Mommy Cantiknya Tuan Muda

Mommy Cantiknya Tuan Muda
Episode 71


__ADS_3

Saat ini sudah pukul 10 pagi , Yasmin dan Steven sudah bersiap siap untuk berangkat ke taman bermain. Sesuai permintaan sang suami , mereka dikawal oleh 3 orang bodyguard .


" Sayang , kalian tidak boleh terpisah oleh bodyguard ku .. Paham !!" ucap Louise


" Iya sayang .. kau tidak usah khawatir ! berangkatlah ke kantor ,hemm " jawab Yasmin


Cup


Yasmin mengecup bibir sang suami , Louise yang mendapat ciuman kilat dari istrinya langsung tersenyum senang . Sejenak dia melupakan pikiran yang tak tenangnya itu .


" Mommy , come on ! sudah mau siang .. " teriak Steven yang sudah diluar .


" Baiklah , ayo kita keluar .. ! hati hati saat mengemudi sayang ! " ucap Yasmin


" Kau juga berhati hatilah disana .. jangan terlalu lelah , ingat ada 3 anak kita didalam sini . oke " ucap Louise langsung mengecup kening istrinya .


" Son , jaga mommy mu ! " Louise menatap Steven dan mengelus rambut putranya , dan Steven mengangguk paham apa yang diucapkan oleh daddynya .


Mereka sama sama keluar masuk ke mobil masing masing untuk pergi sesuai tujuannya , Louise ke kantor ,sedangkan Yasmin dan putranya ke taman bermain .


Sedangkan tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memandang kearah mobil mereka , wanita itu langsung menghubungi seseorang di ponselnya .


" Yasmin dan anak Louise sudah masuk mobilnya , aku akan ikuti mereka . Kau kerjakanlah tugasmu di perusahaannya segera !!" ucap wanita yang mengikuti mobil Yasmin


Diperjalanan ,jujur saja hati Louise makin merasa tak tenang . Tapi sebisa mungkin dia mengontrol perasaannya dengan berpikir positiff .


Sedangkan Yasmin dan Steven di mobil bercanda sambil bernyanyi karna Steven sangat senang , bisa pergi ke taman bermain di temani oleh sang mommy .


" Mom .. jika nanti ada adik . Kita akan pergi bersama kan ??" tanya Steven .


" Tentu saja sayang ! " jelas Yasmin .


Perjalanan ke taman bermain ditempuh dalam waktu 40 menit , saat ini ibu dan anak ini sudah sampai di arena taman bermain terbesar di kota ini .


Mereka langsung berjalan kearah loket bermain dengan didampingi oleh para bodyguardnya, bahkan wanita yang sedari tadi mengikutinya dari jauh saja menyamar dengan memakai topi dan ikut berbaris antri di loket bermain .


Sementara sang suami sudah berada di perusahaan William Grup , karna saat ini Louise sudah ada janji dengan Klien besarnya .


Ditaman bermain , Steven sangat bahagia bahkan dia berapa kali menaiki kuda kudaan karna permainan itu yang paling ia sukai . Sedangkan mommynya menunggu di bangku depan tempat bermain kuda kudaan , sesekali Yasmin mengambil gambar sang putra dan mengirim kan kepada suaminya .


💌 Yasmine


" Seandainya daddy disini pasti menyenangkan , selamat bekerja !! 😘"


itulah pesan yang dikirim Yasmin beserta gambar sang anak , 5 menit kemudian dia mendapatkan balasan pesannya .


💌 My Hubby


" Selamat bersenang senang sayang , aku mencintaimu ! 😘😘"


Setelah mendapat pesan dari Louise , Yasmin langsung tersenyum senang .


Dari jauh semua pergerakan Yasmin selalu dipantau wanita itu , bahkan wanita itu pintar bersembunyi agar tak ketahuan oleh para bodyguard Yasmin .


Yasmin pun tak menyadari jika dari tadi dirinya diikuti oleh orang lain , karna dia sangat fokus mengawasi putranya yang sedang bermain .


Semua permainan untuk anak kecil di coba oleh Steven , bahkan dia mengulanginya berulang kali . Tak pernah bosan dia mencoba semua jenis permainan itu , dan semua itu sangat menggemaskan bagi Yasmin . Apapun yang membuat Steven senang , Yasmin takakan pernah menolaknya . Bahkan dia sangat menyayangi putranya itu seperti anak kandung sendiri .


" Hati hati sayang !" ucap Yasmin


Steven hanya tertawa dan melambaikan tangannya kearah sang mommy , hari ini dia sangat bahagia sekali. Dulu waktu bersama sang daddy , sangat sulit untuk datang ke arena bermain karna daddynya sangat sibuk . Bahkan sering kali Steven dijanjikan tapi berkali kali daddynya melanggar janji . Sekarang dia sudah memiliki mommy , dan Steven sangat bahagia karna mommynya sangat menyayangi dirinya .




Sedangkan di kantor Wijaya Grup , Rahel sedang menyamar sebagai bagian office boy dan memasuki ruangan CEO . Rahel berusaha untuk membobol brangkas yang ada diruangan Yasmin , tapi Rahel tidak tau jika brangkas Yasmin keamanannya sudah di gandakan dan bisa terlacak di hape Yasmin maupun hape Siska .



Tit tit tit



Suara alarm di hape Yasmin terdengar jelas , Yasmin terkejut karna bunyi alarm itu adalah bunyi khusus dari brangkas ruangannya . Dia langsung menghubungi Siska , sedangkan Siska juga baru saja mendapatkan alarm itu di hapenya .



