My Handsome Ghost

My Handsome Ghost
Cemburu ?


__ADS_3

Syamsi baru selesai mandi, sementara orang rumah sepertinya sudah ke kamar semua ... sepi, dan


lampu ruang tamu pun sudah dimatikan , hanya ruang makan yang masih menyala, segera syamsi memasuki kamarnya ...


" seger bener dah, yang abis kencan "


" oi " Syamsi yang baru saja menutup pintu kamarnya terkejut melihat si hantu sudah duduk si pojokan kamar.



" cieee cemburuuu ... jangan jangan kamu yg tadi ketok ketok kaca mobil ya " ledek Syamsi mendekati sii hantu ...


" apaan ... " elaknya ..


" hayoloh ngaku ... " Syamsi semakin mendekati hantu itu, terlihat wajah gugupnya membuat Syamsi semakin ingin menggodanya.


" enggak kok ... enggak ... " hantu itu berusaha berdiri dari duduknya. yang tadinya mu menggoda malah dia yang digoda.


Syamsi masih terkekeh ketika pintu kamarnya tiba-tiba di ketuk.


" kak, masuk ya " .. Syamsul menerobos masuk


" Kak, tadi mas galih ke rumah ... titip salam buat kakak, sama ngasih ini ... " Syamsul menyodorkan bingkisan kecil.


" kapan .. ? "


" Tadi siang ... "


" ooh ... " Syamsi duduk di ranjangnya dan segera membuka kotak bingkisan itu, sementara Syamsul udah keluar sekonyongnyan.


si hantu ikut duduk disebelah Syamsi ikut penasaran bingkisan apa yang sedang dibuka, belum selesai membuka kotaknya .. ada pesan masuk di hape Syamsi


" Syam .. aku udah sampai, makasih hari ini yah " tulisnya


" Sama - sama Ren, selamat istirahat " balas syamsi, kemudian meneruskan membuka kotaknya.


" uwahhhhh ... lucu bangettttt ... " terlihat mata Syamsi berbinar setelah melihat isi kotaknya.



ia kemudian membuka amplop kecil berisi lipatan kertas surat.


" Syam, tadi aku ke rumah niatnya mau pamitan karena hari ini aku keluar kota, insyallah pulang hari Jumat, oh iya katanya kamu lagi pergi ... ? Minggu depan mau gak pergi jalan bareng aku ? " tulis surat itu.


" hmm .. sogokan .. sogokan ! " ucap hantu itu ...


tidak memperdulikan hantu itu, syamsi membuka hape lalu mengetik pesan ke galih.


" send ... " kata syasmi menutup hape dan melihat crochet doll rabbit gemes ..


" Jadi mau milih siapa ? " celetuk hantu itu lagi ... Syamsi yang sedang senyum senyum terdiam ...

__ADS_1


" sen ... kamu merusak mood aku ! tidur sana ih ... "


" hhhhhhhh ~ " hantu itu berjalan menjauhi Syamsi


" eh sen ... maaf maaf becanda, aku lagi belum kepikiran itu asli. oh tunggu-tunggu, aku tadi punya kue kamu mau coba enggak ? "


senja si hantu yang cemberut berbalik arah berjalan duduk kembali diatas kasur ..


" wait ... aku ambil dulu ... " Syamsi membuka tas yang ada di meja kamarnya.. dan mengeluarkan setoples cookies coklat


" wahhh ... enakk banget nih pasti " Syamsi membuka tutup toples


" nih ... " sekeping cookies dia ulurkan ke hantu yang masih cemberut, namun hantu itu pura-pura buang muka dan diam.


" aaaaaa .... nih " suap samsi kemulut sii hantu sambil tertawa.


" enak kan ? ... ngambeknya sumpah jelek banget ... "


namun tidak ada jawaban dari senja, ia hanya mengunyah dan perlahan tersenyum.


Syamsi melihatnya ikut senyum dan terkekah ... ia menyodorkan cookienya lagi, dan tentu saja senja memgambilnya dengan senang hati. mereka menikmati cookies ditemani rintik hujan yang mulai turun ... malampun semakin sepi.


Detak jarum jam bahkan terdengar ... begitupun detak jantung Syamsi yang berdetak cepat, tiba-tiba senja menyentuh sudut bibirnya dengan ujung jarinya untuk membersihkan remahan cookie, wajahnya begitu dekat .. bahkan Syamsi bisa merasakan deru hangat nafas senja .. ia berusaha memundurkan badannya, namun senja mengikutinya ... saat jarak semakin dekat syasmi mendorong senja keras .. sampai senja duduk terdorong ke ujung dipann mengadu kesakitan.


pikiran syamsii yang tiba-tiba mengingat saat kejadian Rendy menciumnya dulu.


" Maaf Syam ... aku gak ada maksud apa-apa " ucap hantu berdiri di depan Syamsi yang masih shock paska kejadian tadi.


