
"kemaren kamu kemana" tanya darman yg langsung duduk didekatnya...
"kemaren aku kurang enak badan" jawabnya sambil terus memainkan gitarnya...
"koq gak hubungi aku sih, trus apa sekarang udah baikan" sambil menggeledah tubuh Alby mencari yg masih terasa sakit...
"sekarang aku dah mendingan" dengan menunjukan tubuhnya yg memang terlihat sehat...
"y udah deh kalo kamu udah gak papa mah, aq duluan y, beneran nih gak papa nih aku tinggal" terlihat begitu mengkhawatirkan sahabatnya karna memang Alby dan Darman udah seperti saudara saja...
"y Man gak papa,, udah gih sana kamu berangkat, gue ngabisin nih dlu" sambil menyodorkan kopi ditangannya...
Darman pergi meninggalkannya yg masih asyik dgn kopinya, tak lama ia pun berangkat pergi..
"mangDadang aku berangkat dulu" setelah Alby berpamitan kepada mang dadang ia pun berlalu pergi memulai aksinya yg seperti biasa ia lakukan setiap harinya...
__ADS_1
Alby berjalan menyusuri dari rumah satu kerumah yg lain bermodalkan gitar kecil dan suara yg ia susun menjadi sebuah lagu untuk mengais rezekinya walau tak banyak yg ia dapatkan namun cukup untuk menyambung hidup nya dan ibunya...
********
sebuah hal yg tak terduga terjadi didepan matanya, seorang preman tengah memukul seorang laki laki paruhbaya dan pergi membawa tas yg dibawah laki laki tersebut...
Alby bergegas menolong laki laki tersebut namun ia tak sempat mengejar preman itu...
"bapak gak papa ?" tanyanya sambil mencoba membangunkan laki laki tersebut
"iya de aku gak papa, tapi tas bapak dibawa kabur oleh preman itu" dengan sedikit sempoyongan bapak itu bangun berdiri dibantu Alby yg memapahnya...
"nih pak minum dulu y biar bapak tenang" Alby menyerahkan sebotol minumannya...
"terima kasih dek" setelah air mengalir di kerongkongannya laki laki paruhbaya tersebut merasa tenang...
__ADS_1
"apa yg harus aku lakukan" ia pun merasa bingung keadaannya saat ini...
"nanti biar aku antar bapak pulang" Alby yg mau berdiri lalu ia pun kembali duduk karna bapak itu menarik tangannya...
"bapak tidak tinggal di daerah ini dek rumah bapak jauh dari sini, bapak disini mencari anak bapak yg udah bapak tinggalin waktu masih bayi" laki laki tersebut bicara panjang lebar dan menjelaskan tentang bagaimana ia ada di daerah itu...
"kalau begitu nih bapak ambil walau tak seberapa mudah mudahan cukup untuk ongkos bapak pulang" Alby menyerahkan semua hasil ngamen nya kpd bapak itu...
"nggak dek" laki laki itu menolak
"udah pak gak papa saya kan ada gitar ntar saya bisa ngamen lagi sekarang bapak ambil aja dulu bapak lebih membutuhkannya, y udah y pak saya pamit" Alby berlalu pergi meninggalkan laki laki parubaya tersebut yg masih menatapnya kagum...
"dizaman sekarang sulit menemukan pemuda sepertinya, dan mungkin usia anakku juga sudah seusianya dia" gumamnya dalam batin sambil menatap punggung laki laki yg sudah menolong nya yg semakin tak terlihat...
"y ampun aku lupa berterima kasih dan menanyakan nama nya" tersadar hal itu ia lalu berlari mengejar laki laki penyelamat nya, namun sayangnya menemukannya karna Alby telah pergi jauh bersama angkot yg ia naiki...
__ADS_1
"suatu saat nanti aku akan kembali untuk mencari mu dek, terima kasih sudah membantu bapak" tekadnya dalam hati tersentuh oleh kebaikan Alby...
tak membutuhkan waktu yg lama bapak itu pergi dengan menaiki taksi