Nada Nada Cinta

Nada Nada Cinta
canda dan tawa


__ADS_3

setelah suara dreet 3x dibunyikan semua siswa berhamburan keluar dari kelas nya masing masing berbondong bondong melewati gerbang sekolah...


Anisa yg melihat Alby keluar dari kelas ia pun berteriak memanggilnya...


"By...!!!!!!!" melambaikan tangannya


mendengar teriakan Anisa,, Alby pun tersenyum lalu berjalan menghampirinya...


"udah lama nunggu y" berdiri didepannya mengacak acak kecil rambut Anisa


"apaan sih By berantakan kan rambut aku" memasang wajah cemberut


"gitu aja cemberut..!!"


"kamu sih"


"ya udah aku minta maaf"


"koq pakai ya udah sih" memalingkan wajahnya


"iya aku minta maaf... udah donk cemberutnya"


Anisa terdiam sejenak membuat Alby sedikit kawatir...


"ok deh...!!!"sambil teriak merentangkan tangannya...


Alby terkaget dengan kelakuan Anisa yg tiba tiba teriak didepannya...


"cewe aneh" sambil menggelengkan kepalanya heran


"biarin .... yuk pulang" menarik tangan Alby paksa


"(dasar cewe aneh tapi imut)" gumamnya dalam hati


setelah sampai di parkiran,, Alby langsung membawa motor matic(yamaha Nmax) Anisa keluar gedung sekolah berbonceng Anisa dibelakangnya...


*** warung mang Dadang ***


"mang Dadang esteh satu" teriak Darman yg langsung menyandarkan tubuhnya dibangku depan warung


"napa loe Man datang datang langsung ambruk kaya gitu" tanya mang Dadang yg heran dengan kelakuannya


"caber mang" dengan kepala yg masih bersandar

__ADS_1


"makanan apaan tuh Man"


Darman mengangkat kepalanya...


"bukan makanan mang Dadang... tapi caber cape berat... bahasa gaul tuh mang"kembali menyandarkan kepalanya


"oh gitu toh Man kirain makanan, nih es nya udah jadi" menyodorkan segelas minuman dimeja yg langsung diminum habis oleh Darman...


seketika mang Dadang melongoh melihat cara minumnya Darman


"gak sekalian tuh gelas nya loe minum Man biar kenyang"


"mang Dadang...!!! ini aku orang mang bukan kuda lumping yg makan gelas" meletakan kembali gelasnya di meja...


"y habis muka loe sama kaya kuda lumping" ledeknya sambil mengambil gelas dan kembali kedalam warung


"udah ah mang, aku mau kerumah Alby dulu" berlalu pergi begitu aja


"woi Man bayarnya mana" teriak mang Dadang


"aku ngutang dulu mang"


mendengar teriakan Darman mang Dadang menggelengkan kepalanya...


"Darman Darman" kembali membersihkan meja dengan lap yg ditangannya


"tuh" menghadapkan mukanya kearah Darman yg sedang berjalan


"kemana dia mang"


"tadi sih bilangnya mau kerumah Alby" sambil membersihkan tangannya dengan lap


"ya udah mang aku nyusul Darman dulu" berlari mengejar Darman yg sudah jauh...


"anak muda zaman sekarang datang kagak permisi,,, pergi nya main sruntul aja" mang Dadang berbicara sendiri


*** dirumah Alby ***


bersama dengan Anisa kini Alby telah sampai dirumahnya setelah memarkirkan motornya Alby mengajak Anisa untuk masuk kedalam rumah...


"tok tok tok assalamualaikum" Alby mengetuk pintu tak lama kemudian pintu pun terbuka...


"wa'alaikumsalam" jawab mak Inah

__ADS_1


Alby lalu mencium tangan emaknya disusul Anisa yg juga sungkem mencium tangan mak Inah


"pa kabar mak" tanya Anisa sambil sungkem


"baik ndo,,, kamu cantik sekali ayo mari masuk ndo" berjalan kedalam dengan memegang tangan Anisa...


"makasih mak" Anisa tak merasa sungkan walaupun rumah Alby jauh berbeda dari rumahnya...


"An,,, kamu mau minum apa" tanya Alby yg sedang menyiapkan minuman


"apa aja By" Anisa yg duduk bersama mak Inah


"mak seneng Alby punya temen kaya kamu" memegang tangan Anisa


"iya mak... aku juga seneng banget temenan sama Alby dia tuh orang nya baik dan pinter" membalas genggaman mak Inah


lalu tiba tiba Alby datang yg membuat kedua nya sama sama kaget


"pasti dong,, gue gitu loh" dengan nada yg agak sedikit dikerasi


"Alby!!!!!!" mak Inah mengangkat tangannya menjewer pelan kuping alby


"iya mak iya mak" sambil menghindari jeweran maknya lalu duduk didepan Anisa


Anisa tertawa senang melihat Alby yg sedang di jewer


"senang kamu ya melihat aku dijewer sama emak"


Anisa masih tertawa kecil


"banget" jawab Anisa singkat


"awas kamu y,, nih rasain" sambil tertawa Alby mendekati Anisa...


"mak tolong" Anisa sembunyi dibelakang mak Inah


"udah udah udah kalian ini kaya anak kecil aja" suara candaan mereka terdengar sampai keluar rumah yg tanpa di sadari Darman dan Marno sudah ada didepan rumah...


"didalam ada apaan ya No koq rame banget kaya ada pasar dadakan" melebarkan telinganya dengan tangan


"ini motornya siapa Man" menunjuk ke motor nya Anisa


"aku juga gak tau No, kita masuk aja yuk"

__ADS_1


Darman dan Marno sudah kaya keluarga sendiri bagi mak Inah jadi mereka tidak pernah sungkan masuk tanpa permisi


setelah mereka membuka pintu dan masuk mereka terkejut melihat Alby dan Anisa yg sedang main kejar kejaran...


__ADS_2