
Kini malam telah berganti pagi matahari pun telah menampakkan wujudnya,seluruh mahasiswa dan mahasiswi tengah bersiap untuk pulang.
" Anjirrr...gue jadi sedih nih coy"ucap Clara menutup kedua matanya dengan kedua telapak tangannya.
" Kenapa?"tanya Kanaya sambil menaikkan satu alisnya.
" Gue pingin disini tros,bisa seneng-seneng bareng besty gue tros juga jauh dari tugas kan jadinya gak capek"ucap Clara tersenyum lebar hingga menampakkan deretan gigi putihnya.
" Hadeuh...bilang aja lu males ngerjain tugas"ucap Tiara sambil menampar pelan pipi Clara.
" Hehehhe pinter lu"ucap Clara cengengesan.
" Udah angkat nih buruan!"titah Tiara.
" Ya sabar lah maimunah"ucap Clara sambil mengangkat salah satu kardus.
" Oy Kanaya"ucap Clara sambil menyenggol bahu Kanaya dengan sikunya.
" Eh...iya kenapa?" tanya Kanaya bingung.
" Lu ngapa melamun?"tanya Clara.
" Gak papa"
" Hadeuh...yaudah noh angkat ntu!"titah Clara sambil menunjuk kearah kardus-kardus.
" Iya sabar napa"ucap Kanaya sambil berjalan malas kearah kardus-kardus tersebut.
" Woi buruan napa lelet banget kalian kek siput "teriak Tiara.
" Sabar bego,berat ini"ucap Clara dan Kanaya serempak.
Kini seluruh mahasiswa dan mahasiswi tengah berada didalam bus menuju pulang.Sama seperti saat berangkat saat pulang pun Kanaya duduk dengan pak Kevin.
" Naya"ucap Kevin sambil melirik Kanaya.
" Yah pak"
" Kamu mau gak bantuin saya mencari siapa sebenarnya psikopat yang saya lihat malam itu "ucap Kevin sambil menaikkan sebelah alisnya.
" Ahh...tentang psikopat itu yah pak?"tanya Kanaya tersenyum kikuk.
" Iya"ucap Kevin mengangguk.
" Hmm...boleh sih ta...tapi buat apa ba..bapak repot-repot"ucap Kanaya gelagapan.
" Saya cuma ingin tahu doang supaya saya juga gak terus-terusan nuduh kamu yang gak-gak"
" Kamu kenapa jadi gelagapan gini omongnya?"tanya Kevin mengernyitkan dahinya.
" enggak kok pak sa...saya cuma kaget doang"ucap Kanaya tersenyum kikuk.
" Ouh.."ucap Kevin sambil mengangguk
" Jadi kamu mau gak bantuin saya?"tanya Kevin lagi.
'Hadeuh..gimana ini?' batin Kanaya bingung.
'Kanaya kenapa yah jadi aneh gini?' batin Kevin bingung ada apa dengan Kanaya.
" Kanaya kamu oke kan?"tanya Kevin sambil mengernyitkan dahinya.
" Ehh....iy....iya pak"ucap Kanaya gelagapan.
__ADS_1
" Jadi gimana mau kan?"
" hmmm...iya pak"ucap Kanaya mengangguk pelan.
" Yaudah nanti tentang rencananya saya akan bahas melalui via wa aja yah"ucap Kevin tersenyum tipis.
" Iya pak"ucap Kanaya tersenyum paksa.
Setalah pembicaraan itu tidak ada lagi yang membuka pembicaraan mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing.
Kini Kanaya telah sampai dirumahnya yang megah dan mewah.
" Assalamualaikum bi"ucap Kanaya dingin.
" Waalaikumsalam eh..non Kanaya udah pulang"ucap bibi sambil tersenyum manis.
" Ya bi"ucap Kanaya datar sambil memberikan barang-barangnya kepada bibinya.
" Yaudah kalau gitu saya masuk kamar dulu yah bi"ucap Kanaya berpamitan kepada bibinya yang dibalas anggukan.
Brukk...pintu kamar tertutup rapat Kanaya langsung berlari kekasurnya dan menghempaskan tubuhnya dikasur yang empuk miliknya.Ada begitu banyak hal yang ingin dipikirkannya.
"Huft....."ucap Kanaya menghela nafas.
" Gimana kalau ketahuan? gue gak siap"ucap Kanaya sambil menatap langit-langit kamarnya.
Drttt...drtt....
...Dosen nyebelin...
" Halo pak"ucap Kanaya
^^^" Halo juga Kanaya"ucap Kevin^^^
^^^" Saya mau bahas soal rencana kita tentang^^^
^^^mencari tahu siapa psikopat itu sebenarnya^^^
^^^bagaimana kalau kita lakukan nanti malam?^^^
^^^saya bakal ajak kamu ketempat biasa saya^^^
^^^melihat psikopat itu"ucap Kevin.^^^
" Ouh...soal itu yah pak,yaudah nan...nanti
malam kita ketemuan langsung di tkp aja pak.
