
" eh bus udah mau sampai nih, yuk siap - siap. mereka akhirnya masuk kedalam bus .. bus sudah penuh jadi ketigannya berdiri ..
" kak,Kaka sebelah sini aja kak .. Yang ada pegangnnya .. " Argi tiba-tiba menyuruh Syamsi pindah ke sampingnya biar dia bisa pegangan tiang.
" makasih ya gi .. baik banget dah " Syamsi meringis, sementara Syamsul yang melihatnya melihat gelagat argi yang sok caper
karena ini kendaran umum, jadi sopir menganggur banyak penumpang bahkan disaat bus sudah penuh,
syamsi melihat jam tangannya, masih sekitar 15 menit lagi mereka baru sampai kota ... saat laju agak kencang, tiba-tiba bus berhenti mendakan spontam Syamsi yang sdang tidak pegangan menubruk Argi, Argi yang badannya besar mirip kakanya sigap menangkap tubuh Syamsi ... ya lebih kecil, ia berhasil menahan tubuh Syamsi bahkan seperti memeluknya .. Syamsi yang sadar dirinya sedang di tahan Argi, jadi salting dan merasa tidak enak. Syamsu melihatnya dengan sinis
" maaf ya gi, nggak sengaja ... "
" gak papa kak " Argi meringis justru terlihat bahagia. ia menahan senyumnya saat mengarahkan ke pandangan lainnya untuk mengalihkan Syamsul yang menatapnya sinis ..
" mati ! " dalam hati Argi
"akhirnya bus berhenti di pinggir kota, dan mereka harus melanjutkan dengan naik angkot sebentar ... karena cuaca hari ini sangat panas, saat duduk diangkut lagi-lagi Argi duduk disamping Syamsi dan mengajaknya mengobrol ... Syamsul diam
" caper banget ni anak asli ini mah " batin Syamsul
" udah sampai nih, yuk turun. " Syamsi turun diikuti 2 bocah itu tadi.
" Kaka masuk ke toko kain dulu, kalian mau ikut atau mau Kana dulu .. nnti kita ketemu disini lagi ... oke .! " shamsi lalu berjalan meninggal kan keduanya, sebnerannya Argi mau ikut masuk namun ditahan oleh Syamsul, Syamsul menarik tangan Argi kesebuah toko ...
" oi ... Syamsul , kenapa kesini ... ? " tanya Argi bingung
" kamu jujur deh gi, kamu caper ya smaa kakak aku ? " Syamsul to the point
" kenapa Syam, boleh kan ? " argi santai sekali menjawabnya. ssementara Syamsul kesal mendengar jawaban Argi.
" Ya tapikan , mas galih juga coba deketin Kaka syamsi gi. masa kamu mau bersaing .. lagian kita masih bocah, mana mungkin kamu mau sama kamu " ejeknya ...
" hei Syam, aku tahu. tapi kakaku udah punya pacar, dan aku jomblo. aku ganteng dan aku gak keliatan kek kamu, yang masih bocah ... selama bisa ambil hati kakak kamu, kenapa enggak . hihu" ia menoyor kepala Syamsul ... sambil ketawa
Syamsul sedikit kesal, ia memang sudah hapal dengan argi yang kelakuannya emang gitu, dia tau sii kalo Argi anaknya baik, tapi yg tidak habis pikir kenapa kakanya di taksir. sementara dia tau .. kalo pacaran argi banyak banget, Argi banyak cerita tentang ceweknya ... jadi Syamsul sedikit tau kalo Argi playboy. ( hemmmm keliaatan pakboy emang ini bocah )
" awas aja kamu gi ... " ia ingin menjual kepala temannya itu, tali tidak tega. dan argi yang dilihat seperti itu malah terkekeh dan meledek Syamsul.
seudah lebih dari setengah jam .. akhirnya Syamsul mengajak Argi menunggu kakanya, di depan toko. bener saja ... Syamsi terlihat keluar toko dengan 2 kantong belanjaannya.
" sini kak, aku bantuin bawa " Argi menawarkan bantuannya namun melihatnya ke Syamsul, Syamsul gregetan lagi.
__ADS_1
" wah seneng deh kalo bawa 2 asisten gini .. wkwkwk " canda Syamsi ..
sebelum pulang ... mereka mampir ke tempat makan... perut mereka sudah lapar, karena sebelum kesini mereka sengaja belum makan ...
" disana aja yuk, ada ayam kecap kesukaannya Syamsul " aja Syamsi, kali ini Syamsul yang meringim kesenangan .. bakal makan ayam kecap puas.
mereka membututi Syamsi masuk ke tempat makan.
