My Diary

My Diary
7


__ADS_3

...Ketertarikan bule...


Aku punya saudara yang tinggal di Kanada. Musim panas tahun lalu, dia dan keluarganya mengunjungi Indonesia dan menginap di rumahku selama sebulan lebih.


Namanya adalah Jessie. Dia dua tahun lebih tua dariku, bahkan aku menganggapnya sebagai kakakku sendiri. Dia sangat baik dan ramah.


Jessie belum bisa bahasa Indonesia, jadi aku agak sulit berkomunikasi dengannya karena aku sendiri kurang bisa bahasa Inggris. Ya bisa sih, tapi hanya dasarnya saja seperti 'hello, thank you, sorry' dan lain-lain.


Meskipun begitu aku merasa nyaman saat berada dekatnya, karena sifatnya yang hangat. Kita sering bermain game bersama. Oh ya, dia sukanya main among us. Kami juga sering berkebun bersama, bahkan membaca bersama. Pokoknya, Jessie adalah salah satu sepupu terbaikku!


Sampai suatu saat aku ingin sekali Jessie menggangap Indonesia itu negara yang sangat hebat seperti negara-negara maju lainnya. Aku memang punya sikap nasionalisme yang lumayan tinggi. Aku ingin Indonesia dikenal dunia.


Aku berbincang dengan bundaku tentang hal ini. Bunda bilang aku boleh mengajak Jessie berkeliling kota Bandung asalkan tidak jauh-jauh.


Keesokan harinya aku, Bundaku, Jessie, dan tante Lopez (ibunya Jessie) pergi berkeliling kota. Aku adalah pemandu mereka. Hehe, aku senang sekali karena aku merasa seperti orang dewasa.

__ADS_1


Pertama aku membawa mereka naik kereta api di stasiun Rancaekek sampai stasiun Bandung. Jessie bilang dia belum pernah naik kereta di Kanada, ini adalah pengalaman pertamanya dan dia menyukainya karena dapat melihat pemandangan yang begitu hijau. Ya, selama di kereta api kita melihat banyak sawah dan gunung, juga pemandangan kota metropolitan saat sudah dekat ke stasiun Bandung.



Bundaku mengajak kami ke museum geologi dan taman lalu lintas. Kami banyak berfoto di sana. Aku juga mengajari kak Jessie mengenai sejarah Indonesia yang aku tahu di museum meskipun dengan kemampuan bahasa Inggris ku yang alakadarnya. Untungnya dia mengerti semua perkataan ku.


Keesokan harinya aku memutuskan untuk makan di restoran. Aku sibuk memilih restoran cepat saji, tapi bunda menyarankan untuk pergi ke restoran padang. Tadinya aku agak ragu, bagaimana kalau Jessie dan Tante Lopez tidak suka?


Ternyata pemikiran itu salah. Mereka sangat menyukai masakan Padang. Tante Lopez bilang sangat menyukai rendang. Ya, rendang juga adalah favoritku. Waktu aku tanya kak Jessie suka apa, dia bilang dia suka rendang dan telur balado juga.


Ah, aku senang sekali dapat memperkenalkan keunikan dan keindahan negara Indonesia kita yang tercinta ini! Aku bangga jadi anak Indonesia!


...Unicorn wars...


Unicorn wars adalah kartun bergenre komedi-fantasi-horor yang menceritakan peperangan antara unicorn dengan tentara beruang yang super imut.

__ADS_1



(Note: Beruang yang biru namanya Azulin/Bluey, yang pink Gordi)


Terlihat sangat imut kan? Aku mau cerita nih, pengalamanku menonton kartun ini.


Awalnya aku tahu film ini dari tiktok, aku lihat trailer nya dan astaga sangat imut sekali, akhirnya aku menonton film ini di google play film karena penasaran. Memang aku ini penggemar kartun, apalagi yang imut-imut.


Waktu mulai menonton, di menit-menit pertama aku merasa agak aneh. Wah, kenapa suasananya dark begini? Tapi pemandangannya bagus banget sih.


Dan setelah aku tonton sampai tengah-tengah, astaga... ini bukan film anak-anak toh. Adegannya brutal banget dan sadis banget seperti happy tree friends. Tapi menurutku ini lebih sadis. Mungkin karena grafiknya 2D-3D?


Aku gak mau spoiler sih. Pokoknya aku shock banget setelah nonton ini karena waktu aku lihat trailer/teaser nya nggak ada adegan sadis sama sekali. Yang ada cuma adegan teddy bear sedang berlatih jadi tentara gitu loh.


Awalnya agak trauma, tapi setelah dipikir-pikir kartun ini punya makna yang sangat dalam bahkan aku sendiri kebingungan. Tapi aku masih kasih 4 bintang lah buat ni film. Tuh kan malah nge review.. 😂

__ADS_1



__ADS_2