My Diary

My Diary
BAB 10


__ADS_3

"Itu kan punya Hana kok bisa ada sama kakak ?"tanya Hana dengan wajah yabg sangat terkejut.


"Hah ? i i itu waktu itu ka mu"Yuki semakin gugup.


"Atau mungkin Hana lupa ya salah letak kedalam tas kakak"kata Hana mencoba memaksa ingatannya.


"Bukan itu Hana ingat nggak waktu kakak lagi olahraga pagi dengan papa , Hana pakai kamar mandi tamu ketinggalan disitu"jelas Yuki.


"Oh yang waktu itu pantas Hana bingung bra Hana yang ini kok nggak ada tapi kok nggak kakak balikin langsung ke Hana ?"tanya Hana.


"Takut kamu malu,karna waktu itu kan kita belum nikah" jawab Yuki.


Hana tersenyum malu.


*Dan berkat bra itu aku hampir gila membayangkan ukurannya* batin Yuki.


"Hari ini kita kerumah kamu kan kita beli oleh-oleh apa ?"tanya Yuki.


"Ayah suka martabak,Mama suka buah mangga kalau Novi suka anggur kak pilih salah satunya saja"jawab Hana.


"Kok pilih salah satunya semuanya dong nanti kita beli parcel buah dan 1 kotak martabak saja"jawab Yuki.


"Jangan kak mahal disini parcel buah hampir 400.000 kak kalau martabak cuma 23.000 mending martabak saja"kata Hana menyela pernyataan Yuki.


Yuki tersenyum di pegangnya kedua pipi istrinya itu.


"Sayang kamu mau apapun selagi aku mampu akan aku berikan jadi jangan sungkan-sungkan untuk memintanya,ingat aku ini suamimu jadi wajib untuk membuatmu bahagia apapun itu jangan dipendam ya" kata Yuki.


Hana mengangguk,Yuki tersenyum lalu mencium dahinya.


"Ayo kita pergi"ajak Yuki sambil menarik tangan Hana.


Sesampainya di pasar....


"Bu pesan martabak kacangnya 1 kotak ya"seru Hana.


"Lho, kamu ya biasanya pesan 3 potong tumben 1 kotak ?"tanya ibu Siti.


"Hahaha ibu ingat saja, itukan karna uang jajanku terbatas maklum masih SMA"jawab Hana.


"Iya deh,mana teman-teman kamu yang super heboh itu ?"tanya ibu Siti.


"Ya dirumah mereka dong bu, kami kan menunggu ijazah keluar saya juga kan sudah..."


"Sayang aku sudah beli parcelnya ini,martabaknya bagaimana ?"tanya Yuki.


Ibu Siti terkejut.


"Sayang ? ini pacarmu ya,katanya kemarin jomblo sejati"tanya ibu Siti.


"Tidak bu ini kak Yuki suamiku"jawab Hana.


"Hah suami ? kamu sudah menikah ?"tanya ibu Siti dengan tatapan tak percaya.


"Iya bu,baru kemarin nikahnya"jawab Hana.

__ADS_1


"Kenal dimana toh ndok ? lanange ganteng iki lho" tanya ibu Siti.


"Hahaha ini saudara jauh abang ipar saya bu, saya dilamar bu"jawab Hana lembut.


"Senang ibu ndok,ini lho nak Si Hana kalau setiap hari minggu kalau kepasar slalu mampir kemari anaknya baik nggak pernah pacaran berkat dia martabak ibu laris ibu sempat berpikir untuk menjodohkannya sama keponakan ibu yang dijakarta eh sudah nikah saja, jangan sakiti Hana ya nak dia anaknya baik banget sopan cantik lagikan"jelas bu Siti.


"Ibu Siti jangan gitu ih malu tau"kata Hana salah tingkah.


Yuki tersenyum melihat kelakuan ibu Siti yang memuji istrinya itu.


"Ini martabaknya sudah selesai nah"kata bu Siti sambil memberikan bungkusan martabak.


"Ini uangnya bu"kata Hana sambil mengeluarkan selembar uang.


"Nggak usah bayar anggap saja sebagai hadiah pernikahan kalian maaf ibu tidak bisa memberikan apa-apa"kata bu Siti.


"Ibu jangan seperti itu dong ? ini terimalah"paksa Hana.


"Tidak kalian bawalah itu nanti rasanya berkurang" kata bu Siti.


