MY Doctors Bedah

MY Doctors Bedah
Episode.04


__ADS_3

"Perkenalkan ini anak saya sekaligus CEO baru di perusahaan Wiliam group. Alexander William.


Rara POV


A-apa! aku terkejut , orang yang aku temui di taman tadi adalah Alexander William yang aku kenal adalah anak dari om David sahabat ayah. aku melihat banyak para gadis gadis yang memandang Alex dengan tatapan kagum dan memuja.


" Selamat malam para hadirin yang terhormat,,


saya ingin mengucapkan terima kasih karena telah menyempatkan waktu untuk datang dan memenuhi undangan acara ini. Jujur saja awalnya saya sempat menolak kerena saya sangat ragu dalam menerima tawaran dari orang tua saya untuk manjadi CEO baru di perusahaan yang telah dibangun dari nol dengan susah payah dan penuh dengan kerja keras. tapi ada seseorang wanita yang mengatakan bahwa,"jika saya di berikan tanggung jawab ini artinya saya adalah orang hebat dan orang yang memberikan tanggung jawab ini yakin bahwa saya bisa dipercaya dan dapat bertanggung jawab . Mendengar kata kata mungkin sedikit sombong tapi itu membuat saya menjadi yakin untuk menerima tawaran dari orang tua saya.


mendengar kata-kata Alex membuat ku merasa malu.


" Jadi dia berbicara itu tadi tentang dirinya sendiri?"aku pikir dia membicarakan temannya atau saudara nya, entah mengapa aku begitu senang saat dia mengambil keputusan itu.


"Siapakah sosok wanita itu?"apakah dia ada di antara tamu undangan ini, Ucap sang MC yang berada di samping Alex.


"Ya, wanita itu ada disini.


"Bisakah anda memberi tau kami siapa sosok wanita itu yang membuat anda yakin untuk menerima tawaran ini?" tanya sang MC yang penasaran.


" Dia adalah....


Rara Dwi Pramudia Diningrat.


Deg!


Deg!


Deg!


Deg!


" Aku sangat terkejut di menyebut kan nama ku, dan aku yakin sekarang pipiku sedang merah merona seperti kepiting rebus karna malau mendengar bisik bisik dari para tamu yang hadir.


"Apa dokter yang terkenal itu dari Amerika hospital.


" dokter pintar itu


" dokter muda yang berbakat


" masih banyak lagi bisik bisik yang aku dengar, aku merasa ada seseorang yang menepuk pundak ku


"Ara !?" Aku menoleh dan melihat Rayhan yang sedang melihat ku.


" E-ehh!"iya Ray ada apa?" tanya Rara dengan terkejut.


" ayok kita pulang ajak Rayhan dengan wajah datar dan berbicara dingin tandanya Rayhan sedang marah.


" T-tapi...." Aku kembali menatap Rayhan yang masing memang wajah datar nya itu.


" Baiklah" setelah itu aku menatap panggung tempat Alex berdiri tadi, tapi dia tidak ada lagi," kemana dia pergi nya?". Rayhan langsung menarik tangan ku untuk keluar dari kediaman Wiliam dan berjalan ke arah mobil yang terparkir di halaman mesion itu.


Alex POV

__ADS_1


Aku melihat Rara dari atas panggung ini. wajah nya sangat merah membuat nya terlihat sangat manis dan imut, tunggu dulu apa yang sedang aku pikir kan! aku berniat untuk berterima kasih ke pada nya namu saat aku ingin mendatangi nya aku melihat ada seorang pria datang dan menepuk pundak Rara. tapi siapa pria itu?" aku melihat mereka sedang berbincang saat itu juga pandangan ku dengan pria itu bertemu dan dia menatapku dengan tajam dan rahang nya juga terlihat mengeras. dia langsung menarik Rara keluar dari kediaman ku. Entah kenapa melihat itu aku sangat marah, Ada apa dengan ku?.


