
Kini malam telah berganti pagi,matahari pun telah menampak wujudnya.Kanaya kini pun tengah mengendarai mobil mewahnya menuju kampusnya.Namun hari ini bukanlah hari keberuntungannya.Dia hampir saja bertabrakan dengan pengendara motor yang ugal-ugalan.
" Asragfirullah,apa an sih tuh bocah"ucap Naya kesal.Karena sudah tersulut emosi dia pun mengejar pengendara motor itu dan usahanya sungguh tidak sia-sia.Dia berhasil memberhentikan pengendara motor yang ugal-ugalan itu,kemudian dia turun dari mobilnya.
"Woi,lu bisa naik motor gak sih?"ucap Naya kesal.
"Siapa lu ngamuk-ngamuk sama gue?"ucap pengendara itu songong.
"Ehh lu itu tau kan aturan lalu lintas?"ucap Naya sambil menunjuk-nunjuk laki-laki itu.
"Apa urusannya sama lu tentang gue tau gaknya soal aturan lalu lintas?"ucap laki-laki itu sambil bersedekap dada.
" Lu itu emang songong banget yah"
" Bukannya minta maaf malah ngerasa kek gak bedosa gini lu"ucap Naya sambil memutar bola matanya malas.
" Gue?minta maaf?"
"Hello gue salah apa sama lu?"ucap laki-laki itu sambil menunjuk-nunjuk Naya.
" Heh lu tau gak sih tadi itu lu hampir ngebahayain nyawa gue."ucap Naya kesel.
" Hilih,palingan lu nya aja yang kagak bisa naik mobil"
'*Anjin*...nih cowo nyebelin banget*?' batin Kanaya.
" Emang yah ngomong sama lu itu gak guna"
" Dasar sampah masyarakat"ucap Kanaya sambil berjalan masuk kedalam mobilnya kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan rata-rata.
"Dasar cewe aneh"cibir laki-laki itu.
Sedangkan Kanaya dia terus saja mendumel hingga sampai kampus pun tetap mendumel.Hari ini mood nya Kanaya anjlokk banget di buat sama laki-laki itu.
"Hai Naya"teriak Clara dan Tiara serempak.
" Hai"ucap Naya dengan wajah kesalnya.
"Ntu muka kenapa ditekuk mulu kek setrikaan kusut?" tanya Clara.
" Loh ada masalah Nay?"tanya Tiara.
" Kalian berdua tau gak sih gue itu tadi ketemu cowok nyebelin bangettt"ucap Naya kesal.
" Siapa?"
" Ganteng gak?"tanya Clara
" Ganteng sih tapi akhlaknya itu minus"ucap Naya sambil bersedekap dada.
" Untung aja gue kagak telat kekampus"sambung Naya.
"Udah-udah gak usah badmood gitu dong,hari ini kan kita mau kemping jadi harus happy,ya gak Clara"ucap Tiara sambil memegang pundak Kanaya.
" Yoi,gak usah badmood-badmood entar cepat tua lu"ucap Clara menyengir tanpa rasa bersalah.
__ADS_1
" Lu udah bosen hidup?"tanya Kanaya sambil menaik turunkan alisnya.
" Becanda kali Naya gak usah baperan deh"ucap Clara menyengir.
" Udah-udah kalian berdua ini ributttt mulu kerjaannya."ucap Tiara melerai keduannya.
" Seluruh mahasiswa-mahasiswi dipersilahkan untuk berkumpul kelapangan karna kita akan segera berangkat."
" Oy udah disuruh kumpul tuh,ayuk"ucap Tiara menarik tangan Kanaya.
" Idihhh,gue main ditinggal aja"ucap Clara memanyunkan bibirnya.
" Oy tungguin dong"ucap Clara sambil mengejar kedua sahabatnya.
Setelah sampai dilapangan
" Huh...huh...woi kalian ini yah main tinggalin gue aja "ucap Clara ngos-ngosan.
" Abis lu lama amat sih"ucap Tiara sambil bersedekap dada.
