Misteri Anak Baru

Misteri Anak Baru
Episode 8


__ADS_3

Cindy ( Mamah Kelvin )


datang dengan cepat ke


rumah sakit, ia segera mencari


anaknya dan dia menemukannya.


"Kelvin... Kelvin... ada apa?"


Kelvin segera memeluk mamahnya


itu. Cindy mengelus pundak


anaknya berusaha menenangkannya,


Kelvin melepaskan pelukannya.


"Aku.... Aku tidak tahu, Anak


nakal itu berusaha mencelakai


aku. Dan aku di tolong olehnya"


Belum selesai Kelvin berbicara


dokter keluar dari ruangan.


"Keadaan pasien sekarang


sedang kritis, Dia harus segera


di oprasi. Tapi kemungkinannya


untuknya bangun hanya 30%"


"Apa!!??" Ucap Cindy yang terkejut,


kemana 70% nya lagi


"Baiklah, Lakukan oprasi


saja dokter. Untuk biaya biar saya


yang atur"


Dokter itu sudah mengenal nona


Cindy diapun mengangguk dan


segera melakukan tindakan.


"Kenapa kau sangat sedih sayang...


Apa ada sesuatu yang terjadi?"


"Tidak mah, aku hanya tidak


bisa memikirkan. Bagaimana


jika aku yang menjadi korbannya"


"tenang ya sayang...


Oh iya apa kamu tidak menghubungi


keluarganya?"


Kelvin meilirik ke arah tas


dan tas itu berada di kursi.


Cindy yang melihat itu mengambil


tas tersebut dan membuka isinya,


Setelahnya dia mengambil


ponsel. Beruntung, Tidak ada kode


sandi yang harus di pecahkan.


Dia segera mencari nama ibu,


Dan ketemu.


Cindy menelepon


nomer tersebut dan segera


memberitahu apa yang terjadi,


Dia melihat Kelvin yang masih


khawatir.


"Kelvin..... Kamu tenang ya,


Kamu berdoa agar dia bisa


sadar"


2 jam berlalu...


Ibu dan kakak perempuan Dinda


datang, dan segera menuju


ruangan yang di maksud.


Cindy dan Kelvin melihatnya


"Ada apa!? Bagaimana keadaan


anak saya?"


Ibunya bertanya dengan khawatir,


Karena tiba-tiba anak kesayangannya


dikabarkan tertabrak. Ibu mana


yang tidak sedih mendengar


peristiwa yang terjadi kepada anaknya.


"Keadaannya masih kritis bu,


Tapi ibu tenang saja. Anak ibu


akan segera di oprasi semoga


saja dia bisa sadar"


Matanya berkaca-kaca tidak


dapat di ungkapkan lagi.


Keadaan kritis? Bagaimana tuhan


mengabulkannya untuk istirahat


selamanya, Ya tuhan... selamatkan


lah putriku.


Dia ingin melihat anaknya menjadi


sukses, Dia ingin anaknya


meraih cita-citanya. tapi sekarang,


apa yang terjadi? Hanya tuhan


yang tahu semuanya.


"Sabar ya bu... hhuuff..


saya akan membantu menuntut


anak-anak nakal itu"


"Terimakasih hhiiskk..."


Sementara Kelvin hanya terdiam,


ini pertama kalinya dia melihat

__ADS_1


ibu dari orang yang ia cintai.


Tidak aku sangka pertemuanku


dengan mereka harus seperti ini.


tapi ini tidak akan terjadi jika tanpa


izin tuhanku, aku hanya bisa


mengikhlaskannya.


Flash back off...


"Sekarang, Sudah 3 tahun berlalu,


Tapi kau tidak bangun."


"Tidak...." Kelvin menahan air


matanya.


"Tidak... kau pasti akan memilih


tuhanmu, bukan aku.... Tapi


sekarang, Aku hanya mempunyai


kamu."


"Semenjak kematian Mamah


dan papah... Aku tidak punya


siapapun selain kamu dan tuhan"


"Heh! Aku begitu bodoh, Tuhanku


bahkan aku lupakan. maafkan aku


hhiiskk... maafkan aku..."


"Sadarlah, Tuhan sadarkanlah


dia. Aku tahu dia tidak tertarik


dengan dunia ini, Tapi bukankah


masih ada ibumu yang ingin


kau membahagiakannya. Sadarlah


cantik.... hhiiskk"


Kelvin menangis di samping


gadis itu, Tidak ia sangka


perasaannya masih sama. Dan


dia masih sangat mencintainya.


"Tidak!"


