
Kebahagiaan keluarga William karna akan mendapatkan anggota baru sangat terlihat , para pelayan, pengawal dan asisten dari Louise dan Yasmin pun turut bahagia melihat kebahagiaan tuan dan nyonyanya .
Louise pun pamit untuk mengajak istrinya istirahat dikamar karna perjalanan jauh mereka, Steven yang baru bertemu mommynya tidak ingin berpisah lagi .Akhirnya Louise juga mengajak putranya ikut kekamar .
Sesampainya mereka di kamar , Louise dan Yasmin langsung mengganti pakaian mereka dengan pakaian santai sedangkan Steven menunggu orangtuanya diatas ranjang .
" Mommy .. apa mommy membawa oleh-oleh untukku ??" tanya Steven saat melihat Yasmin sudah selesai mengganti pakaian .
" Iya sayang , mommy membawanya . . bahkan mommy membelikan banyak oleh-oleh untukmu " ucap Yasmin lembut yang sudah ikut duduk diranjang bersama putranya .
" Asyiik .. mommu memang yang terbaik !" girang Steven
Yasmin yang melihat putranya bahagia pun memeluk sayang Steven , dan itu semua dilihat oleh suaminya dari balik ruangan Walk in closetnya .
" Hidupku sudah lengkap sekarang , memiliki istri pintar dan cantik . juga memiliki anak tampan dan pintar .. " ucap Louise dalam hati
Louise pun segera menyusul anak dan istrinya dan ikut berbaring diranjang disebelah Steven , karna Steven berada di tengah .
" Mom .. apa dede Stev ada disini ? " tanya Steven sambil menunjuk perut rata Yasmin
" Iya , adik Stev ada didalam sini " ucap Yasmin mengelus rambut putranya
"Tapi .. apakah muat mom ? sedangkan perut mommy saja masih kecil .. " ucap Steven polos .
Yasmin dan Louise yang mendengar ucapan polos Steven ikut tertawa , anaknya ini benar-benar menggemaskan .
" Nantinya perut mommy akan semakin membesar di setiap bulannya sayang " terang Louise kepada putranya .
Steven pun langsung menoleh kearah daddynya ,dan tiba-tiba menunjukan wajah khawatir .
" Membesar ??? apa itu tidak akan menyakitkan mommy ,jika perutnya menjadi besar ?" ucap Steven lagi yang malah semakin membuat Yasmin tertawa gemas dan langsung menciumi wajah putranya itu .
Louise yang melihat sang istri dengan putranya saling memeluk dan mencium itu , ikut tersenyum dan memeluk mereka juga .
" Terimakasih sudah menyayangi dan mencintai putraku seperti anakmu sendiri ,sayang " bisik Louise di telinga Yasmin sambil mengecup kening sang istri .
Yasmin langsung mendongakan kepalanya menatap suaminya itu , dia tersenyum langsung mengecup bibir suaminya sekilas .Setelah itu kembali memeluk erat Steven .
__ADS_1
Mereka bertiga pun lama lama terlelap sambil berpelukan , sungguh pemandangan yang indah bagi siapa saja yang melihat keharmonisan keluarga kecil ini .
Waktu pun semakin cepat bergulir , tak terasa sudah menunjukan pukul 4 sore hari .
Yasmin yang merasakan mual mual segera bangun dari tidurnya dan berlari kearah kamar mandi .
Hoeek hoeek ..
Yasmin tak berhenti muntah muntah didalam , suara muntahnya saja bisa membangunkan Louise dari tidurnya . Louise langsung menyusul sang istri kedalam kamar mandi dan membantu Yasmin dengan memijit tengkuknya , sejujurnya Louise kasian melihat kondisi istrinya itu .
" Apa sudah enakan sayang ?" ucap Louise
" Iya baby .. aku hanya sedikit mual " jawab Yasmin yang sebenernya sangat merasa tidak enak di perutnya , tapi tak ingin membuat suaminya terlalu khawatir .
" Baiklah .. aku akan meminta pelayan membuatkan teh hangat untukmu ,ya ?" ucap Louise menawarkan teh pada Yasmin
" No baby .. aku ingin makan pasta buatanmu !" ucap Yasmin merengek pada Louise meminta dibuatkan pasta
" Pasta ??? " tanya Louise mengerutkan keningnya.
" Oke , aku akan membuatkan pasta untuk nyonya Louise yang cantik ini " ucap Louise sambil mencium kening sang istri .
Louise pun langsung keluar menuju dapur untuk membuatkan pasta pesanan Yasmin , padahal dia sendiri pun tak yakin bisa atau tidak membuat pasta .
