
Mereka sangat khawatir melihat wajah sang perawat yang terlihat sangat cemas .
" Keluarga nona Yasmin " panggil perawat
Louise dan yang lainnya langsung menghampiri sang perawat itu .
" Saya suaminya " ucap Louise
" Apa darah untuk nona Yasmin sudah dapat ?? karna saat ini keadaan nona Yasmin sangat mengkhawatirkan didalam .. tekanan darahnya terus saja menurun , ditambah lagi saat ini dia sedang mengandung . " ucap perawat itu
" Aku ,, ambil darahku segera . " ucap Brian kepada perawat itu
" Aku juga , ambil darahku ! aku adalah daddynya " ucap daddy Arthur .
Perawat pun langsung membawa Brian dan daddy Arthur ke ruangan untuk proses mendonorkan darah , sedangkan yang lainnya terus berdoa untuk keselamatan Yasmin .
" Aku mohon sayang , bertahanlah .. " lirih Louise dalam hati
Setelah proses mendonorkan darah selesai , daddy Arthur dan Brian sudah kembali lagi kedepan ruangan operasi Yasmin . Louise yang melihat daddynya dan Brian yang sudah kembali pun langsung menghampiri mereka dan berterimakasih .
" Ini memang sudah sepantasnya aku lakukan , karna Yasmin adalah sahabatku !" ucap Bryan sambil memeluk Louise , Louise pun membalas pelukan Bryan
Berpindah ke daddynya , Louise langsung memeluk erat daddynya ,
" Daddy yakin Yasmin pasti kuat .. " ucap daddynya menguatkan putranya yang sudah terlihat rapuh .
Operasi pun berjalan sangat lama , sekitar hampir berjam jam mereka menunggu .Akhirnya sang dokterpun keluar dari ruang operasinya .
Louise dan yang lainnya melihat dokter keluar langsung bergegas menghampiri sang dokter .
" Bagaimana keadaan istri saya dok ?" tanya Louise
" Operasi sudah berhasil dilakukan , pendarahan pun sudah kami hentikan . Tapi saat ini keadaan nona Yasmin masih mengkhawatirkan karna pendarahan tadi cukup serius , nona Yasmin saat ini bisa dibilang sedang mengalami koma , entah berapa lama waktu yang dibutuhkan agar ia sadar. Semua kita serahkan kembali kepada yang kuasa ." ucap sang dokter menjelaskan keadaan Yasmin saat ini .
"Lantas bagaimana dengan kandungan istri saya dok ??" tanya Louise lagi yang juga mengkhawatirkan calon anaknya
" Kandungan nona Yasmin sekarang baik baik saja ,, kami juga sudah memberikan penguat kandungan untuk nona Yasmin mengingat tadi tekanan darahnya terus menurun dan itu juga membahayakan kandungannya . Beruntung saat ini kandungannya sudah dalam keadaan baik dan sehat .
Tapi semua itu tergantung kondisi nona Yasmin sendiri , jika dia kuat dan bertahan maka calon bayinya juga ikut bertahan . sekarang kita sama sama menunggu keajaiban dari tuhan " jawab sang dokter menjelaskan kepada Louise karna melihat raut ketakutan diwajah suami pasiennya ini.
Louise yang mendengarnya langsung runtuh kelantai dan menangis dalam pelukan sang mommy ..
" Yasmin harus bangun mom .. aku tak mau kehilangan istri dan calon anakku !!" ucap Louise yang menangis didalam pelukan mommynya
__ADS_1
Siska pun ikut menangis mendengar keadaan Yasmin , ketiga sahabat Yasmin yang lainnya pun sama sama mengeluarkan air mata mereka .
" Kau harus secepatnya bangun Yasmin ,, semua menyayangimu !!" ucap Siska dalam hatinya sambil menangis .
Saat ini Yasmin dipindahkan keruang ICU karna masih harus dipantau perkembangannya , mereka disana tak boleh menemui Yasmin dulu . Kalaupun ingin bertemu , harus bergantian .
Sudah 2 hari Yasmin terus tertidur seperti putri tidur dengan alat alat medis di tubuhnya , Louise selalu setia mendampingi Yasmin . Bahkan Steven putranya ikut datang kerumah sakit bersama oma Lisa untuk mengetahui perkembangan Yasmin .
Sekarang sudah hari ke 7 tapi belum ada perkembangan apapun dari Yasmin dan itu membuat Louise semakin kacau .
" Sayang .. apa kamu tidak merindukan aku ?? hem " tanya Louise sambil mengusap pipi istrinya yang lebam karna tamparan orang b******** itu .
Tapi bibir mungil Yasmin tetap tertutup rapat , bahkan mata indahnya itu tidak terbuka .. Louise sungguh merindukan Yasmin !! Steven pun seringkali merengek minta tidur bersama mommy cantiknya ini .
