
Mobil yang saat ini membawa Yasmin dan Steven adalah mobil yang dihadiahkan Louise kepada istrinya , di mobil itu sudah dipasang Gps karna Louise takut ada kejadian seperti ini .
Rahel melajukan mobilnya sangat kencang , dia membawa Yasmin dan Steven kedaerah dengan jalanan yang cukup ekstrem karna ada jurang lautan lepas di pinggir jalannya .
" Mom ,, Stev takut ! " ucap Steven kepada Yasmin
" Yang tenang sayang , ada mommy ." Yasmin mencoba menenangkan putranya itu , padahal dirinya juga sangat ketakutan . Dia berharap jika suaminya bisa datang dengan cepat menolongnya .
" Kau ingin bawa kami kemana ??" tanya Yasmin
" Mati bersamaku !!!" jawab Rahel tersenyum menatap Yasmin
Deg
Jantung Yasmin berpacu dengan cepat , dia sungguh kaget mendengar ucapan Rahel . Yasmin yakin jika adik sepupunya ini sudah kehilangan akal sehatnya , bahkan sudah dipastikan jika Rahel sudah gila !!
" Tidak !! aku tidak akan biarkan Rahel mencelakai kami .. jika ingin celaka biar aku , tidak dengan anak anakku ." gumam Yasmin
Melihat wajah Yasmin seperti orang ketakutan , tawa Rahel langsung pecah .
Hahahahaha , Rahel terus menertawakan Yasmin .
" Ah , aku ingat .. aku selalu menyelipkannya di pinggir jok ini . Itu adalah pemberian Resky , bisa kugunakan jika aku terdesak seperti sekarang ini .. " ucap Yasmin dalam hati saat ingat pemberian sahabatnya itu .
Yasmin pun pelan pelan ingin mencoba mencari benda itu , tangannya meraba jok yang ia duduki sekarang . Dan dia mendapatkannya !! Itu adalah pistol yang diberikan khusus oleh Resky pada Yasmin , karna Resky khawatir dengan sahabatnya yang banyak musuh itu .
" Jika bukan aku yang menyelamatkan kami , maka kami akan benar benar mati bersamanya !! Aku harus bisa .. " Yasmin bertekad untuk melawan kegilaan Rahel .
" Hentikan mobil ini atau ku ledakan kepalamu dengan senjataku , Rahel !!" teriak Yasmin
__ADS_1
Rahel terkejut karna kepalanya sudah diarahkan pistol oleh Yasmin , lalu dia tersenyum .
" Kau tidak akan berani membunuhku Yasmin .. " ucap Rahel percaya diri
Cuih ..
Yasmin mendengus mendengar ucapan Rahel , tidak berani .. apa dia meragukan keberanian Yasmin ..
Dor ..
Yasmin menembak sebelah kaki Rahel , Rahel yang mengendarai mobil pun langsung membelokan setirnya kemana mana ..
" Aaah .. apa kau gila !!! " teriak Rahel
" Ya .. aku gila sepertimu !! jika kau ingin mati , maka matilah sendiri .. jangan membawaku dan anak anakku !!" ucap Yasmin yang mengarahkan pistolnya sekarang ke kaki Rahel yang satunya .
Rahel kaget , dia menahan sakit dikaki kirinya itu ..
" Jika kau tembak lagi , maka aku akan menginjak pedal gas dan membawa kita masuk kedalam jurang . kau paham bodoh !!" teriak Rahel
" Apa kau yakin , kecepatan mobil ini lebih cepat dari tembakanku !!" geram Yasmin , yang sebenarnya ia juga takut jika sesuatu terjadi pada mereka .
" Kita lihat saja , . " teriak Rahel
Rahel langsung menginjak pedal gas , dia melaju sangat cepat .Yasmin kaget dan tanpa sadar tangannya pun benar benar menembak kearah perut Rahel .
Dorr
" Aaah .. " teriakan Rahel sangat keras dan nambah membuat Yasmin terkejut.
__ADS_1
" A.. aku kelepasan !!" jawab Yasmin
Yasmin sungguh sungguh kelepasan , dia tidak berniat menembak perut Rahel . Bahkan Steven pun terkejut .
Ckiiit Ckiit ckiit
Suara ban mobil terdengar berseok seok kekanan dan kekiri , Louise dan Ryan yang melihat mobil yang membawa Yasmin tidak stabil pun sangat cemas .
" Tuan , sepertinya terjadi sesuatu di mobil !" ucap Ryan
" Terus kejar mereka !!" perintah Louise dengan muka yang sangat panik
Yasmin kaget bukan main , melihat Rahel yang melepaskan tangannya dari kemudi . Dia langsung memegang stir mobil , Yasmin berusaha menstabilkan stir mobil walau dia yakin itu tidak akan mudah . mengingat perutnya yang sudah besar dan pergerakannya pun tak bebas, melihat Yasmin yang sedang berusaha membuat mobil berjalan normal , Rahel langsung menarik rambut Yasmin kuat kuat .
" Mommy !!!" teriak Steven yang melihat mommynya di jambak oleh Rahel
Yasmin yang kesakitan karna rambutnya ditarik Rahel pun terus meringis , bahkan dia sudah menangis saat ini.
" Apapun yang terjadi , aku tidak boleh membuat anak anakku celaka !!" ucap Yasmin dalam hati .
Rahel terus berusaha membuat Yasmin melepaskan tangannya dari kemudi , walau dia juga kesakitan karna tembakan di kaki dan perutnya . Darahnya pun sudah banyak keluar ,tapi disisa tenaganya dia terus menarik rambut Yasmin . Karna dia bertekad membuat mereka mati bersama !! Dan akhirnya ban mobil pun tergelincir ke arah jurang , dan ..
Baaaammmmmmm
~
~
~
__ADS_1
jangan lupa votenya yaa ..