Misteri Anak Baru

Misteri Anak Baru
Episode 9


__ADS_3

Flash back on....


Cindy menuntut anak-anak


dengan membawa para


warga untuk menjadi sanksi.


Dan sudah menunjukkan bukti,


Merekapun di sidang.


Cindy menyewa pengacara untuk


membantunya menahani


kasus tersebut.


"Anak-anak ini hampir


mencelakai orang-orang, Bahkan


sampai ananda Dinda harus


mengalami koma. Dan dia juga


di temukan selalu memalak


siswa dan guru yang lewat di


kawasannya dan menghajar


mereka"


"Ananda Dinda koma karena


menyelamatkan Kelvin, Ini tidak


ada hubungannya dengan mereka.


Dan kau tidak menunjukkan


rekaman tentang kejadian itu"


Salah satu warga segera


berbicara.


"Saya melihat sendiri, Mereka


mendorong anak ini. Dan ada


seorang gadis menolongnya,


Tapi dia tidak sempat menghindar


dari kecelakaan itu"


Terjadi perdebadatan disana,


Pada akhirnya hakim memutuskan


untuk menghukum mereka. 1 tahun


penjara, Karena mereka masih


di bawah umur, Dan penyebab


Dinda koma adalah dirinya sendiri.


Anak-anak nakal itu di penjara,


Karena melakukan tindakkan


kekerasan kepada orang yang


masuk wilayahnya. Dan kasus


itupun sudah di tutup dan tidak


dapat di tarik lagi.


Kelvin hanya pasrah menerima


keputusan tersebut, Dia ingin


sekali mereka mendapat hukuman


yang pantas atas perbuatannya.


Tapi tidak, Jika mereka bebas.


Entah mereka akan berbuat


keburukan lagi atau tidak.


Flash back off...


Sekarang Kelvin


pergi ke suatu perusahaan


besar, Dan dia masuk ke dalamnya


dengan mudah. Dia ingin


menemui seseorang yang sudah


membunuh kedua orangtuanya.


Kelvin masuk ke dalam


suatu ruangan, Ada laki-laki


sedang duduk di kursi kebanggaannya.


Dia adalah boss perusahaan


tersebut, Ia tersenyum


melihat siapa yang datang.


"Wahhh tamu besar? untuk


apa kau datang?"


Tanpa berbicara Kelvin


segera duduk di sofa.


"Aku ingin mengajakmu


untuk bekerja sama denganku"


"Apa ini motif membalaskan


dendam?"


"Aku tidak memiliki dendam,


Kecuali kepada diriku sendiri"


"Aku hanya ingin mengajakmu


bekerja sama, Untuk membangun


sebuah proyek bersama"


"Aku tidak mau"


"Hhuuff... Aku bukanlah orang


jahat sepertimu, Aku sudah


memaafkanmu sesaat setelah


kau mencelakai Dinda"


"Baiklah, Apa yang ingin engkau


rencakanan"

__ADS_1


"Kita buat perusahaan di negara


J, Dan kita kembangkan


perusahaan tersebut, Kau dan aku


akan membagi dua keuntungan


yang di dapat."


"Aku sudah terlalu sibuk disini,


Kau bisa membangun perusahaanmu


sendiri bukan? Dengan harta


dan kejeniusanmu itu"


"Aku sudah mengajakmu bekerja


sama, Tapi kau menolaknya.


Kau tahu, Kau bebas dan menjadi


seperti ini itu karena aku dan


takdirmu. Kau sudah menolakku


bukankah kau seperti tidak tahu


balas budi"


"Dan kau selalu menghianati,


Aku tahu itu. Tapi aku akan


membiarkanmu, Sampai kamu


tahu siapa menguasa disini"


"Heh Kelvin" Ia bangun dari


kursinya dan memasukkan tangannya


ke saku celananya. Dengan


santai ia berkata.


"Kau jangan terlalu bodoh Kelvin,


Jika kau mudah di bohongi


bahagaimana dengan kehidupanmu


nanti?"


"Aku tidak bodoh, Hanya saja


aku bukan kamu yang suka


membolak balikkan fakta"


"Kau tahu, Sebentar lagi


kematian kamu akan tiba.


Sebaiknya kamu bertaubat dan


berbuat baik sebelum itu


semua terlambat. Jika tidak,


Bersiaplah" Ucap Kelvin dengan


senyuman lalu dia pergi.


