
Weekend, di kediaman Walton
Hari ini sekolah libur. Nadya dan olivia sedang berada di rumah michelle untuk sekedar bermain.
"Eh guys, bosen nih. Ke mall yuk" kata nadya membuka suara
"Gw sih ayok aja" balas olivia yang sedang sibuk dengan hp nya
"Yaudah yuk. Tapi gw ga belanja ya, gw lagi hemat duit" kata michelle dan mereka pun bersiap.
Skip mall...
Di mall, mereka berbelanja baju dan beberapa peralatan kosmetik. Bukan mereka, tapi lebih tepatnya nadya dan oliv lah yang berbelanja.
Saat mereka sedang berjalan menuju kafe, mereka melihat sesosok yang mereka kenali
"Eh, itu bukannya reynald ya?" tanya nadya
"Iya itu reynald" balas oliv
"Tapi cewe di sebelahnya siapa ya?" tanya nadya lagi
"Entah. Kita ikutin aja yuk" kata michelle penasaran
Kini mereka tiba di salah satu kafe dimana reynald dan perempuan itu masuki.
"Loh, itu kan samuel sama arnold. Mereka kenal sama perempuan itu?" tanya nadya penasaran
"Lu tanya gw, gw tanya siapa?" balas olivia
"Yasudah lah. Mungkin itu pacar reynald" kata michelle dengan suara yang senduh
'Kok hati gw terasa sakit ya?' batin michelle
Sedangkan di sebrang sana
"Eh, bos datang nih. Eh ada kak dita juga" sapa arnold pada reynald dan dita yang baru saja datang
"Gimana? Udah selesai persiapan nya?" tanya samuel
"Udah. Gw juga udah suruh orang di sana buat siapin semua" kata reynald dan memesan makanan.
Sedangkan di tempat lain.
Kini michelle nadya dan olivia sedang berada di cafe d'bombak. Mereka sedang asik makan samapai saat dimana olivia melihat michelle yang sepertinya ada sesuatu yang dia sembunyikan.
"Lu ga makan makanan lu ntar di embat nadya loh" kata oliv membuka suara
Michelle masih saja memainkan makanannya tak berselera.
"Hey, lu kenapa?" tanya olivia
"Hah? Enggak kok. Ga kenapa-napa" balas michelle kemudian memasukan sedikit makanan ke mut nya
"Boong banget. Nggak biasanya lu kayak gini" kata olivia lagi. Nadya? Jangan di tanya, saat ini nadya sedang asik dengan makanan nya
"Beneran. Gapapa kok" balas michelle bohong lagi
"Gw tau lu lagi mikirin siapa tu cewe yang bareng reynald tadi kan?" kata oliv membuat nadya tersedak
"Apaan sih nyet, muncrat tau" kata oliv pada nadya karena makanan nya muncrat ke arah olivia
"Beneran chelle lu mikirin cewe tadi?" tanya nadya
"Apaan sih nad liv, enggak kok. Beneran suer deh" kata michelle lagi.
"Lu boleh bohongin nadya krna emang dia ****. Tapi enggak ke gw chelle" kata olivia yang sedikit mengejek nadya
__ADS_1
"Apaan sih, kok gw di bawa bawa" protes nadya karena namanya di bawa bawa oleh olivia
"Ia sih, tapi ga usah terang terangan juga kali" kata nadya
"Udah udah. Iya gw kepikiran cewe tadi. Puas lo berdua?" kata michelle pada mereka berdua. Sebenarnya oliv dan nadya sudah tau bahwa sudah ada benih-benih Cinta yang tumbuh di hati michelle untuk reynald.
Sesudah mereka selesai makan, mereka pun kembali ke rumah michelle untuk mengantarkan michelle lalu olivia dan nadya juga pulang ke rumah mereka masing-masing
Keesokan hari nya di sekolah AIS.
