
Di sekolah...
Setelah Charmeine
menandatangani kontrak khusus
dengan Kelvin, Perlahan Kelvin
berubah dan tidak membuat ulah.
Dia juga menjadi pintar dan
mendapat nilai sempurna.
Charmeine yang sedang
belajar melihat sekeliling kelasnya
yang sepi, Sudah lama ia
menunggu anak murid yang
datang. Tapi mereka tidak datang,
Dia melihat ke arah jam. Dan
jam itu menunjukkan pukul 02.00
"Kenapa mereka tidak datang?"
Tiba-tiba datang 5 laki-laki
datang dengan jubah hitam,
Kecuali 1 orang berjubah merah.
Dan mereka adalah....
Karael, Caliel, Amitiel, Agla, Duma,
Dan ketua mereka adalah Kelvin.
"Haiisyy kenapa kalian baru datang
jam segini? Bukankah
perjanjiannya tengah malam"
"Maaf kami tadi ada pekerjaan"
Ucap Caliel, Sebagai seseorang
yang terpilih. Dia memiliki banyak
urusan sekarang, Dan dengan
manusia.
"Baiklah, Untuk apa kita datang
ke sekolah pagi ini?"
"Aku ingin membahas tugas kalian,
Yang tuhan berikan dan dia ( Tuhan )
Sudah memberitahuku"
Merekapun duduk dan mengobrol
tentang tugas mereka, Tuhan.
Tugas, Perkumpulan. perjanjian
apa yang mereka buat?
Kelvin memberitahu satu persatu
tentang tugas mereka, Dan
merekapun paham dan patuh
kepada sang ketua yaitu Kelvin.
Kelvin adalah ketua dari KRL,
Dan pria misterius itu adalah
Kelvin Bramastan. Seorang pria
yang memiliki sebuah kontrak
penting dengan malaykat lainnya.
Jadi, Jati diri mereka yang
sebenarnya adalah malaykat.
Karael malaykat pembasmi iblis,
Caliel malaykat yang membantu
mengetahui kebenaran.
Charmeine malaykat yang
membantu untuk mencintai
diri kita sendiri. Amitiel malaykat
kebenaran, Agla malaykat penyelamat
Luth dan keluarganya. Dan Duma
malaykat mimpi.
Mereka malaykat memasukki
tubuh manusia dengan izinnya,
melalui kontrak tersebut. Tapi
mereka tidak bisa sepenuhnya
menguasi tubuh orang tersebut,
Kadang-kadang mereka keluar
dari tubuh yang mereka masuki
dan berkeliaran untuk melakukan
tugasnya.
Dan kebetulan nama kelima
manusia dan malaykat tersebut
sama, Kecuali Kelvin.
Sementara yang memasukki
tubuh Kelvin selam ini adalah
malaykat izrael ( Izrail )
Dia adalah malaykat pencabut
nyawa, Jarang tersenyum.
Bahkan tidak suka tersenyum
ketika melihat keadaan dunia
__ADS_1
yang hancur.
Bumi ini adalah tempat yang
aman untuk manusia tinggal,
Tuhan sudah memberikannya.
Tapi mereka merusaknya, Mereka
tidak peduli kepada lingkungan.
Mereka berperang menyebabkan
kerusakan dan kepunahan.
Apakah bumi ini mau di tempati
oleh kalian jika pada akhirnya
manusia merusak semuanya.
Setelah berdiskusi
merekapun pergi. Izrael pergi
ke sebuah rumah sakit dengan
menjelma sebagai seorang
pria muda.
Ia memasukki salah satu ruangan,
Dan terlihat tubuh Kelvin yang
tergeletak di atas ranjang rumah sakit dengan wajah pucat. Tadi ia tidak
benar-benar memasukki tubuh
Kelvin tapi hanya menyerupainya
saja.
Kelvin tertembak di dibagian
dada, Untungnya dia masih
bisa hidup. Tapi tuhan melarang
Izrael untuk memasukki tubuh
Kelvin, Karena tubuh Kelvin
terlihat lemah dan dia butuh istirahat.
Izrael hanya diam mengingat
kejadian penembakkan tersebut,
Tapi dia tidak memiliki ekspresi
apapun. Hanya datar dan tidak
ada niat untuk balas dendam, Ia
hanya diam dan melihat manusia
di depannya itu.
