Multiverse Love

Multiverse Love
AKU


__ADS_3

Namaku Naura. Iya, cuma satu kata saja. Tapi kalau kalian ingin tahu nama lengkapku, boleh, Ida Ayu Naura Candra Pradiptya, panjang? Ayahku yang memberi nama itu, setidaknya itu kata ibu. Jadi, aku harus percaya.


Aku lahir di Denpasar, 1998. Sejak umur 6 tahun aku diboyong bapakku ke Jakarta dan tinggal di rumah paman. Pak De Nanda namanya, saudara ibuku. Tumbuhlah aku menjadi anak metropolitan yang katanya keren itu. Dulu, aku pikir Jakarta dan Bali itu sama saja dan ternyata tidak. Banyak gedung-gedung tinggi menjulang menembus awan, jelas lebih tinggi dari pohon kelapa tertinggi. Hehe. Sampai akhirnya pada tahun 2013, aku pindah lagi ke Bali, karena bapak dan ibukku telah dipindah tugas. Sekarang aku tinggal di rumah peninggalan kakek bersama bapak, ibu dan si bibi—pembantuku, di dekat Taman Kota Lumintang, Denpasar.


Bapakku adalah seorang kepala sekolah di sebuah SMP Negeri di dekat tempat tinggal kami. Sementara ibuku adalah gurunya. Iya, maksudku, ibuku menjadi guru di SMP yang sama.


Oh ya, aku adalah anak tunggal. Tak punya adik ataupun kakak yang bisa menemaniku. Entah untuk bermain, mengobrol atau bercerita tentang si dia. Jadi, kupelihara saja si Kenan untuk menemaniku. Aku yang menamainya, terinspirasi dari nama seseorang. Dia yang masih bersemayam sebagai kekasih dalam hatiku. Maaf Nan, biasa kupanggil dia, Nan. Dia adalah seekor anjing. Bukan, bukan si Kenan yang itu, tapi si Kenan yang ini. Ingat, si Kenan yang ini. Sstt ... jangan kasi tahu Kenan yang itu ya. Hehe. Nanti dia marah dan tak jadi datang ke rumah.


.o.O.W.O.o.

__ADS_1


Aku anjingnya Naura.


Heh?


Bukan! Aku Kenan yang asli. Perlu kukasi tau nama lengkapku ? Nanti aja deh. Kalau namaku ini, ibuku yang kasi. Katanya, bapakku sedang bekerja waktu kulahir. Dia adalah seorang koki di sebuah kapal pesiar mewah. Sebenarnya dia mau pulang, tapi udah mau abis kontrak, gak jadi deh.


Sebelum menikah, ibuku adalah seorang asisten manager di sebuah hotel mewah di wilayah Nusa Dua. Ya kan buk?


"Ne lagi buat novel, Buk, yahh."

__ADS_1


Yaudah aku bantu ibuku angkatin jemuran dulu, biar gak durhaka, nanti dikutuk jadi batu.


o.O.W.O.o


Waktu itu, aku masih seorang siswi di salah satu SMA Negeri di Denpasar, tak lama lagi lulus.


Hari-hariku saat itu, ya sama seperti remaja perempuan pada umumnya. Setiap bulan kedatangan tamu. Hehe. Bukan, maksudku adalah hari-hari yang dipenuhi dengan kisah cinta yang rumit dan penuh drama, itu kisah dari novel yang kubaca. Hehe.


Sampai suatu saat kejadian aneh menimpaku. Kejadian tentang kisah cinta yang tak pernah dialami orang lain, atau setidaknya karena mereka tidak membuat novel, jadi aku tak tahu.

__ADS_1


Jadi, kisah itulah yang ingin kuceritakan, siapa tahu kalian juga pernah.


Inilah kisahku, tentang dia ... Dia yang muncul tiba-tiba di bawah pohon bunga sakura ....


__ADS_2