
Pagi hari di kediaman Alexander.
"Kakak, bangun sayang. Hari ini kamu udah mulai bersekolah lagi" Nadya membangunkan Reynald dengan lembut.
"Ekhh, bentar lagi ma, masih ngantuk" balas Reynald yang mengganti posisi tidurnya membelakangi Nadya
"Kamu belum cukup apa libur 2 bulan hah? Ayo bangun nanti kamu telat" kata nadya lagi
Tiba-tiba di depan pintu terlihat seorang wanita cantik yang sudah siap dengan seragam nya yang tidak terlalu ketat tapi pas di badan dengan pita di kepala yang berwarna merah putih yang membuat dia sangat lucu
"Kakak, bangun yukkk. Ery dah siap nih mau ke sekolah bareng" kata orang itu yang akrab di panggil Ery oleh Reynald. Dia adalah adik Reynald yang bernam asli Valery Alexander.
1 detik
2 detik
Sampai 5 detik tidak ada jawaban atau pergerakan sama sekali oleh Reynald.
Valery mendapatkan sebuah ide bagaimana membangunkan kakaknya ini.
"Ma, geser dikit ma biar Ery yang bangunin" kata valery kemudian duduk di samping mama nya
"Kak, Ery mau kasih sihir ke kakak biar kakak bangun" kata valery tapi masih belum ada jawaban dari Reynald
"Sihir apa Ery? Sejak kapan kamu belajar begituan?" tanya nadya yang tertawa dengan ucapan anak gadisnya itu
"Nih, simak dengan seksama ma. Dengan kekuatan sihir Ery, Ery bangunkan kakak dari tidurnya yang lelap" dannnnn
Cup, Valery mencium pipi kanan kakak nya itu dan ditambah sedikit kalimat mujarab
"Bangun yuk kak"
Dengan cepat Reynald langsung merubah posisi dari tidur menjadi terduduk di kasurnya bersama ibu dan adiknya itu.
"Nah kan ma, bangun kakaknya" kata Valery
"Wah, pintar anak mama" puji nadya
"Nah, gitu ma kalau mau bangunin kakak" kini Reynald membuka suara dan kembali mencium pipi adiknya itu
"Iya iya, nanti mama coba besok deh" kata nadya yang tertawa bersama kedua anaknya itu
Saat Reynald membuka selimut dan berusaha menuruni tempat tidurnya itu, dia melihat muka ibunya sedih dengan bibir yang di maju maju in.
"Mama kenapa?" tanya Reynald
"Karna Ery doang yang cium kakak, jadi Ery doang juga yang dapat cium dari kakak. Mama ga dapat nih morning kiss?" tanya mama nya dengan nadah yang sok sedih
"Ulu ulu ulu, mamaku cemburu hehehe. Sini sini" Reynald mencium pula kedua pipi mamanya itu
Setelah itu Reynald berjalan menuju ke kamar mandi untuk berisap sedangkan kedua wanita tersebut menunggu Reynald di tempat lain.
Setelah selesai dengan segala keperluan, Reynald turun dari tangga dan menyapa seluruh orang yang ada di bawah sana
"Halawww" teriak Reynald menggema di seluruh rumah itu dan tidak lupa dengan nada yang di sama samakan dengan penyanyi dangdut terkenal bernama Nazar.
Seisi rumah yang tak lain adalah Valery, Nadya beserta para maid atau asisten rumah tangga pun tertawa dengan kelakuan sesosok satu satunya lelaki di dalam rumah ini.
"Hahaha. Ih kak, lucu banget sih say halo nya" kata Valery dari arah tempat makan
"Sini kak sarapan dulu" kata nadya
__ADS_1
Setelah mendaratkan pantat nya ke tempat duduk meja makan, dia langsung di sapa oleh mbok putu salah satu asisten rumah tangga yang sedari kecil mengurusnya
"Pagi aden" sapa mbok putu
"Pagi juga mbok, menu hari ini apa mbok?" tanya Reynald
"Today's menu is chicken goureng with white rice aden" kata mbok putu sok inggris yang salah dalam pengucapannya membuat ketiga pemilik rumah pun tertawa
"Fried chicken mbok bukan chicken goureng" kata Reynald mengoreksi pengucapan mbok putu.
"Iya itu den maksud mbok" kata mbok putu kemudian langsung berbalik kembali ke dapur.
"Ada ada aja mbok putu hahaha. Oh iya, kamu udah siap dek?" kini pertanyaan beralih ke Valery.
