
Pernah kah kalian berfikir ingin menjadi orang kaya??
Saya yakin pasti semua mau jadi orang kaya namun sekaya apa sih yang kalian mau??
Orang yang saya sayangi pernah bilang sama saya kalau jadi orang kaya itu enak kan bisa membeli apa saja ..
Selama punya uang mah apa juga bisa di lakuin..
Hal ini sering membuat saya berfikir bahkan sampai sekarang pun banyak hal yang saya pertanyain tentang hal ini..
Benarkah kalau saya kaya saya bisa beli apa saja dan bisa punya apa saja?
Berati di dunia ini yg berkuasa uang donk???
Kalau saya jelas tidak mau uang yang berkuasa yang berkuasa ya harus saya lah ,
Buat saya hidup susah ok selama saya tak di kendalikan sama uang, kalau manusia sudah di kendalikan dengan uang percalah kalau mata dan hati kita akan di butakan dengan keserakahan.
Saya boleh iri dengan kekayaan orang lain namun saya tak ingin menjadi orang yang saya iri kan apa lagi sampai saya melupakan diri sendiri.
Cobalah buat daftar kalau jadi orang kaya apa yang akan kalian lakukan..
Kalau jadi orang kaya mau beli mobil yangg limitid edision .
Kalau jadi orang kaya mau beli rumah yang mewah .
Kalau jadi orang kaya mau punya hp yang paling canggih.
Kalau jadi orang kaya mau keliling dunia.
Kalau jadi orang kaya mau ....
Buat lah berbagai daftar dan coba pikirkan matang matang dengan perlahan apakah semua daftar yang kalian tulis dapat memuaskan diri kalian?
Dapat kah setiap daftar yang kalian buat membuat hidup kalian menjadi bahagia?
Kalau saya pernah berfikir kalau saya jadi orang kaya saya mau buat sebuah rumah yang besar dan akan saya buat taman di sekeliling rumah saya lalu saya akan buat perkebunan di daerah rumah saya , akan saya bikin tempat perternakan bila perlu saya buat hutan agar saya dapat menampung berbagai hewan yang membutuhkan pertolongan dan memerlukan tempat tinggal.
__ADS_1
Bahkan saya pernah berfikir suatu saat saya ingin membangun sebuah tempat di mana dapat menampung anak anak yang teraniaya secara mental dan fisik.
Saya pernah berfikir untuk membuat tempat di mana tak akan ada lagi yang terluka karna keegoisan para orang tua yang menelantarkan anak anak mereka dan keegoisan para anak yang melupakan jasa orang tuanya.
Naif itulah yang saat ini saya sadari.
Karna saya menyadari saat ini saya tak benar benar memahami konsep arti kaya yang sesungguhnya.
Karna sejujurnya banyak orang orang yang saya lihat memiliki kekayaan yang berada di atas rata rata namun tetap berusaha memperkaya diri.
Orang terkasih saya pernah bilang kalau dia punya 2m .
Hal yang akan dia lakuin adalah depositoin uang itu dan setelah itu dia hidup santai dari bunga deposito..
Dalam hati saya saat terkumpul 2m sudah umur berapa ya???
Trus apa ia nilai nya masih sama?
Jaman nya saya sekolah sd saya pegang uang seribu tuh dah bisa jajan banya broo secara 25 perak dulu berlaku , lah sekarang 100rb aja cuman bertahan sehari kalo mau hemat ya bisa lah tiga hari..
Kalu mau lebih miris lagi ya bertahan dua minggu buat makan indomi pagi malem ..
Karna jujur nilai uang tidak akan sama dari satu masa ke masa berikutnya.
Saya pernah mendengar sebuah cerita.
Ada pedagang yang merasa tidak puas dengan penghasilan yang dia dapat hari itu jadi dia buka toko lebih lama dari pada hari2 hari sebelumnya.
Dia berfikir ia akan dapat uang lebih jadi dia buka lebih lama dan meski tak seramai pada saat pagi dan siang hari namun tokonya tetap ada pengunjung..
Sampai tanpa dia sadari dia ketiduran karna lelah buka toko dari pagi hingga larut malam .
Tokonya sampai jam 10 malam ia buka dan terkadang ia ketiduran karna lelah akhirnya tanpa ia sadari saat saat ia tertidur ada saja yang masuk ke tokonya dan mengambil beberapa barang tanpa ia ketahui.
Saat ia akan menutup tokonya ternyata ada preman yang berkeliaran dan para preman ini meminta beberapa barang yang ada di tokonya ..
Karna ia takut jadilah ia memberikan apa yang di minta para preman tersebut..
__ADS_1
Sebenarnya selama kita tidak serakah dan kita tak pernah lupa bersyukur akan Kuasa dari Sang Pencipta, kita tuh tanpa sadar sudah memiliki kekayaan yang luar biasa.
Saya meski tak memiliki rumah yang mewah bahkan saat ini saya tinggal dengan mertua dan rumah bukan punya saya tapi setidak nya saya tak harus tinggal di luar.
Saya dapat menghindar dari cuaca panas dan dari cuaca yang dingin.
Saya meski tak memiliki uang yang banyak namun saya tetap dapat memakan makanan yang layak .
Meski hanya telor ceplok atau pun telor dadar setidaknya masih bisa makan .
Meski saya tak memiliki baju baju yang mewah bahkan beberapa di dapat dari orang orang atau pun baju baju sponsor sebuah produk namun saya masih memiliki pakaian layak pakai yang dapat membuat saya hangat di saat musim hujan dan dapat melindungi saya di saat musim panas.
Jadi sebenarnya kekayaan yang sesungguhnya saya miliki adalah apa yang telah saya miliki saat ini..
Hal yang saya sadari bila kekayaan yang saya kejar adalah materi yang tak akan ada habisnya maka hidup saya akan sangat sia sia karna saya akan melupakan apa yang saya miliki saat ini.
Percayalah pada saat kita sudah memiliki segalanya dan kita bersyukur akan apa yang kita miliki maka di sana kita akan menemukan harta yang paling berharga .
Harta yang paling berharga bukan lah kekayaan yang merupakan materi yang sewaktu waktu dapat hilang namun harta sesungguhnya adalah keluarga yang kita miliki .
Keluarga yang peduli akan diri kita di kala kita sakit.
Keluarga yang akan siap menolong kita di saat kita terjatuh .
Keluarga yang akan memberikan senyuman dan pelukan hangat di saat kita terluka.
Keluarga yang tak akan pernah meninggalkan kita di saat kita salah jalan.
Percayalah mereka lebih berharga dari pada uang .
Karna saat kalian menjadi orang terkaya sekalipun belum tentu kalian dapat membeli sebuah kebebasan.
Saat kalian memiliki uang yang banyak yakin lah uang kalian tak akan pernah dapat membeli sebuah ketulusan.
Jadi masih kah kalian mengejar kekayaan yang hanya berupa materi yang dapat hilang setiap saat ?
Atau kah kalian ingin menjaga harta kalian yang sesungguhnya ?
__ADS_1
Di saat kalian telah memiliki keluarga yang menyayangi dan peduli dengan kalian maka jagalah keluarga kalian karna merekalah harta kekayaan yang sesungguhnya.