"Baiklah kalau begitu kami permisi dulu bu assalamu alaikum"kata Hana sambil mencium tangan ibu Siti.


Begitu juga Yuki.


Merekapun berlalu.


Di rumah keluarga Hana....


"Tok tok tok....."Yuki mengetuk pintu.


"Ah akhirnya datang juga dari tadi ditungguin tahu, ayo masuk-masuk"seru Mama Hana.


Hana dan Yuki pun masuk.


"Yey pengantin baru sudah datang,gimana...?"tanya Sumi.


"Gimana apanya ?"tanya Yuki.


"Ya itu"kata Sumi pelan.


"Anak kecil belajar yang rajin dulu"kata Yuki.


"Ih siapa yang anak kecil aku dan kak Hana cuma beda 2 tahun saja kok"kata Sumi.


"Kamu kenapa jadi semakin nyolot sih"kata Yuki.


"Ih kak Hana kenapa sih mau sama kak Yuki dia itu jahat tahu kak"kesal Sumi.


"Hahaha ada-ada saja,oh ya Ma Novi kemana ?"tanya Hana sambil melihat kanan-kiri.


"Ada tuh dikamar mengurung terus nafsu makannya juga menurun"kata Mama Hana sambil membuka kotak martabak.


"Tumben dia nggak ada nafsu makan biasanya paling gercep dia"kata Hana.


"Ntah Mama juga bingung coba gih kamu lihat dulu" kata Mama Hana.

__ADS_1


"Okelah aku kesana dulu"kata Hana beranjak ke kamar Novi.


Sesampainya dikamar Novi.


"Tok,tok,tok"Hana mengetuk pintu kamar novi.


Tak lama kemudian Novi membuka pintu kamarnya.


"Surprise......."seru Hana.


"Kaget aku"kata Novi sambil tersungkur kebelakang


"Hahaha akhirnya aku berhasil membuatmu jantungan sumpah lucu"tawa Hana pecah.


"Apanya yang lucu kalau tadi pinggangku patah bagaimana coba ?"tanya Novi dengan wajah kesal.


"Ya sorry lah wajah kamu itu lho tadi aneh gimana gitu hahaha"kata Hana sambil masuk kedalam kamar Novi.


"Ngapain kesini,kangen ya ?"tanya Novi.


"Jadi nggak boleh ni datang lagi kekamar princess Novi"kata Hana.


"Bukan gitu nanya doang pun salah sensi banget sih" kata Novi.


"Kamu tuh aneh banget tiba-tiba nanya kayak gitu tanya kabar kek apa kek"kesal Hana.


"Iya iya gimana kabarnya kak Hana yang tercinta ?"


tanya Novi.


"Serius nggak cocok banget dengan karakter aslimu palsu tahu nggak hahaha" ejek Hana.


Novi tidak memberi respon pada candaan dari kakaknya itu pikirannya melayang jauh karna kegalauan yang tingkat tinggi.


"Hmm besok aku akan ikut dengan suamiku aku harap kamu jangan merindukan aku ya"goda Hana.


"Suami ya haha aku baru sadar kau sudah menikah dengan kak Yuki"ketus Novi.


"Kamu kenapa sih tiba-tiba berubah jadi cuek begini, apa aku ada salah padamu ?"tanya Hana sambil menatap tajam kearah Novi.


"Ah tidak aku hanya merasa kurang sehat saja,jadi ya semangat pun sudah berkurang rasanya huh..."jawab Novi sambil menggerakkan tubuhnya.


Hana mendekati Novi dan memegang dahi Novi lalu memegang dahinya sendiri.


"Ah sama kok, kamu mengada-ada pembicaraan ya, cepat katakan ada apa ?"tanya Hana lagi.


"Nggak berpengaruh kali memangnya dengan begitu bisa mengukur kesehatan seseorang apa"jawab Novi.


"Hmm dari lahir kita sudah tumbuh bersama aku tahu dirimu bahkan tahi lalat yang dibagian daerah terlarangmu pun aku tahu tapi hatimu seperti ada yang tidak beres jadi katakan padaku"paksa Hana.


"Jangan sok tahu kamu tidak tahu apapun tentangku"teriak Novi.


Hana terkejut mendengar teriakan Novi terhadapnya yang tak pernah terjadi sebelumnya.


BERSAMBUNG......

__ADS_1


Jangan Lupa Like,komen dan Vote ya guysss kalau ada poinnya Ha Ha Ha......


__ADS_2