Tapi demi istri dan calon anaknya ,Louise akan berusaha membuat pasta yang enak ..
Yasmin kembali naik keatas ranjangnya dan mencium gemas Steven yang masih tertidur disana , lalu Yasmin mengambil ponselnya dan memeriksa Email yang masuk . Sudah hampir seminggu dia tidak masuk kantor karna Honeymoonnya ini dan meninggalkan semua urusan kantor kepada sahabat yang sekaligus menjadi wakil CEO di perusahaannya .
Setelah berkutat dengan ponselnya , memeriksa semua Email yang dikirim sahabatnya itu Yasmin pun langsung meletakan kembali ponselnya keatas nakas disebelahnya berbaring . Dan tak lama pintu kamarnya pun terbuka , munculah suami tampannya sambil membawa sepiring pasta yang terlihat lezat dimata Yasmin .
" Ini pastamu nyonya .. " ucap Louise menirukan suara pelayan , yang langsung membuat Yasmin terkekeh .
Yasmin langsung menerima pasta itu dan memakannya dengan lahap , walau sebenarnya rasanya tidak begitu lezat tapi Yasmin tak ingin membuat sang suami kecewa .. jadi dia memaksa untuk tetap menghabiskan pasta itu .
" Selesai ! " ucap Yasmin
Louise langsung mengambil alih piringnya dan meletakan di meja sofa kamarnya itu , tak lama Yasmin langsung berlari kekamar mandi dan memuntahkan semua yang ia makan barusan ..
__ADS_1
Sontak saja itu membuat Louise terkejut , apakah pastanya tak enak ??!
" Sayang , kamu baik baik saja ?? apa pastaku tidak enak ?" ucap Louise khawatir melihat kearah istrinya
" Maafkan aku sayang ,, tapi perutku sungguh mual .
Pastamu sangat enak !" ucap Yasmin yang merasa tidak enak dengan suaminya itu .
Louise pun segera menggandeng Yasmin untuk duduk di sofa , dia tidak mempermasalahkan itu semua . Louise hanya khawatir dengan keadaan Yasmin , dia takut sang istri terjadi sesuatu sehabis memakan pasta buatannya itu .
Mommy lisa yang memang berniat untuk membangunkan anak dan menantunya itupun langsung masuk , karna tanpa sengaja mendengar ucapan Louise dari luar pintu yang tidak tertutup rapat .
" Itu hal biasa untuk orang yang sedang hamil muda sayang .. nanti setelah kamu melewati masa masa trimester pertama ini , semua akan kembali seperti biasa . Dan mual mual mu akan berkurang " sambung mommy Lisa yang langsung menghampiri Yasmin .
Yasmin dan Louise pun langsung menoleh saat mendengar suara mommynya itu , bahkan Yasmin langsung memeluk mommy Lisa dengan erat dan tiba tiba terisak . Hal itu langsung membuat kaget mommy Lisa dan Louise , mereka tak menyangka jika Yasmin langsung menangis .
" Mengapa kamu menangis nak ??" ucap mommy Lisa .
"Yasmin merindukan mama Yasmin , mom . " ucap Yasmin masih terisak dipelukan mommy Lisa .
Louise menghembuskan nafasnya pelan saat melihat betapa sensitifnya sang istri saat mengandung ini , dan sepertinya dia harus lebih peka dan lebih menjaga kondisi hati istri cantiknya yang mungkin bisa berubah cepat sewaktu waktu .
Mommy Lisa pun tersenyum dan mengusap punggung Yasmin dengan lembut , dia sangat menyayangi menantunya ini .
Setelah drama menangis Yasmin usai , mereka semua saling melemparkan senyuman manis .
" Hoaam .. oma ada disini ?" suara Steven bangun tidur membuat mereka semua menoleh kearah anak tampan itu .
" Kau sudah bangun son !" ucap Louise
" Ya dad .. aku mendengar suara mommy menangis ! apa mommy kesakitan ??" tanya Steven yang langsung menatap Yasmin dengan khawatir .
" Sepertinya kau sangat menyayangi mommymu ini ya ??" sambung oma Lisa bertanya pada cucunya itu .
" Tentu saja oma .. sangat ! bahkan aku lebih menyayangi mommy daripada daddy !! " ucap Steven sambil meliril daddynya itu .
Louise pun mendengus sebal dengan perkataan putranya itu , padahal dihatinya dia senang jika putranya menyayangi sang istri yang notabennya bukan mommy kandung Steven .
__ADS_1