Dan malaykat itu menghilang.
Izrael kembali muncul di sebuah
gunung yang luas, Tidak ada
perlahan dan dia berkata.
"Apa aku tidak boleh
menyembuhkannya
atas izinmu, Tuhanku"
"Biarkan saja, Aku ingin dia sakit
di dunia ini. Agar nanti kelak
dia tidak merasakan sakit lagi"
Tiba-tiba terdengar suara
berucap tapi tidak ada orang disana,
Suara itu menggema, Sangat
lembut, Sangat indah bahkan
karena suara indah itu seseorang
bisa saja mati jika ia tidak kuat.
"Baiklah jadikan dia lebih baik
tuhanku sesungguhnya engkaulah
yang terbaik dan engkau sangat
baik"
Izrael duduk di gunung tersebut,
Masih dengan wujud manusianya
dan diapun memuji muji
tuhannya di gunung itu. Tuhannya
Tidak pernah jahat kepada hambanya,
Dia selalu memberikan mereka
kesempatan. Ketika mereka
menghianatinya, Dia tidak pergi.
Justru dia akan lebih mendekat,
Tapi tuhan juga memiliki sifat.
Dia akan bersifat sama dengan
apa yang kita lakukan.
Jika kita baik kepada tuhan,
maka tuhan akan baik kepada
kita. Tapi sebaliknya, Jika
kita jahat kepada tuhan. Tuhan
akan tidak akan jahat dia hanya
meninggalkannya dan jika
hambanya mencarinya temukan
dia di kesalahannya.
_______
__ADS_1
Di rumah sakit.
Kelvin tersadar, Dia melihat
sekeliling dan berusaha mengingat
apa yang terjadi. "Hhuuff.....
aku tidak bisa mengingatnya"
Dia berusaha bangun dan melihat
dadanya di perban karena tembakkan
tersebut.
"Kenapa seseorang ingin
membunuhku? hhuuff...
Masih banyak tugasku"
Kelvin bangun dan mengganti
bajunya, Dia pergi dari rumah
sakit karena merasa sudah baik-baik
saja.
"Apa yang terjadi, Kenapa
dadaku terasa sakit?" lirih Kelvin,
Tapi ia tidak memperdulikannya
dan lanjut berjalan.
Sesampainya di rumah, ia
melihat ada seseorang. Dan
dia sudah tahu, Karena Izrael
selalu menyamar menjadi pria
tersebut.
"Kenapa kau malah pulang
ke rumah? Kau harus istirahat
di rumah sakit untuk sementara"
"Ahhhhh badanku sakit sekali
jika aku harus rebahan di rumah sakit
setiap hari, Apa yang terjadi?"
"Apa yang akan kau lakukan hari ini?"
"Ini belum saatnya, Nanti kita
akan mencabut nyawa seseorang.
Dan berhati-hatilah karena ada
seseorang yang ingin mencelaikaimu"
"Aku kenapa?"
"Kau tertembak tadi"
"Apa!!? Siapa yang menembakku"
"Aku tidak akan memberitahumu"
"Kau ini, Malaykat tapi selalu
membuatku kesal"
"Apa kau ingin nyawamu ku ambil"
"Ya... Tidak juga, Susah ya
bertengkar dengan malaykat maut"
"Jika misi ini sudah selesai, Aku
rasa dinda akan sadar"
"Syukurlah... Tinggal 5 orang lagi kan?"
"Ya, Apa kau senang?"
"Entah kenapa aku senang, Tapi
aku juga merasa sedih. Tapi aku
tidak tahu kenapa aku
merasa sedih, Apa akan ada
hal buruk yang akan terjadi"
"Aku tidak tahu, Hanya tuhan yang
tahu semuanya. Berdoalah
meminta perlindungan, Aku akan
mamasukki tubuhmu jika
kau sudah sembuh"
"Baiklah aku bersih-bersih dulu"
Kelvin pergi ke kamar mandi,
Ia masih memikirkan bagaimana
jika dinda sadar. Apa dia akan
senang atau dia sedih, Dan apakah
jika dia bermasamaku dia akan
bahagia?"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.....
__ADS_1