
Kediaman Walton: Belanda
"Honney, bangun sayang sudah pagi"
"5 menit grandma" jawab nya
"No Michelle, kamu jam 10 sudah harus di bandara kan kamu mau ke Indonesia"
"What time is it?" tanya orang yang di sapa Michelle oleh grandma
"It's 9.30 you only have 30 minutes to prepared and go to the airport" kata grandma lagi
Michelle tersontak langsung membuka mata dan bangun setelah itu dia bersiap sementara grandma keluar dan menunggu di ruang makan
"I'm ready" teriak Michelle menuruni tangga menuju ruang makan
"Honney, kamu mau bikin grandpa tuli ya? Jangan teriak teriak dong" kata grandpa dari meja makan
"Hehe, maaf grandpa" balas Michelle dengan cengiran bag orang tak berdosa
"Kamu sudah siap kembali ke keluarga kamu dan kembali ke tanah kelahiran kamu?" tanya grandma lembut
"Siap dong grandma, 'cause I really miss them" balas Michelle
"Good, nanti kapan kapan grandma and grandpa akan berkunjung ke Indonesia. Kamu jaga diri kamu dan jangan nakal disana" kata grandma lagi
"Siap grandma" balas nya lagi
Akhirnya mereka makan. Setelah makan Michelle pergi ke bandara internasional Belanda, kali ini doa tidak di temani grandma sama grandpa karena mereka ada urusan lain jadi Michelle berangkat sendirian.
"Sampai jumpa lagi nona" kata supir yang membawa Michelle ke bandara
"Baik. Terima kasih banyak pak jo sudah menjadi supir saya selama di Belanda" kata Michelle
"The pleasure is mine" balas sang supir dengan membungkukan badan tanda hormat lalu pergi meninggalkan Michelle.
1 jam menunggu pesawat, akhirnya terdengar panggilan untuk pesawat Michelle. Pesawat pun terbang menuju Indonesia. Perjalanan dari Belanda ke Indonesia memakan waktu 14 jam dan 37 menit.
Setelah perjalanan yang panjang, akhirnya Michelle tiba di bandara soekarno-hatta. Sebelum meninggalkan pesawat, dia sempat mengambil gambar dari dalam pesawat dan mengunggah foto tersebut ke sosial media nya.
Michelle_W
Michelle_W I'm back Indonesia.
123.321 likes♥
comments :
Nadya woe cok, kok ga bilang bilang kauu
Oliv otw rumah Michelle
Rama welcome sepupu
Michelle @Nadya iya lah biar supris wkwkw// @Oliv jangan dulu shayy, capek mau istirahat// @Rama thank you sepupu
Setelah mengunggah foto nya di instagram, dia pun mengemasi barang-barangnya dan segera turun dari pesawat. Setelah turun dia pergi ke tempat pengambilan bagasi untuk mengambil bagasi nya.
Setelah selesai dengan bagasi nya, dia keluar di pintu kedatangan dan mencari orang yang akan menjemputnya.
"Michele" sapa seorang wanita yabg tak lain adalah mama nya sendiri
"Hay mama. I miss you so much" balas Michelle dan memeluk mama nya
"Jadi mama doang yang di kangenin nih?" datang dari belakang seorang pria bertubuh besar yang tak lain juga adalah ayah Michelle
"Aahhh, i miss you too papa" kata Michelle dan langsung beralih memeluk papa nya
"Papa juga kangen kamu nak" balas sang papa
Dan setelah acara kangen kangenan mereka akhirnya mereka pun pulang menaiki mobil kantor milik perusahaan yang di berikan pada ayah Michelle
1 jam perjalanan dari bandara ke kediaman Walton akhirnya mereka pun tiba
"Papa, mama aku naik ke kamarku dulu ya. Aku mau tidur dulu" kata Michelle pada kedua orang tuanya.
"Baik sayang. Jangan lupa nanti malam turun untuk makan malam ya" kata ibu Michelle
"Siap ma" balasnya singkat dan langsung menaiki tangga menuju kamar nya yang sudah lama sekali ia tinggalkan
Sesampainya di kamar, dia melihat sekitar menikmati dan melepas rindu dengan kamarnya ini
"Tak banyak berubah ya" gumam Michelle sembari meniduri tempat tidur miliknya itu. Setelah melepas kangen kepada kamarnya ini, dia mengambil hp yang ada di saku celananya
Girls squad
Michelle.
Guys, gw udah nyampe rumah
Nadya.
Otw rumah lu
Olivia.
__ADS_1
Gw juga
Michelle.
Eh, jangan dulu. Gw mau istirahat dulu. Jam 6 lu pada ke rumah gw dah ya
Nadya.
Iya in
Olivia.
2 in
Read
Setelah itu Michelle mematikan hp nya dan mulai menutup matanya.