Tiba-tiba kelvin tersenyum.


"Kau berkata kau cinta padaku,


Tapi kau juga berkata kau


membenciku. Dinda... kau


membuatku pusing"


"Heh semakin lama aku semakin


gila!! entahlah, Aku sudah sangat


lelah. Ujianmu begitu berat


tuhanku, Tapi engkau tidak akan


mengujiku kecuali aku mampu.


"Aku akan segera menyelesaikan


untuk tuhan membuat sadar"


"Kelvin, Perbanyaklah ibadah


agar kamu tahu, Siapa yang


harus di sayangi dan siapa


yang harus di cintai"


"Maafkan aku"


"Jika memang dia membuatmu


jauh dari tuhan, Lebih baik


lepaskan. Ingat, lebih baik


kehilangan sesuatu karenanya


daripada kehilangannya karena


sesuatu"


"Maafkan aku...


Maafkan aku tuhanku, Tolong


jangan tinggalkan aku. Bagaimana


hidupku jika kau meninggalkanku"


"Jangan terlalu dalam mencintai


seseorang bahkan lebih dalam dari


dia mencintai tuhannya, Sungguh!


Dia memiliki azab yang berat"


"Apa yang harus aku lakukan?"


"Hhuuff... Dekatkanlah dirimu


kepada tuhanmu, Dengan


izinnya pasti dia akan terbangun"


Kelvin berbicara dengan seseorang,


Tetapi seseorang itu tidak


terlihat jelas bentuknya.


Entah siapa dirinya nanti


kalian juga tahu.


______


🍂


🍂


🍂


🍂


Caliel datang ke panti asuhan,


disana dia melihat seorang gadis


dan gadis tersebut adalah Anna.


"Hhuuff... kenapa harus aku


jika berurusan dengan wanita"


Diapun masuk ke dalam panti


tersebut, Banyak anak bermain

__ADS_1


dengan ceria dan ada anak yang


diam saja dengan tatapan


kosong. Caliel berjalan menuju


ruangan pemilik panti asuhan


tersebut.


"Caliel.... Sudah lama


sekali tidak bertemu, Bagaimana


kabarmu nak?"


Seorang wanita paruh baya


Bernama ibu Hanah, Pemilik


panti asuhan tersebut menyapa


Caliel.


"Baik ibu, Aku membawa sesuatu


untukmu." Caliel memberikan


bingkisan kepada ibu Hanah.


"Ohh terimakasih.... Kemana


ibu kamu?"


"Ibu tidak bisa ikut, Dia


sedang bekerja di luar negri"


"Ohh baiklah duduk Caliel"


Caliel pun duduk.


Dan Anna datang, "Anna.. tolong


buatkan minuman untuknya"


Anna agak asing dengan orang


tersebut, Ia seperti pernah


melihatnya. Diapun pergi untuk


membuatkannya minuman.


"Bagaimana, Apa kamu sudah


bekerja"


"Tentu saja sudah, Umurku


sudah tua ibu. Tentu aku harus


bekerja"


Anna datang membawa teh hangat.


"Ayo diminum"


"Bukannya kamu kakak


kelas aku ya?" Ucap Anna yang


ingat siapa Caliel.


"Anna dia itu sudah kerja,


Umurnyapun sudah 24 tahun


tidak mungkin dia masih sekolah.


Mungkin kamu salah wajah saja"


"Hehehe iya kali ya...


Mungkin aku salah lihat"


Anna ikut duduk dan mengobrol.


"Dia siapa bu?"


"Dia salah satu anak di sini,


Dulu ibu merawatnya. Tapi


ada yang ingin mengadopsinya


jadi kita jarang bertemu"


"Ohhh"


"Kok mirip ya" Guman Anna


"Setiap manusia memiliki


kembarannya masing-masing,


meski tidak terlahir dari rahim


yang sama" Ucap Caliel yang


tidak suka ditatap dan segera


menjawab rasa penasaran Anna.


"Betul juga sih"


"Maaf bu, Aku tidak bisa


lebih lama disini. Aku harus


mengurusi pekerjaan kantor,


Aku juga membawakan makanan


untuk anak-anak semoga


mereka suka."


"Ya terimakasih ya Caliel, Sering-sering


datang kesini."


"Iya ibu, Jika seperti itu


aku pamit pulang dulu"


Setelah berpamitan Caliel pun


pulang, Dia masuk ke mobil


setelah itu pergi. Caliel mengambil


buku dan pulpen dan dia


menuliskan identitas seseorang


disana. Dan itu ada Anna, Anna Leviona.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2