"Oh, jangan di tanya kak" kata valery sombong
"Udah siap belum semua perlengkapan?" tanya Reynald lagi
"Ohooo, Jangan di tanya kak" kata Valery lagi
"Udah siap beluuummm" tanya nya sekali lagi
"Belum" kata Valery yamg membuat mereka tertawa terbahak bahak
"Yaudah lah, kalo belun mah, ga bakal tas Ery bakal penuh begini" katanya lagi
"Kamu bawa tas penuh begini buat apa sih? Kamu kan baru mau mos, nanti kasian kamu keberatan" kata Reynald
"Gapapa kak biar mereka tau kalo Ery serius belajarnya" balas valery
"Tapi ga gitu juga kali" kata Reynald lagi
"Hehehe, suka suka acuuu" ledek Valery pada kakaknya tak lupa dengan lidah yang melet meledek.
Tak ada kata kata lagi yang keluar saat mereka sedang makan.
15 menit berlalu, akhirnya mereka semua selesai dengan makanan mereka.
"Selesai. Yuk dek" kata Reynald yang bersiap dengan tas nya
"Ayok kak" balas Valery
"Ma, kita jalan dulu ya" kata Reynald menyalim tangan Nadya begitupun dengan Valery
"Iya, hati-hati ya anak-anak ku" jawab Nadya
"Iya ma. Mbok makasih sarapannya ya, uenak pol" kini Reynald berteriak kearah dapur berterima kasih untuk makanan yang di masak mbok putu
"Iya den" balas mbok putu dari arah dapur
Kini Reynald dan Valery sudah memasuki mobil Reynald yang ber merk Roll Royce model terbaru.
15 menit perjalanan ke sekolah akhirnya mereka pun memasuki pekarangan sekolah yang di depan sebelum mereka masuk ada papan yang bertuliskan ' Selamat datang di Alexander Internasional School ' sekolah yang tergabung bersama dengan Alexander group yang artinya sekolah ini adalah milik tuan Alexander. Reynald memarkirkan mobil di parkiran khusus guru, kepsek, dan pemilik sekolah.
Baru saja Reynald turun dari mobil, para murid wanita sudah heboh dengan kedatangan dirinya.
'Wah gila, tambah ganteng aja sih Reynald'
'Iya nih. Tambah ganteng'
'Uh, kesayangan ku'
__ADS_1
Begitulah kalimat kalimat yang tertuju untuk dirinya. Dan tak lama kemudian, Valery turun dari sisi sebelah yang tak luput pula dari pandangan murid murid di sebrang sana maupun yang lewat berpapasan dengan mereka.
'Gila coyy, bidadari'
'******, kalah cantik lu'
'Wah, gila cantik banget'
'Siapa tuh cewe yang baru turun?'
'Au, gw juga baru liat'
'Kayaknya murid baru'
'Kayaknya adeknya deh'
'Mungkin'
Dan lain sebagainya.
Tak menghiraukan omongan netizen, mereka pun berjalan menuju kantin karena masih ada 15 menit untuk mereka memulai MOS dan KBM
"Yuk dek" kata Reynald menggenggam tangan Valery dan di balas anggukan oleh Valery
Saat sedang dalam perjalanan ke kantin, tiba-tiba saja ada seorang wanita yang tak sengaja menabrak bahu Reynald dan kemudian dia sendiri yang terjatuh.
"Auuhhh" lirih perempuan itu
"Eh, kamu ga papa?" tanya Valery pada perempuan itu
"Gapapa. Maaf saya tadi buru-buru" kata perempuan itu
"Iya gapapa kok, gapapa kan kak?" balas Valery dan memastikan bahwa kakaknya juga tidak apa-apa
Valery membantu perempuan itu berdiri. Selagi dia di bantu Valery dengan tak sengaja Reynald melihat name tag perempuan tersebut.
'Michelle Walton' batin Reynald membaca namanya
"Kakak" Valery menyenggol kakak nya dan membangunkan Reynald dari lamunannya
Saat tersadar, Reynald hanya menganggukan kepalanya dan pergi lagi menuju kantin yang tak lupa menarik lembut tangan Valery.
"Emang ngomong itu berbayar ya? Hemat bener mau ngomong iya doang" gumam perempuan itu dan pergi entah kemana.
FYI: Reynald memang mempunyai kepribadian ganda, tapi itu hanya berlaku dalam dua situasi.
Saat dia sedang di rumah dan di luar rumah. Jadi dia akan bersifat ceria, manja dan heboh saat dia sedang berada di rumah. Begitu sebaliknya juka dia berada di luar rumah, dia akan bersifat cuek dan dingin.
Jika dia sedang bersama orang yang dia sayangi, dia akan bersifat manja dan ceria. Tapi saat sedang kumpul bersama teman beda cerita, bahkan sahabatnya pun belum tentu bisa melihat dia senyum tanpa ada kehadiran adik atau mamanya. Jadi selama ada adik atau mamanya, sifat dingin dan cuek nya akan berkurang.
Terima kasih sudah mau mampir ke cerita saya. Semoga kalian merasa senang dengan cerita ini and may God Bless You all. Thank You ♥♥
__ADS_1