" Halo Sis ,, coba cek ruanganku ! ada yang mencoba membuka brangkas kita !!" ucap Yasmin yang sudah panik

__ADS_1



" Iya , aku juga mendapatkan alarmnya . Aku cek kesana , apa kau bisa secepatnya kemari ?!" tanya Siska pada Yasmin



" Oke , aku akan ke perusahaan sekarang !" ucap Yasmin



Yasmin langsung bergegas menghampiri sang putra yang sedang bermain dan mengajak Steven untuk menyudahi permainannya , dan segera ikut dengannya ke perusahaan .


Para bodyguard yang melihat nyonyanya seperti orang panik langsung mendekat.



" Ada apa nyonya ?" tanya bodyguardnya



" Aku harus segera ke perusahaan ! " ucap Yasmin buru buru sambil menggandeng tangan Steven .



Sedangkan wanita yang memperhatikan Yasmin sedari tadi juga ikut panik , itu adalah Cristin .



" *Gawat !! Rahel jangan sampai tertangkap .." gumam Cristin*



Yasmin dan para pengawal nya melajukan mobil mereka menuju Wijaya Grup ,dan Cristin juga mengikuti mobil mereka dari belakang . Sedangkan Siska sudah hampir sampai keruangan Yasmin .



Ceklek



Siska membuka pintu ruangan Yasmin dan memperhatikan sekitar , kondisi ruangan Yasmin sudah berantakan . Bahkan laci brangkas terbuka , untungnya brangkasnya masih belum bisa di bobol .



Sedangkan Yasmin yang masih diperjalanan terus memantau alarm brangkasnya , bunyi itu masih terdengar . Tak butuh waktu lama dia sudah sampai dikantor Wijaya Grup , dia langsung menghubungi lusi untuk memberi kabar jika Yasmin sudah di lobby .



" Ayo keruanganku !! ada yang mencoba buka paksa brangkas milikku !!" tegas Yasmin dengan wajahnya yang sudah emosi



" Apa ??!! maaf nona saya tidak tau .. " jawab Lusi



Yasmin sambil menggandeng Steven , sedangkan Steven yang sudah dipesan untuk menjaga sang mommy langsung menghubungi daddynya melalui jam imo yang ia pakai . Tadi sewaktu mommynya bicara dengan Lusi dia menghubungi sang daddy .


Louise pun terkejut , dia langsung memerintahkan Ryan untuk ikut bersamanya ke perusahaan istrinya itu .


Tapi entah kenapa perjalanan menuju perusahaan Yasmin sangat padat alias macet ..



Siska menyadari jika Yasmin sudah datang ,



" Yas !! benar brangkas kita ada yang mencoba membukanya .." ucap Siska



" Oke , tinggalkan aku sendiri . " jawab Yasmin



Sebenarnya Yasmin sudah tau itu perbuatan Rahel , karna dia melihat dari CCTV di ponselnya . Makanya dia minta untuk ditinggalkan sendiri ,.


__ADS_1


" Keluarlah sekarang !!" teriak Yasmin ,



Langsung saja Rahel keluar dari ruangan pribadi milik Yasmin , dia langsung menghampiri Yasmin dan menodongkan pistol ke kepala sang kakak sepupunya itu .



" Apa maumu ?" tanya Yasmin



" Ikut denganku .. bawa aku keluar dari sini !" ucap Rahel sambil menodongkan pistolnya kearah Steven .



Yasmin menarik nafasnya panjang , dia akhirnya setuju untuk membawa Rahel keluar dengan dirinya dijadikan alat agar Rahel keluar dengan aman . Yasmin memilih itu karna tak ingin anaknya yang diserang Rahel .


Para bodyguard Yasmin kaget melihat sang nyonya ditodong pistol , mereka ingin melawan tapi tangan Yasmin langsung menghentikan mereka .



" Tidak apa apa , aku hanya akan membawanya keluar dari kantor ! " ucap Yasmin



Siska , dan yang lainnya mengikuti Yasmin keluar .. Apalagi Steven dia semakin menangis dan langsung memeluk Yasmin , Steven pun ikut mommynya juga .


Tapi saat diluar kantor Rahel memaksa Yasmin dan Steven naik ke mobil , jika menolak dia akan menembak Steven . Yasmin pun menganggukan kepalanya..


Saat mobil Rahel sudah hilang dari lobby Wijaya Grup , mobil Louise masuk ..



" Louise !!" teriak Siska sambil menangis



Louise pun semakin panik ,melihat Siska dan para bodyguardnya berlari .



" Mana Yasmin dan Stev ??" tanya Louise



" Mereka dibawa Rahel .. mobilnya barusan keluar . Cepat kejar !!" Jelas Siska



" Apa saja yang kalian lakukan ha !!!" teriak Louise marah pada bodyguardnya



" Maaf tuan ! saat kami ingin melawan , nona Yasmin menghentikan kami , karna kepalanya di todong pistol !!" jelas sang bodyguard



Mendengar kata Pistol , jantung Louise berdetak cepat .. Dia langsung meminta Ryan mengejar mobil itu , Louise menyesal karna membiarkan istrinya pergi tadi . Dia juga terus terusan marah , karna bisa bisanya perjalanan ke Wijaya Grup biasanya 15 menit ,ini sampai setengah jam karna macet !!



" Ku mohon ,, jangan terjadi apa apa !!" lirih Louise



~



~



~



jangan lupa vote nya yaaa

__ADS_1


__ADS_2