" kamu mau makan apa gi ? ada udang, ayam, sapi ?"
" aku mau babi kak ... !"
" hah .. ? " syamsul melotot menaatap itimidasi Argi yang tengah menahan tawa
" canda kak, aku mau udang aja ... " ia tertawa melihat kakak beradik ini yang ekspresinya sama saat terkejut. .
Syamsi lalu memyuruh mereka duduk dan dia yang akan memesannya.
" gak usah gitu juga kali Syam liatnya, gemesss tau ... 🤣 " argii tertawa bahkan sampai memukul punggung Syamsul yang masih terlihat kesel ...
" ingin ku tampar muka kau ... " Syamsul membuang muka ...
" jangan gitulah sayang ... " arti benar - benar sudah tidak bisa menahan tawanya .. ia menggap kalo Syamsul terlalu serius dan lucu ...
argi yang melihatnya ... memberikan tatapan tajam ke gadis yang malah memotertnya, dan seketika perempuan itu tetunduk malu.
Syamsi yang sudah selesai makan duduk di depan keduanya menunggu pesanan datang, ia melihat muka Syamsul yang suntuk ..
" kamu kenapa Syam ... ? "
" Itu kak, dia ngambek aku ledekin Mulu " Argi malah tertawa ...
" baru pernah liat adikku kalah, kamu ledekin gi ... " Syamsi malah ikut tertawa ... dan lagi lagi Syamsul melihat Argi yang tidak pernah lepas menatap Syamsi meskipun sedang tertawa.
Akhirnya makanannya datang, mereka makan bersama ... sambil bercanda
" tadi pas berangkat rukun banget, kok sekarang diem dieman kek lagi ngambek sama pacar ... kamu kenapa syam ? " goda Syamsi
" siapa yang ngambek ... " kilah Syamsul..
" udah sayang, yuk makan lagi ... " argi mencoba meledak Syamsul lagi ... Syamsi tertawa melihat tingkah adik adiknya ... mereka lanjut makan sampai habis.
__ADS_1
" sebelum pulang ... sini kaka fotoin kalian berdua dulu. "
" 1 2 3 " cekrek
" jelek banget kamu de, ulang " Syamsi mmengulang fotonya
" 1 2 3 .. cekrekkk .. udah " ia memeriksa hasil jepretannya, karena suasana sudah agak sore jadi sedikit remang..
" lumayan ... "
" aku foto Kaka juga yah, Bentar kak " Argi mengeluarkan hanphonnya ... Syamsul hanya memperhatikan kelakuan Argi lagi, namun membiarkannya saja .. dia cape sama kelakuan Argi ...
" heeememmme ... " dehem Syamsul namun tidak di gubris Argi.
"cantik " batin Argi lalu menutup handphonenya.
karena sudah mulai gelap, mereka segera ke halte dan pulang menunggu bus ... tidak lama akhirnya bus datang, mereka menyusuri perjalanan di waktu senja, perjalanan yang akan terasa begitu menyenangkan ketika bersama orang yang kita sayang, dan terasa begitu memilukan saat kata sendirian.
" kak .. kapan kapan aku boleh ikut main lagi yah .. " ucap Argi
" boleh gi ... hehe, kalo Kaka pas ke kota dan kamu ada waktu .. ikut aja. eh btw Syamsul tidur yah ... ? "
" iya kak, udah tidur nih anak ... wkwkwk, cape kayanya kak, aku ledekin terus ... hari ini " ia menengok Syamsul yang tidur disampingnya ...
" hihi ... biasa dia mah, kalo di rumah Kaka yg kalah. sama kamu .. malah dia yang kalah. " mereka tertawa ... sementara Syamsul dengan nyamannya tertidur...
masih sekitar 20 menitan mereka menempuh perjalanan ...
"kakak, juga ngantuk banget nih ... kalo ketiduran kamu bangunin yah gi... kamu apalkan halte tadi. "
" apal kak, Kaka tidur aja .. ntar aku bangunin "
kakak adek sama aja cepet tidurnya ... tidak lama Syamsi malah bersandar di bahu Argi.
" sebelah kakanya .. sebelah adeknya .. " batin Argi
Berat ... sebenenrnya menahan 2 beban, ya walupun keduanya sama-sama kecil tapi tetep aja peor, tapi melihat Syamsi yang dari tadi ia curi-curi pandang, ia akhirnya bisa melihat Syamsi tertidur pundaknya....
__ADS_1
" huaaa bahagia, kalo kak galih liat murka dia .wkwkwk ... " batin Argi girang ..