Aiyayayy disko disko di bambang
Aiyayayy disko disko di bambang
(Rington hp Michelle)
"Ekh, halo" sapa Michelle
"Woe, kita udah di depan rumah nih. Katanya jam 6 ke rumah lu" kata orang di sebrang sana
"Iya iya gw turun" kata Michelle malas dan memutuskan telfon nya
Segera dia langsung menuruni tangga dan membuka pintu untuk para curut, eh maksudnya untuk para sahabatnya masuk.
"Haiiii my luvvvv" teriak nadya yang dapat merusak telinga siapa saja yang ada di sana dan tak lama langsung di berikan jitakan oleh olivia yang berada di sebelah nadya
"Duh ileh, sakit bet telinga gw" kata olivia dan langsung mengucek telinganya.
"Ye sirik aja lo" balas nadya
"Udah udah, lo berdua mau masuk apa mau gw tutup lagi pintunya?" sebal Michelle karena mereka malah berantem di depan
"Eh, jangan dong sayang. Yukk masuk anggap rumah sendiri" jawab nadya dan langsung masuk ke rumah Michelle yang serasa rumah ini milik nadya seorang.
"Sahabat lu tuh" kata oliv kepada Michelle
"Sahabat lu juga pea" balas Michelle
"Hhaha, miss you my bestie" kata oliv lagi dan memeluk Michelle
"Me too bestie" balas Michelle dan membalas pelukannya
"Eh, ada siapa ini" tanya riana mama michelle yang baru saja datang
"Enak aja pengemis" kata nadya
"Oh, nak nadya sama nak oliv toh. Ayok masuk kita makan sama-sama" kata riana mengajak nadya dan riana ikut makan
"Hehe, iya ma" balas nadya dan oliv bersamaan.
Oliv dan nadya dah biasa memanggil kedua orang tua michelle dengan sebutan mama dan papa karena sejak lama mereka berteman dan orang tua michelle pun meminta pada mereka untuk memanggil mereka dengan sebutan seperti itu.
Di meja makan tidak ada yang bersuara sampai ayah michelle membuka suara
"Chelle, papa mau ngomong sama kamu" kata papa
"Iya pa silahkan" balas michelle jika yang tiba-tiba saja ayahnya ingin menjodohkan dia dengan anak teman kerja nya
"Papa mau sekolahin kamu di Alexander Internasional school. Selama ini kamu belum pernah merasakan taraf hidup di atas rata rata seperti teman-teman mu yang lain. Tapi saat ini karena papa baru baru saja di angkat menjadi kepala staf keuangan dan gajinya sedikit lebih besar, papa ingin manjakan kamu sayang. Papa mau memberikan yang terbaik buat kamu" kata papa nya. Ketakutan michelle ternyata salah
"Tapi pa, sekolah itu kan mahal pa. Lagian sejak kapan sih michelle berharap punya kehidupan yang mewah seperti teman-teman michelle? Dengan keadaan kita sekarang saja michelle sudah bahagia pa. Ga perlu sekolah di sekolah elit juga gapapa pa. Lebih baik papa tabung uang nya, siapin buat papa sama mama nanti kalau sudah tua, buat hal yang lebih berguna untuk masa depan pa" balas michelle dengan bijak
"Lagian sekolah bisa dimana aja pa, di negri pun gapapa toh itu juga sekolah" lanjut michelle
Tanpa di sangka air mata mama dan papa michelle terjatuh tapi dengan cepat di lap agar tidak terlalu ketahuan oleh anak mereka. Ternyata anak mereka tanpa mereka sadari sudah mengerti akan keadaan keluarganya yang dulu sangat susah sampai harus mengirimkan michelle ke Belanda bersama grandma dan grandpa nya.
"Papa hanya mau memberikan kesenangan kepada putri papa satu satunya" kata papanya kekeh
"Pah" balas michelle yang kekeh tidak mau di sekolahkan di sekolah elit
"Chelle, udah lah. Papa lu hanya ingin memberikan apa yang tidak dapat dia berikan dari dulu ke elu nya. Dengan lu menolak, nanti yang ada papa lu tambah sedih" kini oliv membuka suara
"Ia chelle. Toh nanti kalo lo beneran masuk AIS kita bakalan satu sekolah" nadya membuka suara sambil mengelus tubuh belakang michelle
Dia pun menerima apa yang dikatakan kedua sahabatnya ini
"Yaudah pa, aku mau. Asal tidak membebani papa dan mama aku ikut kemauan kalian" kata michelle
"Baik. Kamu mulai bersekolah di sana besok ya" kata papa
"Iya" balas michelle
~Skipp besok hari
"Michelle, bangun nak. Kan mau ke sekolah baru" riana membangunkan anaknya dengan lembut
"Iya ma" balas michelle dan langsung bersiap
Setelah bersiap, dia turun menuju ruang makan untuk sarapan
__ADS_1
"Morning" kata michelle sambil mencium pipi mama dan paa nya
"Morning sayang" balas mereka
Baru saja dia mendaratkan pantatnya di kursi, tiba-tiba datang 2 sahabatnya untuk menjemput dirinya
"Pagi ma, pa" sapa oliv dan nadya
"Pagi juga" balas orang tua michelle
"Yeaayyy makan" kata nadya dengan senangnya langsung menyiapkan piring tanpa di suruh
"Huh, makan aja cepet" kata michelle
Setelah makan, mereka pun berpamitan kepada orang tua michelle dan pergi ke sekolah bersama menggunakan mobil oliv karena di antara mereka ber tiga hanya oliv yang hanya di beri izin orang tua nya membawa mobil.