Pria itu hanya diam, Omongan


Kelvin tidak bisa di permainkan.


Dia seperti dukun yang bisa


menebak kejadian yang akan


Sial!!! dia memberitahuku tentang


kematian, hhuuff... Aku harus segera


menyingkirkannya.


Tidak ada cara lain untuk dia


hidup tenang, Kecuali menyingkirkan


orang yang berbahaya baginya.


_____


Kelvin berjalan dengan santai,


Keluar dari perusahaan tersebut.


Kelvin pergi ke toko bunga untuk


membeli bunga.


Dia memasuki toko


itu dan melihat-lihat bunga yang


indah.


*Menjadi manusia itu tidak


mudah, Ada banyak larangan


yang harus di patuhi. Dan itu


semua untuk diri kita sendiri,


Jika kita disiplin kita akan


mendapat balasan yang setimpal.


Tapi jika kita berpaling kita


akan terjerumus kedalam


kegelapan. Ingin sekali aku


pergi ketempat dimana tuhan


tidak bisa melihatnya, mendengarku


dan mengetahui keberadaanku*


*Hal mustahil yang akan terjadi,


Andai tempat itu ada. Aku akan


pergi kesana dan melampiaskan


semuanyan, Kau tahu tuhan.


Aku sudah sangat begitu lelah,


Jika aku kembali tolong terima


aku. Kau tahu hidup tampa dirimu,


Bagaikan langit tanpa bintang.


Tidak ada yang lebih menyakitkan


daripada kehilangan orang yang


paling disayang*


*Jika pada saat itu engkau tidak


menyadarkan aku, Mungkin

__ADS_1


aku sudah sangat menyesal.


Terimakasih atas kesempatan


yang engkau berikan, Aku tidak


akan menyia-nyiakannya.


Tidak ada permainan yang paling


menyakitkan selain dunia,


Semakin di buat gila. Dan jika


salah akan berakibat fatal,


Dunia bukanlah kehidupan


yang sebenarnya. Aku tahu,


Aku benci sekali kata menunggu,


Tapi aku lupa. Berapa lama


aku harus menunggu hingga aku


mempunyai kehidupan yang


tenang.*


Setelah membeli bunga yang cantik,


Kelvin pergi ke pemakaman


kedua orang tuanya. Ia membersihkan


rumah kedua orang tuanya


tersebut, Dan menyiramkan air


dan bunga di atas kuburan


ibunya.


"Hhuuff... Kesalahanku adalah


tidak dapat menyelamatkan


kalian, Apa kalian tenang


berada disana. Atau kalian


sedang di siksa?, Ibu...


Dia belum sadar. Apakah kau


sudah bertemu dengannya?"


"Ayah... Kenapa aku harus


mengalami ini semua, Perjanjian


itu. Membuat aku merasa


bersalah hidup di dunia ini,


Aku ingin pergi. Aku ingin bertemu


dengan kalian, Tapi belum tiba


waktu itu. Jika waktu itu sudah


tiba, Aku akan sangat gelisah


karena aku tidak tahu akan seperti


apa aku disana"


Kelvin mengelus batu nisan


ayahnya, Dan berdialog dengan


ayahnya yang sudah mati.


"Hal yang aku inginkan


adalah bisa menyelamatkan


kalian, Tapi aku terlalu buruk


untuk menjadi kekasih tuhan.


Hati nuraniku hilang, Aku tidak


memiliki hati yang bersih. Apa


tuhan akan memberikan aku


kesempatan? Setelah semua


dosa yang aku lakukan? Kenapa


tuhan begitu baik ibu? Dan kenapa


aku begitu buruk?"


Dia tidak dapat membendung


air matanya lagi, Kejadian di


masa lalu. Telah membuatnya


termenung bertahun-tahun,


Tapi sekarang sudah terlambat


dan semuanya tidak bisa diulang


kembali.


"Ibu... Aku pergi, Aku akan


kembali lagi nanti. Waktuku tidak


banyak, Aku memiliki tugas


sekarang dan tugas itu harus


aku selesaikan. Agar nanti,


Aku dapat meminta tuhan menyadarkan


seseorang. Ibu... Maafkan aku,


Jika aku tak sempat membahagiakanmu.


Kehilanganmu adalah suatu


masalah besar."


Kelvin berdiri dan meninggalkan


Rumah kedu orang tuanya.


Saat dia menoleh kesamping.


DORR!!!!


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung....


__ADS_2