" Hilih...ngeles aja lu kek bajai"ucap Clara sambil memutar bola matanya malas.
" Oy mak-mak rempong,kalian bisa diam gak sih?"ucap Kanaya kesal.
" What...mak-mak rempong lu bilang"teriak Clara dan Tiara serempak.
" Tiara dan Clara diharapkan untuk diam"tegas salah satu dosen.
" Maaf pak"ucap mereka serempak.
" Gila,dikira kita bocah kali yah"bisik Clara kepada kedua sahabatnya.
" Udah diam aja lu"
" Nyebelin"
Kini seluruh mahasiswa dan mahasiswi sudah masuk kedalam bus masing-masing.Clara dan Tiara duduk berdua sedangkan Kanaya hanya duduk sendiri.
" Ehkm...apa ada orang yang duduk disini?"ucap salah seorang pria.
" Tidak ada pak"ucap Kanaya sambil menatap lawan bicaranya itu yaitu pak Kevin.
" Apa saya boleh duduk disini?"
" Silahkan pak"ucap Naya sambil tersenyum.
" Terima kasih"ucap Kevin sambil berjalan kebangku yang berada disebelah Kanaya.
Hening....tidak ada satu pun yang membuka pembicaraan karena Kanaya sibuk mendengarkan lagu sedangkan Kevin sibuk menatap gadis itu.
" Ekhm.."ucap Kevin berdehem sambil menepuk bahu Kanaya.
" Ada apa pak?"ucap Kanaya sambil melepaskan hendsatnya.
" Kau sedang mendengarkan lagu apa sampai fokus sekali begitu?"
__ADS_1
" Bapak mau mendengarkannya juga?"ucap Kanaya sambil memasangkan sebelah headset ditelinga dosennya itu dan sebelah lagi ditelingannya.
Kanaya sangat fokus mendengarkan lagunya yang bergenre romantis itu,sedangkan Kevin sedang mengontrol detak jantungnya yang sedang berdegup kencang.
'Bahaya nih,gimana kalau Kanaya dengar detak jantung gue...' batin Kevin
'Nih jantung kagak bisa di ajak kerja sama banget yah' batin Kevin kesal.
Setelah lagu selesai diputar.
"Gimana pak?"tanya Kanaya.
" Apanya?"tanya Kevin sambil mengernyitkan dahinya.
" Lagunya pak"
" Ohh"
" Jadi gimana pak lagunya bagus kan?"
" Bagus"jawab Kevin sambil tersenyum tipis.
'Boro-boro tahu bagus atau kagak tuh lagu,dengerin aja kagak.' batin Kevin
Kini mereka telah sampai ditempat tujuan yaitu disebuah hutan yakali di kuburan,lawak lu asep.
Ok lanjut jadi Kanaya ntu lagi masak tenda guys dengan best friends nya karena meraka bakalan satu tenda.Tapi mereka ntu kesusahan masang tenda nya guys.
" Gilak nih tenda susah banget sih dipasang"celoteh Clara.
"Akhhh...lama-lama gue bisa gilak nih cuma gara-gara masang tenda"ucap Tiara frustasi.
" Huuh...ya Allah ambil saja nyawa hamba mu ini"ucap Kanaya frustasi.
Tiba-tiba......
" Mari sini bapak bantu"ucap Kevin datar.
"Wow...superhero dari mana ini?"ucap Clara dengan mata berbinar-binar
" Mau saya bantu gak nih?"ucap Kevin menawarkan bantuannya sekali lagi.
" Mau dong pak"ucap mereka serempak.
Kini tenda pun sudah dipasang dengan rapi dan berdiri dengan kokohnya.
" Akhirnya selesai juga"ucap Kanaya sambil meregangkan otot-ototnya.
" Huuh...untung aja ada pak Kevin kalau kagak bisa mati berdiri gue"ucap Clara sambil memijat pelipisnya.
" Makasih yah pak"ucap Kanaya.
" Ya sama-sama"ucap Kevin sambil beranjak pergi.
Ok segini dulu yah guys
__ADS_1
SEE YOU NEXT TIME.