Mommy Cantiknya Tuan Muda

Mommy Cantiknya Tuan Muda
Episode 47


__ADS_3

Paman Reyhan yang mendengar ucapan Yasmin langsung berjalan menghampiri Yasmin .


" Jika kau memintanya , maka aku tak akan segan lagi ! " ucap paman Reyhan kepada Yasmin


Dan paman Reyhan langsung menatap pekerjanya dan memberikan perintah untuk segera mengerjakannya .


" Aku bilang BERHENTI !!!" teriak Yasmin lagi


" Kenapa kau selalu menghalangi semua yang aku lakukan ?! Kenapa kau tak membiarkan kami membongkarnya , apa benar bahwa didalam peti mati itu ada surat wasiat dari grandpamu ,hah !!" paman Reyhan berteriak didepan muka Yasmin .


" Paman sudah GILA !!!" ucap Yasmin


Plak


Suara tamparan terdengar keras disana , Louise , Siska ,Brian ,Resky, Ruben dan Lusi terkejut karna kaget melihat paman Reyhan yang menampar keras wajah Yasmin secara tiba tiba .


Yasmin yang ditampar pun berusaha untuk menahan air matanya , jika ia menangis maka ia akan kalah dan terlihat lemah .


Louise pun gemetar menahan amarahnya dan ingin sekali maju dan meninju paman Reyhan yang dengan berani menampar wajah istri tercintanya itu didepan mata Louise .


Yasmin yang menyadari suaminya ingin mendekat , langsung memberi kode bahwa ia baik baik saja .


" Hanya ini yang berani kau lakukan padaku !! Cuih ..


Dasar manusia tak tau diri !! Kau diangkat , dibesarkan , diberi marga keluarga kami oleh grandpa ku .. di sayangi layaknya anak kandung tapi lihat !! Ini balasanmu kepada keluargaku .. bahkan kau berniat ingin mengganggu peristirahatan terakhir grandpaku demi hal yang tidak masuk akal ... !! " Ucap Yasmin menggebu gebu dengan sekali ucapannya yang sudah meluap luap karna emosi


Paman Reyhan yang mendengar ucapan ponakannya itu langsung terbawa emosi , mata hatinya sudah tertutup dari awal karna rasa cemburu dan iri hati pada papa kandung Yasmin yang mendapatkan jabatan sebagai CEO di Wijaya Grup bahkan sekarang saat dia sudah melenyapkan saingannya dia masih tidak mendapatkan perusahaan itu , karna sesungguhnya yang mendapatkan hak waris itu adalah Yasmin ponakannya .


Plak plak plak plak


Paman Reyhan menampar pipi Yasmin berkali kali sampai mengeluarkan darah disudut bibirnya itu dan mendorong tubuh Yasmin hingga tersungkur di tanah , Louise dan para sahabat Yasmin pun sangat terkejut karna paman Reyhan seperti orang yang kerasukan . Bahkan Louise yang sudah maju dan ingin melindungi Yasmin kalah cepat dengan tindakan paman Reyhan .


Dengan emosi yang sudah memuncak melihat istrinya yang sedang hamil diperlakukan seperti itu ,bahkan hingga terjatuh ditanah . Louise langsung menyerang paman Reyhan dengan beberapa kali pukulan hingga paman Reyhan juga terjatuh ditanah karna tidak siap menerima serangan Louise .


Brian dan Resky yang melihat Louise menghajar paman Reyhan dengan bertubi tubi langsung mencoba melerai suami sahabatnya itu , karna mereka saat ini lebih fokus dengan keadaan Yasmin yang terkapar di tanah.

__ADS_1


" Hentikan Louise !! Serahkan semua pada kami .. lebih baik kau cepat urus Yasmin , kami takut Yasmin kenapa kenapa . Karna dia sedang hamil . " Ucap Brian menahan lengan Louise disebelah kanan dan Resky disebelah kiri .


Louise pun tersadar dan mengangguk kearah mereka , dia langsung berlari menghampiri sang istri yang masih terkapar ditanah dan saat ini sedang dibantu Siska ,Ruben dan Lusi .


" Sayang ??" Panggil Louise kepada Yasmin yang sudah tidak sadarkan diri karna saat terjatuh kepalanya terbentur ujung batu nisan .


Saat Louise mengangkat kepala Yasmin , mereka terkejut karna ditangan Louise mengalir darah segar dari kepala belakang Yasmin .


Louise , Siska , Lusi dan Ruben pun langsung panik .. mereka terus menerus memanggil Yasmin .


Louise pun langsung berdiri menggendong Yasmin ,dan kembali menatap tajam kearah pama Reyhan dan oma Rina


" Jika sesuatu terjadi pada istriku , aku pastikan kalian akan secepatnya musnah dari muka bumi ini !!!" Ucap Louise dengan aura membunuhnya lalu berjalan pergi membawa Yasmin dengan diikuti oleh Ruben, Siska ,dan Lusi . Sedangkan Resky dan Brian mengurus sisanya .


