Mommy Cantiknya Tuan Muda

Mommy Cantiknya Tuan Muda
Episode 49


__ADS_3

Yasmin yang sudah sadar dari komanya berangsur membaik , Louise pun tidak lupa memeriksakan kehamilan sang istri yang saat ini ternyata sedang mengandung triple twin . Entah bagaimana bisa Yasmin mengandung Triple twin tapi keluarga mereka sangat bahagia dengan kehamilan Yasmin ini , bahkan Steven yang mengetahui bahwa dirinya akan mendapatkan adik sekaligus 3 senangnya bukan main .


Setelah dirawat dirumah sakit kurang lebih hampir 3 minggu lamanya , Yasmin pun diperbolehkan pulang .


Saat mommy Lisa sedang merapikan barang barang Yasmin ,ponsel Louise berdering .


📲 Brian calling


" Panggilan dari Brian , aku keluar sebentar sayang " ucap Louise pada Yasmin


Yasmin pun mengangguk dan melanjutkan menemani mommy Lisa , walau hanya duduk diam diranjang rawatnya.


Louise langsung keluar dari ruangan sang istri untuk mengangkat panggilan dari Brian ,.


" Hallo Bri .." ucap Louise


" Halo , Louise .. apa Yasmin pulang hari ini ?" tanya Brian


" Iya , dia pulang hari ini . Bagaimana apa kalian sudah membereskannya sesuai yang aku ucapkan ?" tanya Louise dengan wajah yang serius


" Iya Louise .. kami sudah membawa mereka ketempat yang anak buahmu sediakan .. Tapi .. " ucap Brian terpotong


" Tapi apa Bri ?" tanya Louise lagi


" Kenapa kau menyuruh kami membawanya kesana ? apa ada tujuanmu ?" tanya Brian kepada suami sahabatnya itu .


Louise pun menyeringaikan senyumannya , jiwa devil dalam tubuh Louise pun bangkit karna ulah paman tiri istrinya yang berani beraninya menyakiti istri Louise tepat didepan mata Louise . Bahkan sampai membuat dirinya hampir kehilangan orang yang dicintainya itu . Jika saja saat istrinya menerima tamparan pertama itu Louise langsung maju dan tidak menggubris kode dari sang istri, yang memintanya jangan mendekat mungkin Yasmin tidak akan terluka parah dan dia takakan kecolongan istrinya yang dilukai tepat didepan matanya .


" Iya aku memiliki tujuan lain .. apa kalian ingin ikut bermain denganku ? " tanya Louise pada Brian dengan suara datarnya .

__ADS_1


Brian yang mendengar suara Louise dari telepon itu menyadari jika saat ini aura Louise menunjukan aura membunuh , karna Brian sudah paham dan banyak mendengar jika Louise terkenal berdarah dingin dan sangat menyeramkan dikalangan pengusaha .


" Baik , aku dan yang lain akan ikut dalam permainanmu " ucap Brian .


Louise pun langsung mematikan ponselnya setelah berbicara dengan Brian , otak Louise sudah dipenuhi dengan rencananya yang akan meluluh lantakan keluarga tiri sang istri tercintanya itu karna sudah berani bermain dengan menyakiti sang istri bahkan dari dulu hingga sekarang saat mereka sudah menikah . Louise akan menagih bayaran untuk semua rasa sakit sang istri !


Sebelum Louise masuk , sebisa mungkin dia harus menahan dan meredam emosinya yang sempat bangkit karna mengingat kelakuan Reyhan dan Rina itu . Agar Yasmin tak khawatir , Louise pun mengubah ekspresi wajahnya yang garang menjadi lebih lembut sebelum membuka pintu kamar perawatan sang istri .


Ceklek


" Baby " panggil Yasmin yang melihat suaminya datang.


" Iya sayang " ucap Louise dengan lembut menghampiri istrinya


" Kenapa Steven tidak ikut menjemputku ?" tanya Yasmin yang sedih karna sang putra tidak ikut datang kerumah sakit bersama mommy Lisa


" Steven dibawa daddy ke perusahaan daddy sayang .. katanya dia ingin sekalian membelikan hadiah untuk mommy cantiknya ini ." ucap Louise yang mengerti jika sang istri kecewa karna putranya tak datang


Louise pun mengangguk dan mengecup kening Yasmin , hal itu pun terlihat oleh mommy Lisa yang sudah selesai merapikan pakaian Yasmin dan Louise .