Hari ini adalah hari yang sangat berat untuk michelle. Karena hari ini adalah hari pertama dia kedatangan tamu nya (wanita pasti ngerti).
Pada saat istirahat. Michelle memilih berada di kelas, dia tindak ingin kemana-mana karena perutnya sangat sakit.
Michelle memilih melanjutkan tugas dari pelajaran sebelumnya. Tiba-tiba datang nadya dan oliv sambil membawa sesuatu
"Nih" kata oliv memberikan kotak makanan pada michelle
"Dari siapa?" tanya michelle
"Dari reynald. Katanya buat lu makan" kata nadya
"Ga, balikin aja" michelle menolak
"Jangan nolak berkat chelle. Ga baik" kata nadya
"Gw bilang ga mau" balas michelle yang masih menolak
"Lu bakal nyesel loh chelle. Kayaknya sih ini buatan" belum selesai menyelesaikan kata-katanya michelle memotong nya terlebih dahulu
"Gw ga peduli ini buatan siapa, kalo gw bilang ga mau ya ga mau. Kalo lo ga mau balikin, sini biar gw balikin" kata michelle mengambil kotak makanan tersebut dan melangkahkan kaki ke arah kantin mencari yang empunya kotak makanan itu
"Michelle, jangan" teriak nadya dan oliv panik.
Kini michelle sudah berada di kantin. Dia seperti mencari cari seseorang. Saat dia menemukan orang yang dia cari, dia pun menghampiri orang tersebut
"Ini maksudnya apa?" tanya michelle dengan kemarahannya
"Ga, gw ga butuh makanan ini" kata michelle memberikan atau lebih tepatnya sedikit melembar pelan kotak makanan itu pada reynald.
"Michelle, lu kenapa sih? Reynald udah baik mau kasih lu makanan itu. Lu ga bersyukur ya? orang lain pengen banget dapat makanan dari reynald. Lu? Lu tanpa lu minta pun di kasih sama reynald" kata arnold sedikit menaikan nadanya. Dia juga marah karena makanan yang sangat di incar incar oleh banyak wanita, tapi dengan gampangnya michelle menolak dan melemparkannya ke arah reynald sahabatnya.
"Lagian siapa yang nyuruh dia kasih gw makanan? Ga ada kan? Jadi gw berhak nolak pemberian dari reynald. Dan lu nggak usah ikut campur urusan gw" kata michelle kembali marah ke arah arnold dengan penekanan di akhir kalimat.
Arnold yang sudah berdiri itupun sudah hampir maju untuk menampar pipi michelle. Tapi di tahan oleh samuel. Dia tau ini urusan michelle dan reynald. Mereka tidak boleh terlalu ikut campur.
Kini reynald berdiri. Dia mengambil kotak makan itu sembari berkata
"Kalo lo ga mau makanan ini, lo boleh buang ke tempat sampah" kata reynald berjalan ke arah tong sampah dan membuang makanan itu beserta kotak makannya juga dan reynald pergi entah kemana. Hanya dia dan Tuhan yang tau dirinya akan kemana.
"Gw tau lo lagi dapet hari pertama chelle. Tapi ga gini juga" kata arnold
Disana juga ada valery yang melihat kejadian itu. Jujur valery merasa terpukul karena makanan kakaknya di tolak dan malah kakak nya membuang makanan buatannya sendiri.
Valery menghampiri michelle, samuel, arnold, nadya dan olivia disana
"Kakak tau ga? Aku sama kak reynald hampir terlambat ke sekolah karena kak reynald menyiapkan makanan itu dulu. Aku sama kak reynald memang ga tau makanan favorit kak michelle apa? Tapi yang aku tau, makanan itu di buat dengan hati" kata valery kemudian pergi dari tempat itu bersama arnold dan samuel.