Ruben langsung mengambil alih kemudi , disebelahnya sudah duduk Siska dan dikursi belakang ada Louise yang memangku Yasmin .Sedangkan Lusi mengikuti mereka dengan mobilnya dari belakang..


Sepanjang perjalanan mereka semua terlihat cemas karna darah dikepala Yasmin tak kunjung berhenti , dan itu membuat Louise ketakutan .


" *Kau harus kuat sayang .. " gumam Louise dalam hatinya


Louise berusaha menahan pendarahan dikepala Yasmin agar darah itu bisa berhenti , tapi tak banyak membantu karna sepertinya benturan tadi sangat kencang hingga membuat kepala Yasmin terus mengeluarkan darah segar .


" Akan aku lenyapkan mereka semua jika sampai ada apa apa dengan dirimu !!" umpat Louise dalam hatinya .


Louise sungguh merutuki dirinya sendiri , kenapa dia tadi sangat lambat mencegah paman tiri Yasmin itu sehingga membuat istrinya terluka parah seperti ini .


Ruben yang membawa mobil Louise pun mengendarai dengaj kecepataj yang sangat tinggi , karna dia sangat cemas dengan keadaan sahabat tersayangnya itu . Harusnya jarak waktu kerumah sakit membutuhkan waktu setengah jam , tapi berhasil mereka tempuh hanya dalam 15 menit karna kencangnya kendaraan itu . Sesampainya mereka di lobby rumah sakit , Louise langsung berlari membawa sang istri ke ruangan IGD diikuti oleh Ruben dan Siska .


" Tolong .. tolong selamatkan istriku !!" teriak Louise sambil menggendong tubuh Yasmin


Dokter dan para perawat langsung bergegas menghampiri Louise dan meminta Louise meletakan Yasmin dibrangkar kosong dan menyuruh Louise , Siska dan Ruben menunggu diluar .


Setelah 15 menit Dokter dan para perawat didalam mencoba menghentikan pendarahan Yasmin , akhirnya salah seorang perawat keluar .


" Siapa keluarga nona didalam ?" ucap seorang perawat kearah Louise

__ADS_1


" Saya suaminya !" jawab Louise yang langsung menghampiri perawat itu .


" Nona didalam butuh darah golongan AB segera ,tapi saat ini dirumah sakit kami stok darah itu sedang kosong . sedangkan dokter akan segera melakukan tindakan operasi karna pendarahan dikepalanya . Tuan sebagai suaminya silahkan urus administrasinya segera dan secepatnya mendapatkan darah tsb karna saat ini istri anda dalam keadaan kritis ." ucap perawat itu menjelaskan kepada Louise .


Louise yang mendengar itu langsung terjatuh lemas di lantai , dia shock mendengar keadaan istri cantiknya itu . Ruben dan Siska yang mendengar bahwa Yasmin membutuhkan darah AB langsung menghubungi kerabat dan 2 sahabat mereka yang lain .


Louise pun langsung bangkit dengan langkah yang gontai untuk mengurus administrasi Yasmin dan segera menghubungi keluarganya .


Saat ini pikiran Louise kacau , kalut , emosi , menyesal dan ketakutan pastinya . Dia sangat takut terjadi hal yang tidak diinginkan oleh Yasmin .


Saat administrasi Yasmin sudah selesai diurus , dokter dan para perawat lainnya segera membawa Yasmin ke ruang operasi . mereka kembali mengingatkan untuk segera mendapatkan donor darah untuk pasien , karna tekanan darah Yasmin yang terus menurun .


Sesaat kemudian , Brian dan Resky pun sampai dirumah sakit dengan berlari lari karna mendengar kabar bahwa sahabatnya itu dalam keadaan kritis dan membutuhkan donor darah . Daddy Arthur dan mommy Lisa pun sudah menyusul kerumah sakit meninggalkan Steven pada pelayannya , karna Steven sudah tertidur lebih dulu .


Mommy Lisa yang melihat putranya sangat kacau pun langsung berlari dan memeluk Louise sambil menangis.


" Yasmin mom .. " lirih Louise dipelukan sang mommy


" Yasmin kuat sayang ,, kita harus berdoa untuknya " ucap mommy Lisa berusaha menguatkan anaknya itu , padahal dirinya sudah menangis dari tadi karna khawatir dengan keadaan menantunya didalam sana .


Ketika mereka sudah berkumpul di depan ruang operasi Yasmin ,keluarlah seorang perawat dengan wajah cemasnya menghampiri mereka semua ..


Sontak saja itu membuat mereka semakin khawatir dan takut karna melihat wajah perawat itu yang menghampiri mereka dengan wajah cemasnya ..


~


~


~


waah ada apa iniii .... 😱😱


gimana gimana, seruu gak gesss ..


selamat membaca ya para readers tersayangku ..

__ADS_1


__ADS_2