Rayhan POV


Setelah mengantar Rara pulang aku langsung menuju ke apartemen ku. Entah kenapa aku sangat marah saat pria itu menyebut nama rara di acara nya itu. Ya aku cemburu, karna aku sangat menyukai dan mencintai Rara dari kami masih kecil. Jika saja saat kami kuliah pria brengsek itu tidak menyakiti hati Rara aku pasti sudah mengatakan perasaan ku padanya tapi aku tau Rara masih trauma untuk merasakan lagi cinta dalam hidupnya. itu lah yang membuat aku tidak akan membiarkan pria mana pun untuk mendekati rara, karna aku tidak ingin Rara disakiti lagi.


Author POV


Hari ini Rara membawa mobil kesayangan nya karena setelah pulang dari rumah sakit ia akan ke rumah tuan David Smith Wiliam. pada saat Rara sudah berada di rumah sakit banyak para karyawan dan staf rumah sakit memberikan salam. karna Rara adalah salah satu dokter yang dihormati dan disegani di Amerika hospital ini. walaupun dia adalah dokter termuda prestasi nya tidak akan diragukan lagi Karan pada saat usinya 24 tahun ia mendapat gelar prof.Dr ahli bedah.


Ia segera menuju ke ruangan nya yang berada di lantai 12 di rumah sakit itu. Dia langsung merebahkan tubuhnya di sofa , karna hari ini Rara memiliki jadwal check up pasien dan akan melakukan operasi bedah, masih ada sisa1 jam lagi waktu nya sebelum ia memulai hari yang melelahkan ini. setelah merasa cukup untuk merebahkan tubuh nya ia lalu berjalan menuju meja kerja nya untuk memeriksa data data pasien yang akan melakukan check up dan data pasien yang akan di operasi nanti.


Tok...tok...tok


Ia langsung melihat ke arah pintu saat mendengar ketokan pintu ruangannya.


" Masuk!" Rara melihat Rayhan memasuki ruangan nya.


" Ada apa Ray?" tanya Rara saat sudah melihat Rayhan yang sudah duduk di hadapan yanya.


" Hmmm, kamu nanti malam ada acara?"


" Seperti nya ada" jawab Rara.


"Padahal aku ingin mengajak kamu makan malam Ra" kata Rayhan dengan nada lemas dan kecewa.


" Maaf Ray bukannya aku tidak mau, tapi aku nanti malam ada urusan.


" Oke!" Rayhan langsung tersenyum saat mendengar jawaban dari Rara.


...****************...


Tidak terasa Rara baru saja selesai operasi yang ke tiga dan dia langsung membersihkan badannya agar steril. setelah bersih dia langsung keluar dari rumah sakit dengan mengendarai mobil kesayangan nya menuju ke kediaman keluarga david Smith Wiliam.


Mobil Rara memasuki pekarangan rumah keluarga Wiliam, ia segera memarkirkan mobilnya lalu bergegas ke depan pintu rumah, ia pun menekan bel pintu tak lama dari itu pintu terbuka dan terlihat seorang wanita paruh baya yang menggunakan baju khas seorang kepala pelayan.


"Maaf!"anda siapa?" tanya kepala pelayan tersebut dengan ramah dan sopan.


" saya adalah dokter dari nyonya Berliana.


" oh" maaf kan saya, silahkan masuk dokter....?" wanita tersebut menggantung kan ucapannya Karan dia tidak tau nama dokter tersebut.


" Rara!" ucap Rara karna dia tau bahwa wanita ini tidak tau namanya, lalu pelayan tersebut menuntut Rara menuju ke dalam ruang keluarga Wiliam.


" saya akan memanggil kan nyonya Berliana dulu, silahkan anda duduk dok, lalu kepala pelayan tersebut pergi untuk memanggil nyonya Berliana.


" saat menuju ke tempat yang ditunjukkan oleh kepala pelayan itu Rara melihat ada Seorang perempuan yang sedang menonton televisi sambil memakan buah buahan. Gadis itu memiliki wajah cantik dan kulit yang putih.pipinya yang agak berisi membuat dia tampak imut, gadis itu menyadari bahwa ada yang datang dan gadis itu pun langsung berdiri dan menyambut Rara kedatangan dokter Rara dengan ramah.


