My Handsome Ghost

My Handsome Ghost
two-bertemu


__ADS_3

~**My Handsome Ghost**~


'huhh senin lagi senin lagi'


"Pagi nona muda Silvy" sapa Savina, sahabat baik Silvy, ( cantik, tinggi 160 cm, kulit putih, rambut panjang hitam lurus se-punggung, papanya juga seorang pebisnis, tepatnya adalah teman papanya Silvy, seorang nona muda keluarga Levon, Savina Meylia Levon ).


"hahahaa nona muda Silvy, pantes banget lo dipanggil gitu, gue ngakak banget, mulai besok lo dipanggil gitu aja deh, hahahaa" balas Gabby, teman dekat Silvy dari SMP, tapi Silvy dan Gabby tak sedekat Silvy dengan Savina, ( orangnya hitam manis, tinggi nya sekitar 157 cm, rambutnya pendek se-bahu, berwarna coklat, dan lurus, care, pembuat lelucon, papanya seorang dokter, nama lengkapnya adalah Gabby Adheline ).


"paan sih kalian nih?!aneh aneh banget, savina tuh juga nona muda, kenapa ga panggil dia aja" jawab Silvy sambil berjalan menuju bangkunya dan mengambil topi lalu memakainya.


"yaudah yuk ke lapangan, siap siap upacara" kata Savina sambil menggandeng tangan Silvy dan Gabby.


"Vinn lepasi tangan gue deh, lo kan tau gue ga suka boncengan!!" teriak Silvy sambil berjalan mendahului Gabby dan Savina ( maklum kan Silvy sedikit tomboy jadi ga terlalu suka boncengan tangan ).


"kebiasaan nih bocah, ga kayak cewek pada umumnyaa," balas Gabby.


"dahlah biarin aja emang nona muda yang tak berkharisma, wkwkkw" jawab Savina.

__ADS_1


"wkwkwk betul banget tuhh," kata Gabby.


"hahhh berisik banget sih " balas Silvy.


Mereka pun sampai di lapangan upacara dan melaksanakan upacara bendera.Setelah upacara selesai, semuanya pun kembali ke kelas masing masing.


"Panas banget sih hari ini, mana bentar lagi pelajaran matematika lagi, ketemu juga tuh ama Pak Endro yang ngeselin" kata Savina.


"Ya elah males banget gue, gue bolos aja deh, lo ikut ga vin?" tanya Silvy, sambil melepas topi dan keluar dari kelas.


"gue ga ikut aja deh vy, minggu kemarin kan kita udah bolos, masa minggu ini bolos juga sih?!" tanya balik Savina sambil mengejar Silvy keluar dari kelas.


"kok berisik sih, iyaa iyaa gue bolos lagi, kalo lo gamau ikut yaudah nanti kalo pelajarannya dah selesai lo cht gue di whatsapp yaa, bye vin" balas Silvy sambil menoleh pada Savina lalu melambaikan tangan dan berjalan kembali.


" iya deh ntar gua cht, bye," balas Savina sambil berjalan putar balik dan kembali ke kelas.


-*yah gini nih bocah kalo udah kebiasaan, dasar yaa.

__ADS_1


-kemana yah enaknya masa ke kantin lagi sih, gue bosen ke kantin, mana ga mood makan lagi, huhh*.


Silvy pun berjalan lurus terus, pergi ke kantin lalu putar balik, ke perpustakaan lalu keluar lagi, ke rooftop sekolah lalu balik lagi, dan tanpa sengaja Silvy lewat ke ruang sains lama yang udah ga terpakai yang AC nya sedang menyala.


-ahaa ke ruang sains ini aja deh, keliatannya seger tuh AC nya nyala, pasti enak didalem, tapi kok pernah dengar rumor yah kalo di dalam ada hantunya, walaupun gue kelihatannya ga pernah takut apapun kalo gue liet hantu yang mukanya nyeremin pasti gue takut juga, ahh loss aja deh,


Silvy pun masuk ke dalam ruangan sains lama tersebut, di dalam hanya ada banyak bangku yang sudah tercoret coret, tanpa pikir panjang Silvy pun langsung duduk di salah satu bangku yang berada di belakang, lalu melipat tangannya diatas meja dan mulai memejamkan matanya, masih sekitar 8 detik tiba-tiba,


"lo siapa?!ngapain lo kesini?" tanya orang tersebut.


Mendengar itupun Silvy langsung terkejut dan membuka matanya, setelah melihat orang tersebut Silvy pun kagum karena ketampanan orang tersebut tapii,


"ehh lo yang siapa?!ngapain juga kesini, ganggu gue istirahat aja!!" jawab Silvy dengan ketus.


"huhh gue udah disini dari tadi yaa lo aja yang gatau dimana gue!" balas orang tersebut.


"iya deh iya gue aja yang ngalah, gue..

__ADS_1


~Bersambung..


__ADS_2