
Saat mereka bertiga sedang tertawa dan berbincang-bincang,tiba-tiba pak Kevin datang ke meja mereka.
"Kirana saya mau ngomong sama kamu"ucap pak Kevin dingin.
"...."tidak ada jawaban dari Kirana.
"Ekhmm...kek nya ada yang lagi ribut nih"bisik Tiara pada Clara.
"Kek nya sih iya deh"bisik Clara balik.
" Naya...saya mau ngomong sama kamu"
"Tolong kasih saya kesempatan"
"Saya gak bermaksud Naya"ucap pak Kevin dengan mata memelas.
" Naya loh kalau punya masalah di selesaikan baik-baik jangan kek begini"ucap Tiara
"Bener tuh,kasihan tahu pak Kevin"ucap Clara sambil menatap Kevin dengan penuh kasihan.
'Iya juga sih...'
'Lagian yg dia blg kan gak salah' batin Kanaya.
" Kanaya,saya mohon kasih saya kesempatan buat ngejelasin semuanya."
" Saya gak bermaksud buat nuduh kamu yang gak-gak"ucap Kevin.
"Hmmm"
"Yaudah,bapak mo ngomong apa?"tanya Kanaya
" Saya gk bisa ngomong disini"
" Ayo ikut saya"ucap Kevin sambil menarik tangan Kanaya.
" Oy Tiara"
" Apa"
" Menurut loh mereka berdua kenapa yah?"ucap Clara penasaran
" Gue kagak tahu"
" Hmm"
" Gue kepo nihh"
" Udah lu kagak usah jadi orang kepoan"
" Ihh tapi jiwa kepo gue udah meronta-ronta ini"
__ADS_1
" Ikut gue nguping yuk"aja Clara pada Tiara.
" Ogah"
" Dihh"
" Gak asik loh"ketus Clara
" Bodo"
"Yaudah gue nguping sendiri aja "ucap Clara sambil beranjak dari kursinya.
" Yakin lu??"
" Yakin lah"
" Yaudah semoga lu selamat yah"
" Gue doain lu kagak ketahuan,karena kalau ketahuan lu tau sendiri kan akibatnya??"ucap Tiara menakut-nakutin sahabatnya itu.
'Anjirrr bener juga si Kanaya kan galak abis,bisa berakhir dirumah sakit gue nanti' batin Clara.
Clara pun langsung kembali duduk kekursinya sambil menyantap makanannya.
" Dihh takut kan lu?" ejek Tiara.
" Diem lu"ketus Clara
Kini mereka berdua tengah berada diruangan Kevin.
"Kanaya"
"hmm"
"Saya bener-bener gak bermaksud buat nuduh kamulah psikopat itu"
" Saya minta maaf kalau saya menyakiti hati kamu"ucap Kevin sambil menatap mata coklat milik Kanaya.
"Hmmm..yaudah saya maafin bapak"
" Serius?"
" Ya"ucap Kanaya tersenyum sambil mengangguk.
" Makasih yah"ucap Kevin tersenyum tipis.
" Iya pak,kalau gitu saya pamit mau balik kekelas yah pak"ucap Kanaya sambil berjalan menuju pintu keluar.
Setelah punggung Kanaya sudah tak terlihat,tanpa disadari senyuman Kevin terbit.
'Saya nyaman dekat kamu Kanaya' batin Kevin.
__ADS_1
Kini Kanaya sedang berada di kamarnya sambil rebahan,biasalah namanya juga kaum rebahan.
" Kok gue seneng yah deket-deket sama pak Kevin?"ucap Kanaya sambil menatap langit-langit kamarnya.
" Anjir kenapa gue malah mikirin ntu dosen yah??"
" Aduhh dah gak waras nih gue keknya"
"Bodo ah mending gue tidur aja"ucap Kanaya sambil mulai memasuki alam mimpi.
Kini matahari telah berganti dengan bulan,begitu juga dengan Kanaya gadia yang awal nya ceria dan bahagia kini telah berganti menjadi dingin.
Kalian tahu gak sih kenapa Kanaya bisa punya dua sifat gitu,aneh banget kan?kalau mau tahu sini biar Nayla kasih tahu.Jadi Kanaya jadi pendiam dan dingin pada malam hari karena.............saya pun tak tahu.Hahahahah gak lucu banget coy.
Ok lanjut.
Kini Kanaya tengah menulis diary seperti biasa.
Diaryku
Mama
Kanaya kangen mama
Ma...
Kanaya tuh bingung tahu kenapa sekarang Kanaya nyaman banget sama pak Kevin.
Kalau mama masih ada disini
Pasti Kanaya bisa curhat secara langsung sama mama....
Mama
Kanaya takut...
Kanaya takut banget kalau semua orang akan tahu siapa Kanaya...
Mama
Kanaya harus apa?
I LOVE YOU MAMA
I LOVE YOU PAPA
Ok segini dulu yah guys
Bagi yang penasaran siapa Kanaya harap sabar yah......
SE YOU NEXT TIME
__ADS_1