Bapak tinggal sharelock aja tempatnya."
^^^" Kamu gak mau saya jemput?"tanya Kevin.^^^
" Gak usah pak saya pergi sendiri aja"
^^^" Yaudah nanti saya sharelock tempatnya, kita ketemuan jam 8 malam oke"^^^
" Oke pak"
Setalah telpon dimatikan Kanaya langsung melemparkan hp nya kesembarangan arah kemudian memejamkan matanya sambil memijat pelan pelipisnya.
" Apa yang harus gue lakukan? "tanya Kanaya pada dirinya sendiri.
Kini jam telah menujukkan pukul 8 malam Kanaya dan Kevin pun telah bertemu seperti yang dijanjikan.Mereka sekarang tengah bersembunyi sambil melihat sang psikopat itu melakukan aksinya.
__ADS_1
Dan tiba-tiba ada sosok mengenakan pakaian serba hitam sedang melakukan aksi kejinya yang diyakini adalah psikopat itu.
Lalu sang psikopat itu pun menampak wajah aslinya dan terlihat lah seorang wanita dengan rambut kecoklatan sebahu tak lupa mengenakan gelang persis seperti yang dikenakan Kanaya.
" Huft....itu dia"ucap Kevin menghela nafas pelan.
" Ayo"ucap Kevin menarik tangan Kanaya tapi Kanaya tak kunjung bergerak.
" Kenapa"tanya Kevin yang dibalas gelengan cepat oleh Kanaya.
" Saya takut pak"ucap Kanaya sambil memejamkan matanya.
" Kamu tenang aja ada saya disini"ucap Kevin sambil menangkup kedua pipi Kanaya.
" Tapi gimana kalau psikopat itu nyerang kita pak"bisik Kanaya sambil melihat kearah psikopat itu lalu beralih melihat Kevin kembali.
" Saya udah punya rencana lagian kita juga cuma mau tanya kenapa dia ngelakuin ini semua udah cuma itu doang kok"
" Yaudah ayuk"ucap Kevin sambil menarik tangan Kanaya dan Kanaya hanya bisa pasrah.
" Woi"ucap Kevin kepada sang psikopat.Kemudian psikopat itu berbalik dan terlihat jelas lah wajahnya yang cantik dan imut tapi lebih cantikkan Kanaya lah fiks no debat.
" Siapa lu?"tanya psikopat itu.
" Lu gak perlu tau siapa kita"ucap Kevin dingin.
" Sekarang jawab pertanyaan gue kenapa lu ngelakuin ini semua"ucap Kevin datar.
" Gue cuma ngelakuin hal yang menurut gue benar.Toh juga mereka semua yang gue bunuh itu bukan orang baik dan gue gak suka ngelihat orang jahat hidup bahagia didunia ini sedangkan gue menderita jadi gue ngelakuin semua ini karena gue ingin bantuin tuhan untuk ngejalani tugasnya ya itu hidup secara adil dan semua yang gue lakuin itu bukan urusan lu"tegas psikopat itu.
" Tapi yg lu-"ucap Kevin terputus.
" Shutt...gak usah banyak bacot atau lu berdua abis ditangan gue,lagian lu harus pikirin tuh cewek dibelakang lu keknya dia takut sama gue,lebih baik lu bawa pulang ntu cewek sebelum pingsan disini"ucap psikopat itu sambil melirik Kanaya lalu beranjak pergi meninggalkan tempat itu hingga menyisakan Kanaya dan Kevin saja.
" Kamu gk papa?"ucap Kevin khawatir sambil melihat wajah Kanaya dekat.
" Saya takut pak"ucap Kanaya ketakutan.
" Yaudah saya antar kamu pulang ya"ucap Kevin yang dibalas anggukan oleh Kanaya.
Kini Kanaya pun telah sampai dirumahnya dan Kevin pun juga telah kembali kerumahnya.
psikopat pov
Drtt....drtt..
" Halo"ucap psikopat itu.
^^^" Halo juga"^^^
^^^"Oh iya ngomong-ngomong soal tadi thanks banget yah lu udah bantuin gue"ucap seseorang.^^^
" Iya santai aja kali"
" Tapi ngapain juga lu ngelakuin itu?kenapa lu gak jujur aja? "tanya psikopat itu.
^^^"Udah lu diam aja"ucapnya ketus.^^^
" Terserah lu tapi lama-kelamaan juga orang-orang akan tahu lu yang sebenarnya.Dan menurut gue lebih baik lu kasih tahu sekarang sebelum mereka semua tahu dari orang lain."
^^^" Hmmm"^^^
Telpon terputus---
__ADS_1
" Setidaknya hal yang gue lakukan akan membuat pak Kevin berhenti cari tahu tentang psikopat ini"ucap Kanaya sambil memejamkan matanya dan masuk kedalam dunia mimpi karena sekarang pikirannya kacau bahkan sekarang dia tidak mood untuk menulis diary seperti biasanya.