Setelah menempuh perjalanan ke sekolah, akhirnya merekapun tiba di AIS. Michelle terpanah dengan kemewahan sekolah yang ada di depannya ini.
"Guys, masih ada 15 menit masuk. Kita ke kantin dulu ya" kata nadya
"Woe itu perut apa karet? Ga pernah penuh" kata oliv
"Gw mau beli minum. Tadi gw minumnya kurang" balas nadya
"Eh guys, tapi gw mau ke toilet dulu deh. Pen pipis" kata michelle
"Ayo gw anterin" kata oliv menawarkan diri untuk menemani michelle
"Ga usah. Tuh gw dah liat ada tulisan nya. Ga jauh kok ya, bentaran doang" kata michelle dan langsung pergi dengan langkah sedikit berlari
Sesudah dia membuang air yang kelebihan dalam tubuhnya tadi dia pun keluar dari kamar mandi
"Ah, lega banget" gumam michelle dan langsung berjalan kembali ke kantin diaman oliv dan nadya pasti sudah menunggu nya
Saat dia berjalan, dia mendengar banyak sekali omongan dari netizen, eh dari murid murid yang ada di sekitarnya. Ada yang memuji kecantikan nya dan ada yang menghina nya.
Sementara dia berjalan dengan sedikit tergesa-gesa kareba malas mendengar celoteh dari murid murid lain, dia tidak melihat ada orang yang berjalan di depannya dan
Brukk
"Auuhhh" lirih michelle
"Eh, kamu ga papa?" tanya seorang perempuan di depan michelle
"Gapapa. Maaf saya tadi buru-buru" kata michelle
"Iya gapapa kok, gapapa kan kak?" balas perempuan itu dan bertanya pada seorang laki-laki di sebelah nya
"Kok dia ngeliat gw gitu banget ya? " batin michelle
Perempuan itu membantu michelle berdiri sedangkan yang laki-laki itu tidak bergerak sama sekali
"Kakak" panggil perempuan itu lagi
Lelaki itu pun tersadar dan hanya membalas dengan anggukan kepala dan langsung menarik tangan sang perempuan untuk pergi dari hadapan michelle
"Emang ngomong itu berbayar ya? Hemat bener mau ngomong iya doang" kata michelle lalu melanjutkan perjalanan ke kantin
Tiba di kantin dia bertemu dengan sahabat sahabatnya yang sudah menunggu nya sedari tadi
"Darimana aja" tanya oliv
"Tadi gw dari toilet trus bertabrakan dengan seseorang" jawab michelle
"Terus lu ga papa kan? Ga ada yang luka kan?" tanya nadya panik
"Gapapa kok untuk ada yang bantuin gw berdiri" jawab michelle lagi
"Siapa?" tanya oliv
"Ga tau, yang gw tau yang bantu gw berdiri adalah adik dari yang gw tabrak" jawabnya lagi
"Nah tuh dia" tunjuk michelle pada seseorang.
"Astaga michelle. Lo nabrak dia?" tanya nadya
"Iya emang kenapa?" tanya michelle
"Dia itu Reynald anak pemilik sekolah ini" jawab oliv dengan nada datar
"Oh, holang kaya" kata michelle dengan nada mengejek
"Astaga michelle. Lu kenapa sih? Dia bukan hanya kaya tapi juga ganteng dan most wanted sekolah" kata nadya dengan girang
"Biasa aja" balas michelle yang di balas dengan tatapan mengerikan dari nadya
"Awas aja nanti tiba-tiba lu jadi suka sama dia" kata nadya
"Ga bakal nad. Ambil dah sana" balas michelle lagi
"Awas nanti jatuh cinta loh chelle" oliv membuka suara
"Ga bakal oliv" jawab michelle kekeh
"Okey, kita liat aja nanti" balas oliv terkekeh
FYI: kalo di pengenalan tokoh author bilang kalo ayah michelle hanya karyawan biasa, disini author ganti ya. Sekarang ayah michelle naik jabatan menjadi kepala staf keuangan yang gajinya juga belum gede gede amat tapi cukup untuk menyekolahkan michelle dan untuk kehidupan mereka.
__ADS_1
Terima kasih sudah mau mampir ke cerita saya. Semoga kalian merasa senang dengan cerita ini and may God Bless You all. Thank You ♥♥