecil sambil senyum dan berkata kepada edwin bahwa tidak ada masalah .
sesampainya di kantor melisa langsung pergi ke meja kerjanya .
saat hendak mengerjakan tugas dari edwin tiba - tiba melisa jadi mengingat pesan edwin " nanti jangan lupa sekalian hasil meeting tadi kamu tulis dan taruh di meja , ingat jangan sampai telat hahahaha......hahahah" .
" AAAA TI.....DAK...... "
tiba - tiba semua diam tak bersuara .
saat sadar melisa hanya tersenyum lebar dan mencoba bersikap tenang sambi mengerjakan tugas dari pak edwin , tidak hanya itu saja melisa juga melihat sekitar lagi sambil tersenyum .
" ( huh......bodoh - bodoh kok bisa sih nglamun saat kerja , melisa - melisa....... bikin malu aja...) " dalam meja kerja melisa memukul kepalanya dengan dua tangan mengepal sendiri sambil berguman sendiri di dalam hati , meskipun pukulan tidak sakit .
" permisi apa ada masalah , kamu baik - baik ajakan.....? " sapaan dari salah satu karyawan yang mendekati melisa .
" ah.......ya.....baik , baik - baik aja hehehe..." melisa tersentak kaget , tiba - tiba saja ada yang datang dan menanyakan keadaannya sambil tersenyum malu .
__ADS_1
di dalam ruang kantor edwin melakukan aktivitas seperti biasa , mengecek berkas dan menandatangani beberapa laporan lainnya.
sesaat perkerjaan edwin terhenti karena mendengar suara teriakkan yang sangat kencang , tanpa ragu edwin pergi mendekati pintu hendak mencari sumber suara tersebut , tetapi hal itu tidak di lakukan .
edwin hanya diam melihat keluar lewat jendela dan ternyata sumber suara tersebut datang dari ruang kerja melisa.
melihat tingkah melisa yang lucu membuat edwin tertawa tak henti - henti .
" hahahah.....hahaha....hmmm...hmmm" edwin tetawa dengan suara kecil saat melihat tingkah melisa , dengan tangan kanan yang mengepal untuk menutupi mulut agar suara tawanya tidak terdengar dari luar .
tok.........toktok.......
" permisi pak ada beberapa proposal yang harus di tanda tangani segera " seorang karyawan mengetuk pintu lalu masuk keruang kerja edwin .
mendengar ketukan pintu tak perlu lama edwin membetulkan penampilannya dan bersikap tenang .
" ya.......masuk ". kata edwin yang sudah duduk manis di kursi kerjanya " .
setelah menyuruh masuk karyawan tersebut edwin menerima laporan dan beberapa berkas yang harus di tanda tangani .
__ADS_1
saat hendak menandatangani edwin tertawa sambil batuk kecil , tangan kanan mengarahkan ke mulut untuk menutupin mulutnya agar tidak kelihatan sedang tertawa .