" Mari kita pulang sayang " ucap Mommy Lisa menatap mereka berdua


" Apa sudah selesai semua mom ?" tanya Louise


" Iya .. " ucap mommy Lisa sambil menganggukan kepalanya


Louise pun beranjak mengambil kursi roda yang dia taruh dikamar inap Yasmin , dan menggendong Yasmin ke kursi rodanya .


Mereka pun keluar dari ruang perawatan VVIP itu dan berjalan menuju lobby rumah sakit , karna Ryan asisten Louise sudah Louise minta untuk menjemput mereka dan saat ini sudah menunggu di depan lobby rumah sakit dengan mobilnya .

__ADS_1


Ryan yang melihat nyonya besar , bos dan nyonya bosnya datang pun langsung membukakan pintu dan menyapa mereka dengan senyum .


" Selamat pulang kembali nona Yasmin .." ucap Ryan dengan senyum manisnya , dan dibalas dengan senyuman pula oleh Yasmin


Louise yang melihat senyum Ryan ke istrinya pun tak suka langsung menatap tajam asisstennya itu, sedangkan Ryan yang ditatap dengan mata elang bosnya itu langsung menelan kasar ludahnya itu dan menyapa nyonya besarnya .


" Siang nyonya besar " ucap Ryan pada mommy Lisa


" Siang juga Ryan .. kau semakin hari semakin tampan !" puji mommy Lisa pada sang asisten anaknya yang sudah dia anggap sebagai ponakannya sendiri , karna Ryan sudah mengikuti Louise semenjak Louise menjabat sebagai CEO .


Ryan yang dipuji nyonya besarnya itu langsung memerah karna malu .


Setelah Louise menaruh Yasmin kedalam mobil dan memasukan tas serta kursi rodanya kedalam bagasi mobil , dia pun langsung masuk kedalam mobil dan duduk disebelah Ryan . karna kursi belakang ditempati oleh Yasmin dan mommynya .


Mobil mereka pun keluar meninggalkan halaman rumah sakit itu , tanpa mereka sadari sejak tadi ada sepasang mata yang terus mengawasi pergerakan mereka .Siapa lagi kalau bukan Rahel , karna Rahel ingin memastikan apakah Yasmin masih hidup atau sudah mati karna dia mendengar kabar bahwa Yasmin terluka parah , walaupun dia tak tau apa yang menyebabkan Yasmin terluka ! Yang dia ia harapkan Yasmin mati !! tapi sepertinya Rahel harus kecewa saat ini ,karna melihat Yasmin masih baik baik saja . Bahkan disatu sisi Rahel sedang gelisah mencari keberadaan papa dan oma nya yang tak kunjung kembali dari pemakaman malam itu .


Perjalanan yang ditempuh Louise untuk ke mansionnya dari rumah sakit kurang lebih 1 jam , karna jaraknya lumayan . Yasmin yang masih agak pusing menyenderkan kepalanya di bahu sang mommy mertuanya dan terlelap.


Mommy Lisa hanya tersenyum mendapati menantunya bertingkah manja kepada dirinya , karna sejak dulu dia sangat ingin punya anak perempuan . Dulu waktu Louise menikah dengan anak kolega bisnis suaminya , mommy Lisa tidak dekat seperti ini karna menantunya pertamanya yang sudah meninggal itu agak pendiam tidak seperti Yasmin yang ramah .


Louise yang melihat istrinya tertidur sambil bersender pada mommynya pun ikut tersenyum .


" Hampir saja aku kehilangan dirimu !! ini adalah pelajaran berarti untukku sayang .. mulai detik ini aku akan menjaga dan mengawasi setiap apapun yang kau lakukan .. karna aku tidak mau berada diposisi itu lagi . " lirih Louise dalam hati karna menyesal


Ryan yang melirik kearah bosnya itu mengerti betapa kalut bosnya saat istrinya itu di ruang operasi apalagi sempat koma , Louise seperti orang yang ingin membunuh siapa saja yang ada disekitarnya . Bahkan Ryan hampir saja menjadi mangsa Louise .


~


~

__ADS_1


selamat membaca readers ku ..


__ADS_2