" Hai!" siapa kamu?" perkenalkan saya Nabila Syahara Wiliam panggil saja nabila," gadis itu mengulurkan tangannya ke Rara.


" saya Rara Dwi Pramudia Diningrat, panggilan saja dokter Rara atau rara saja boleh," ucap Rara sambil menerima uluran tangan Nabila.


" nama anda sangat bangus dokter Rara.".

__ADS_1


" namamu juga sangat bagus nabila ucap Rara," mereka terus berbincang hingga terlihat lah seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik berjalan ke arah meraka.


" Selamat malam dokter" Terima kasih karena anda sudah berkenan ke rumah saya," ucap Berliana sambil tersenyum.


"Selamat malam juga nyonya Berliana," mari kita langsung saja pemeriksaan nya," ujar rara dan di balas anggukan oleh nyonya Berliana.


" Rara membuka tasnya yang berisikan alat alat medis yang akan digunakan dan mulai memeriksa keadaan jantung nyonya Berliana.


" Keadaan anda mulai membaik nyonya. pesan saya agar. anda menjaga pola makan dan jangan lupa untuk mengkonsumsi obat-obatan yang sudah saya resep kan dengan rutin dan jangan lupa satu lagi pesan saya untuk tetap berolahraga . ucap Rara sambil membereskan alat medis yang digunakan.


" Baiklah dokter saya mengerti!" ujar Berliana sambil mengangguk kan kepala.


" kalau begitu saya permisi, Selamat malam, ucap dokter Rara lalu pergi meninggalkan kediaman Wiliam, saat berada di tempat mobilnya terparkir ia melihat Alex baru saja keluar dari mobil sport hitamnya. Pandangan merekam pun bertemu tapi dengan cepat Rara masuk kedalam mobilnya, lalu keluar dari pekarangan rumah Wiliam.


"Rara mengarah mobilnya ke arah pinggiran perkota Amerika, ia memasuki sebuah taman yang indah dan terdapat rumah pohon yang berada di taman itu.


Rumah pohon itu adalah hadiah dari ayahnya pada saat ulang tahun yang ke 7 tahun.


" rara menaiki tangga yang ada di rumah pohon itu.rumah pohon itu adalah tempat dia bermain semasa kecilnya dengan seorang anak laki laki.


flashback on.


"Seorang gadis kecil sedang bermain ayunan yang ada di taman tersebut. tiba-tiba ia melihat sosok anak laki laki yang berjalan ke arah dia. gadis kecil itu langsung melihat wajah nya, ia melihat ada seorang anak laki-laki yang tersenyum ke padanya.


" Hai!" sapa anak laki laki itu.


" Hai juga!" jawab gadis kecil itu


" Siapa nama mu?" tanya gadis kecil itu dengan imut


"hmm nama ku....


Anak laki laki itu menggantung kalimatnya seakan dia bingung ingin menjawab apa.


" panggil saja aku dengan prince dan aku akan memanggil mu dengan princess?" sambung anak laki laki itu.


"Baiklah prince" sambil tersenyum manis. mereka lalu bermain bersama di taman itu dan bermain di rumah pohon yang ada di taman itu.


flashback off.


rara tersenyum saat mengingat kembali kenangan dia bersama prince nya di mana dia setiap weekend mereka akan bermain di rumah pohon itu. Malam ini sunyi dan indah Karan ditemani bintang bintang dan kunang kunang yang ada di taman itu. dia pun turun dari rumah pohon itu. saat sampai dibawah dia bermain ayunan yang sering dia pakai saat dia kecil. saat dia sedang bermain ayunan dia melihat batang pohon yang ada tulisan "prince and princess" Tapan sadar ia teringat tentang prince nya itu.


" Dimana kamu sekarang prince aku merindukan mu, aku berharap kita bisa bertemu kembali *dan aku berharap kamu tidak melupakan aku prince.


semoga kita bisa bertemu lagi prince*.


***TBC ****


maaf kalau kurang nyambung


Tunggu kelanjutannya jangan lupa like, komen, dan klik favorit***.


. thanks you all

__ADS_1


__ADS_2