
"ummah Fahri mau minta tolong"
"ada apa?biasanya juga ngomong langsung"
"Fahri sama temen-temen rencananya mau bikin konten sama ummah gimana ummah mau"
"konten apa? jangan aneh-aneh yah ri"
"kok aneh-aneh shi,konten Fahri itu nggak aneh-aneh mah"
"iya kaliaja yang ini mau ngerjain ummah"
"bukan enggak kayak gitu,ini Fahri mau bikin konten masak sama ummah,gimana mau nggak?"
"masak?"
"iya ummah mau kan?"
"boleh deh ummah nggak ada kerjaan juga"
"kita mau bikin apa?"
"bikin kue gimana?"
"ok nanti Fahri beliin bahan-bahannya mau bikin kue apa?"
"yang gampang aja dulu bolu pisang"
"kesukaan Fahri banget tuh" senangnya
"tapi pisang nya habis,kamu beli yah"
"ok ummahku yang paling cantik"
percekapan ibu dan anak itu mengisis kejenuhan perjalanan menuju rumah mereka,
memang hari Minggu seperti ini biasanya jalanan akan sedikit lebih padat dari biasanya.
🌌
sipat manusia akan selalu terlahir berbeda-beda walaupun tumbuh dan keluar dari rahim yang sama,
contohnya saja antara kinana dan sang kaka Jackson Yang,jika sang adik notaben.nya adalah perempuan mandiri,cerdas, dan karir yang cemeelang.namun tetap jika masalah hati ia akan lebih berperasaan.
sedangkan sang kakak sulung walau dia laki-laki tapi jika di hadapkan dengan masalah pinansial dia akan lebih perhitungan,namun jika masalah perasaan ia akan lebih terus terang.
"na kamu belum pulang?"
sekitar pukul 08:30malam Nana dan Daniel yang masih asik menikmati waktu berdua disebuah pusat perbelanjaan dan baru saja keluar dari pintu ruangan bioskop dengan wajah berbinar dan tawa kecil khas orang baru balikan.
"kakak ngapain?" tanyanya
__ADS_1
"apa lagi? kencan lah"
"berapa uang yang kau ambil dari kartuku?" balasnya
"aiiish hanya sedikit kami hanya makan malam biasa"
"sini kembalikan"
"kau-kenapa kamu suka sekali menjatuhkan martabat kakakmu ini? nanti saja dirumah aku akan kembalikan"
"hah mau punya pacar tapi nggak mau modal,mana pacar kakak?aku ingin berkenalan"
"sengaja aku sembunyikan,kamu pasti akan tanya aneh-aneh"
"ih aku tidak seperti itu,akuakan langsung buka semua kejelekanmu"
"hey Daniel cepat pulangkan adikku ke habitatnya,ini sudah malam" ucapnya jengah karna jika di ladeni bisa sampai subuh mereka berdebat
"baik kakak ipar" merendah
"eiiish sudah mempermalukan keluarga ku kau berani menampakkan batang hidungmu lagi?"
"yaaak sudahlah,itu masalalu, ayo Daniel kita tinggalkan orang yang sedang kasmaran ini,emosinya terlalu labil seperti baru masa puber"
kinana dan danielpun meninggalkan sang kakak tak lama seorang perempuan memegang pundak Jackson
puk..
"ah tidak,kamu lama sekali aku sampai ubanan"
"jangan terlalu berlebihan,ayok antar aku pulang sudah malam"
"tidak jadi menonton?"
"besok-besok saja lagi,aku sudah terlalu lelah"
akhirnya pasangan yang baru saja resmi jadian itu juga ikut meninggalkan keramaian mall.
sedangkan ditempat lain di sebuah ruangan dengan cahaya remang, buku-buku berjajar rapi di setiap rak yang tinggi,meja kerja yang terbuat dari kayu jati dan diatas kursi yang mewah terduduk seorang laki-laki paruh baya ditatapnya selembar Poto keluagra dengan pose senyum manis layaknya keluagra bahagia,
"terlalu kotor dirini jika aku menemui kalian lagi,apaplagi menyentuh mu nak,papa sangat merindukanmu" lirihnya air bening berhasil lolos dari matanya dengan penuh penyesalan setelah semuanya berlalu.
"pantaskah aku disebut seorang ayah,sedangkan aku menelantarkan anakku dengan sengaja, bodoh".
🌄
tak terasa pagi menghampiri lagi,sinar matahari kembali menapkan dirinya, kicauan burung juga bernyanyi ria.hari ini Fahri benar-benar bersemangat iyan dan saga juga menginap di rumahnya,
suasana meja makan pun pagi ini sangat ramai di isi oleh tiga pemuda tampan dan satu wanita cantik dengan balutan hijab instan warna hijau tosca
"ummah hari ini seger banget" goda saga
__ADS_1
"harus dong,ini konten perdana ummah" debarengi tawa kecil
"hari ini mau bikin apa?" tanya iyan
"yang gampang aja dulu bolu pisang,iyakan ummah" jawab fahri
"iya,sekalian promosiin yah saga,iyan ummah mau mengisi waktu luang"
"ide bagus tuh,kalo views nya banyak kita bikin setiap Minggu konten kayak gitu" usul iyan
"boleh ummah nggak keberatan"
"yaudah kalo gitu habis sarapan,kita siap-siap"
"siap" iyan+saga
hari Senin,hari padat begitu ungkapan sebagian orang,bahkan ada pertanyaan kenapa harus ada hari Senin?padahal sama saja mau hari apapun jalanan tetap ramai,pekerjaan tetap berlanjut.
kinana berjalan anggun dan angkuh seperti biasanya, pagi itu cafe belum terlalu ramai,hanya ada beberapa orang,
namun ada yg mengganjal tak biasanya resepsionis andalan.nya itu tak menyapanya,akhirnya ia putuskan membuka kacamatanya
"Rere sedang menonton apa kamu?"
"ok temen-temen kali Ani aku dan ummah mau masak bareng,ini konten perdana aku sama ummah live jadi pentengin terus" suara nyaring dari ponsel
"saya sedan melihat masadepan saya buk?" tanpa melirik sang buk bos
"masa depan? di layar ponsel?" heran
"ibu lihat ini,calon suami dan calon mertua saya sedang streaming di YouTube" sembari menyodorkan hpnya pada pandangan sang bos
"hah ada-ada saja kamu,jangan terlalu berharap,jika kau jatuh akan lebih terasa sakit"
"dia siapa shi?"
"dia YouTuber terkenal buk,aaaah saya ingat sebenarnya dia pernah beberapa kali kesini ingin menemui ibu"
" aku"
Rere hanya menganggukkan kepalanya
"apa dia ingin mengbil jas yg waktu"
"yasudah kalo dia kesini lagi kabari aku"
"baik buk"
"kamu kerja yang bener,saya gajih kamu buat kerja bukan liatin siyoutuber itu"
ia memakai kembali kaca matanya dan pergi kelantai atas menuju ruangan.nya
__ADS_1