Di tempat lain, reynald sedang berada di kantornya. Dia sedang duduk di sofa yang di sediakan di kantornya
"Udah lah rey. Mungkin dia lagi ada masalah" kata dita sistennya
"Ya aku sedih aja. Makanan yang ku buat dengan hati dan dengan tulus, malah di tolak gitu aja kak" balas reynald
"Udah, biarin aja rey. Kamu harus tenangin diri kamu. Kita kan mau ke singapore buat check up, nanti yang ada hasilnya malah jelek kalau kamu ga tenang gini"
"Percepat keberangkatan kita. Aku mau besok sudah berangkat"
__ADS_1
"Loh, kita kan janjiannya sama dokter 3 hari lagi"
"Gapapa. Aku mau jalan-jalan dulu di singapore"
"Yaudah, nanti kakak atur deh semuanya. Oh iya, ulang tahun kamu gimana? Jadinya bikin dimana?" tanya dita mengenai ulang tahun reynald yang diadakan minggu depan
"Udah di atur semua sama EO nya. Kakak pastikan aja rekan bisnis kita datang semua"
"Siap. Udah, jangan marah marah lagi. Kasian nanti kalau kamu pulang trus di liat mama atau valery"
"Iya. Makasih ya kak. Besok ke rumah dulu sebelum berangkat"
"Okey"
Setelah itu reynald keluar dari ruangan nya dan memilih untuk pulang ke rumah nya. Sebenarnya ini masih jam sekolah, tapi reynald memilih beristirahat di rumahnya.
"Loh, kok sudah pulang rey" sapa mama nya dari pintu utama
"Iya ma. Ga mood belajar" balas reynald
Nadya memilih diam. Dia tau betul kalau anaknya sedang badmood artinya tidak ingin di ganggu dan lebih memilih beristirahat. Nadya juga tau betul kalau reynald sedang badmood pasti karena seseorang.
Reynald menaiki tangga menuju kamarnya. Setelah sampai si kamar dia mengambil hp nya dam mengirimkan pesan kepada samuel
'Anterin adek gw pulang. Jangan ada lecet'
Tak menunggu balasan dari yang di kirimin pesan, reynald mematikan telpon nya dan memejamkan matanya sampai dia terlelap.
Dalam tidirnya reynald merasa seperti ada yang sedang memeluknya
"Ekh, siapa ini?" reynald membuka pelan matanya
"Adik kak reynald yang tercinta" balas valery merenggangkan pelukannya
"Oh, adek. Kenapa dek?" tanya reynald
"Kakak kenapa ga jemput aku di sekolah?"
"Kakak ngantuk. Jadi kakak pulang deh"
"Hemmm. Aku kesepian tau di sekolah"
"Kan ada kak samuel"
"Ia sih, tapi ya tetep aja sepi"
"Hmm, yaudah. Kak samuel nya masih ada? Oh iya,jam berapa sekarang?"
"Sekarang jam 7. Kak samuel nungguin kakak di bawah katanya"
"Yaudah yuk turun, sekalian kakak mau makan" katanya lalu mereka berdua turun dari kamarnya reynald
"Eh rey. Sini kita makan yu" kata mamanya dari arah tempat makan
"Iya ma. Eh sam ayo makan" balas nya lalu mengajak makan samuel
"Iya rey" balas samuel
Akhirnya mereka pun makan dengan tenang. Setelah makan, reynald dan samuel memilih duduk di taman belakang rumah
"Gimana perasaan lo?" tanya samuel membuka suara
"Ya ga gimana-gimana" balasnya
"Oh iya sam. Gw besok mau ke singapore, mau check up. Gw disana seminggu dan jangan kasih tau siapapun tentang keberangkatan gw ke singapore walaupun itu michelle" lanjut reynald
"Iya rey"
__ADS_1
Dan akhirnya samuel berpamitan untuk pulang ke rumah nya.
Terima kasih sudah mau mampir ke cerita saya. Semoga kalian merasa senang dengan cerita ini and may God Bless You all. Thank You ♥♥