" Gak papa sen, kamu balik aja ke gudang "


Syamsi masih terdiam, ia menutup toples cookies mengambil minum dan segera merebahkan badannya di kasur, setelah sebelumnya menutup pintu dan mematikan lampu. ia berusaha untuk tidur namun sepertinya tidak bisa tidur ...


sementara senja si hantu tampan tengah duduk menatap langit malam yang masih gerimis, ia membiarkan tubuhnya di basahi titik-titik hujan yang dingin, udara sejuk dan damai, sepi ... ia merasa tidak enak atas apa yang sudah dia lakukan tadi, sejujurnya ia tidak bermaksud apa-apa ... namun entah hawa itu membuatnya hampir ia hilang kendali.


hujan semakin deras ... tetesnya mulai terdengar di atap atap genting saling bersautan. dirasa badannya sudah kedinginan, ia lalu masuk ke gudang... dalam hatinya ..


" bagaimana aku bisa merasakan dingin, sakit, cemas .. seperti manusia, padahal aku hantu " batin si hantu.


Pagi hari _


matahari sudah menampakan dirinya, semburat kuning sudah terlukis di ufuk timur ... udara pagi hari yang sejuk berhembus begitu segar, tetes-tetes embun yang bergelayut manja didedaunan mulai jatuh ke tanah.


" Dinginn .... ! " ujar Syamsul yang keluar dari kamar mandi hanya mengenakan handuk dipinggangnya.


" Tumben banget .. mandi gasik " Syamsi masih asik dimeja makan ... memakan cemilan bersama bapak ibunya.


" kelas pagi nih ... bentar lagi Argi jemput. " ujam Syamsul berlari ke kamarnya


Di depan rumah, terdengar suara motor yang parkir, Syamsi bergegas membukanya ...


" Masuk Gi, Syamsul baru mandi ... " Syamsi mempersilahkan Argi masuk ...

__ADS_1


" iya kak ... " argi mengekor Syamsi


" udah sarapan belum ? "


" belum kak, niatnya mau sarapan bareng Syamsul di kampus aja ... "


" oh gitu ... ya udah, Kakak sarapan dulu yah, kamu masuk kamar Syamsul aja gak ppa "


" oke kak ... "


Syamsi berlalu pergi, segi meletakan tas gedungnya di kursi ruang tamu lalu masuk ke kamar Syamsul


" Syam ... " argi membuka pintu kamar Syamsul tanpa permisi


" oiii ... " Syamsul yang masih mengenakan handuk saja, malah sedang berjoged joged ria dengan asiknya ...


" Argiiiiiii .... "


teriakan itu sampai terdengar di ruang makan, bapak ibu dan Syamsi yang sedang sarapan seketika menghentikan makannya, bahkan sibapak yang sedang menyeruput kopi hampir tersedak kaget.


" Maaf ... syaam ... " argi tertawa, Bukanya keluar kamar, dia malah duduk di meja belajarnya Syamsul. dengan santainya ia melihat tingkah Syamsul yang kocak menurutnya ...


" pakai bajulah ... Syam, mau aku pakeiin ? " ledek Argi masih melihat Syamsul yang mukanya kaget dan malu karena kelakuannya.


" kampret emang kamu gi ... " ia memberi tanda jari tengahnya. Arfi kembali terkekeh geli.


Syamsul memakai baju, dan arti melihat lihat kamar Syamsul yang dipenuhi banyak sekali poster dan boneka Pikachu ... ia tidak menyangka, temennya bisa segila itu dengan boneka pikacu.


" Syam ... benar ini kamar kamu, banyak banget Pikachu ... " argi melempar satu boneka ke Syamsul yang sudah memakai baju.


" Ya gimana yah, yah emang suka ... lucu kan ? " Syamsul menaruh boneka itu di kepalanya


" sok imut ... padahal amit-amit " ejek Argi duduk di kasur Syamsul ...



" Ya kerena elu cowo gi, kalo cewe ... udah pasti tergila-gila sama aku tuh " syamsul meletakan bonekanya .. mengambil jaket dan duduk di meja belajarnya, ia sedang memindahkan file tugasnya ke flashdisk...


sedangkan argi tiduran di kasur, menunggu syamsul menyelesaikan pekerjaannya.


" Syam ... ? "


" hmmm ... " Syamsul masih fokus dengan layar komputernya ...


" entar malem boleh nginep disini enggak sii ? "


Seketika Syamsul menengok dengan tatapan tajam.


" Boleh, tapi tidur di lantai entar "


" yeeee ... jahat !" arti tertawa lagi,

__ADS_1


"jam sudah menunjukan pukul 06.45 argi dan Syamsul akhirnya berpamitan untuk berangkat, mereka mengendarai motor berboncengan. Menyusuri jalananan beraspal yang dimana kirinya pepohonan tinggi dan rindang, udara pagi yang dingin, sejuk dan sedikit masih berkabut ... damai sekali.


- selamat membaca yah gais .. semoga gak bosen dengan ceritaku 💛 - semoga hari kalian menyenangkan -


__ADS_2