Louise tanpa henti selalu mengajak Yasmin berbicara , walaupun tidak mendapat jawaban dari sang istri tapi Louise tak perduli . Dia yakin bahwa istrinya masih bisa mendengar suaranya , walaupun dengan mata tertutup .
Saat Louise sedang menghapus air matanya , dia melihat Yasmin juga mengeluarkan air mata dan mengalir di pipi mulusnya .
Louise pun langsung mendekatkan dirinya dan terus berbicara kepada Yasmin , karna dia melihat Yasmin bereaksi dengan menangis .
Tak lama kemudian ,Yasmin mulai menggerakkan jari jari tangannya secara perlahan .Louise yang melihat itu semua langsung memencet bel untuk memanggil dokter .
Dokter pun datang dan menyuruh Louise menunggu diluar karna ingin memeriksa Yasmin , setelah 10 menit menunggu dokter yang memeriksa Yasmin akhirnya sang dokter keluar dan memberikan berita bagus untuk Louise .
Louise langsung tersenyum bahagia mendengar kabar itu , dia langsung menghubungi orang tuanya dan para sahabat Yasmin .
" Terima kasih dokter " ucap Louise
Dokter itu pun hanya tersenyum dan pergi meninggalkan Louise disana .
Sekarang Yasmin dan Louise sudah berada di ruang perawatan VVIP , karna Louise ingin memberikan yang terbaik untuk istri dan calon anaknya itu .
" Kau memang wanita kuat sayang .. aku bangga memilikimu .. terimakasih sudah bertahan demi calon anak kita " ucap Louise sambil mengecup kening Yasmin ,
Dokter pun sudah mengatakan bahwa Yasmin saat ini belum sadar sepenuhnya , tapi dalam waktu dekat Yasmin akan segera siuman .
Brak
Tiba tiba pintu ruangan terbuka dari luar , munculah para sahabat Yasmin itu .
" Apa Yasmin sudah sadar ??" tanya Siska kepada Louise , tapi Louise hanya menjawab dengan gelengan kepala .
" Belum ,tapi dokter bilang Yasmin sudah melewati masa kritisnya dan Yasmin akan segera siuman dalam waktu dekat " jawab Louise
__ADS_1
Para sahabat Yasmin pun menghela nafas lega mendengar kabar baik ini ..
Brak
Lagi lagi suara pintu mengalihkan mereka , dan munculah seorang bocah laki laki yang tampan berlari menghampiri Yasmin yang masih dengan mata tertutupnya .
Steven langsung naik keatas tempat tidur Yasmin dan mengusap wajah Yasmin dengan penuh kasih sayang ..
"Anak tampan ini , pasti anak Louise . . tapi terlihat sekali dia sangat menyayangi Yasmin ! " ucap para sahabat Yasmin itu
Cup cup cup cup
Steven mengecup seluruh wajah Yasmin , dia membisikan sesuatu di kuping Yasmin .
" Mommy ! cepat buka matamu .. jika mommy segera membuka mata , aku berjanji akan menjadi anak yang rajin , dan aku akan menuruti mommy untuk mau mencabut gigi ku yang bolong ." ucap Steven dengan Yakin .
Setelah mendengar ucapan Steven , mata Yasmin perlahan lahan mulai bergoyang dan tak lama kemudian Yasmin membuka penuh matanya ini.. Semua orang yang melihatnya langsung tersenyun bahagia , bahkan Louise sudah memencet bell untuk memanggil dokter .
Setelah dokter selesai memeriksa Yasmin dan memberitahu bahwa Yasmin sudah sepenuhnya baik baik saja .
" Apa yang dibisikan oleh Steven ,sehingga Yasmin langsung membuka matanya " gumam Louise dan para sahabat Yasmin itu bersamaan
" Baby .." panggil Yasmin
" Iya Sayang .," jawab Louise yang langsung mendekat kearah Yasmin
" Aku haus .." ucap Yasmin dengan lembut
Louise pun langsung mengambilkan air putih untuk istrinya yang sudah kehausan karna tidur panjangnya itu .
" Bagaimana keadaanmu Yas ,, apa sudah naik baik saja ??! " tanya Brian
Yasmin pun mengangguk dan tersenyum dia sungguh kangen dengan suami , anak dan para sahabatnya itu .
" Aku baik baik saja .. Hanya sedikit pusing dan lelah saja " jawab Yasmin .
Yasmin sendiri tidak menyangka , hanya dengan mendengar suara Steven membuat ia termotivasi untuk membuka matanya .
" *Sungguh suara Steven benar benar obat baginya , apa karna hubungan mereka yang dekat satu sama lain . Bahkan suara ku saja tidak bisa membuat istriku membuka mata , kira kira apa ya , yang diucapkan Steven ??!" lirih Louise yang masih penasaran dengan apa yang dikatakan putranya itu .
~
~
__ADS_1
~ selamat membaca para readers ku sayang* ..