
kebersamaan menjadi satu di antara pengingat betapa pentingnya hidup bersama-sama. Tak sedikit orang yang lupa arti kebersamaan dan tidak mensyukuri adanya orang-orang yang sering mendampinginya.
Kebersamaan penting karena dengan selalu bersama orang-orang terkasih, kita bisa saling bertukar pengalaman hidup yang sangat berguna ketika menghadapi suatu masalah.
Selain itu, kebersamaan juga bisa untuk berbagi kebahagiaan dan kekonyolan bersama.
Dengan selalu menjaga kebersamaan dengan orang-orang di sekitar, kamu bisa mendapatkan arti hidup yang sebenarnya. Kemudian rasa kebersamaan itu bisa kamu ungkapkan melalui kata-kata.
pukul 10:00 pagi Fahri beserta timnya sudah siap di dalam mobil menuju NACAFE,taklupa sang ummah yang juga ingin ikut melihat secara langsung aktifitas sangputra dan timnya
"ummah semangat banget kayak mau ketemu calon mantu" ceplos saga
"hus saga kamu ih" Fahri
"tau nih saga,bicaranya udah kayak do'a seenaknya" imbuh iyan
"nggak papa jangan di gituin ah,inikan cafe yang kalian tunggu-tunggu,ummah mau ngasih semangat secara langsung" lerai ummah
"terimakasih ummah,berkat do'a ummah juga" unkapan itu sukses membuat sang penumpang terharu
"sama-sama bujangku,ummah senang kalo semuanya di permudah,semoga kalian sukses terus"
dikursi belakang dua anak manusia itu terharu melihat adegan didepannya,ibu dan anak yang sangat harmonis sembari berlagak sesegukan dan mengusap juru matanya,kedua tangan anakmuda itu saling menggenggam dan meremas
"kalian kenapa?"
"kami terharu RI,aku jadi inget emak dikampung"
"aku salpok sama tangan kalian" imbuh fahri
refleks tangan yang bertautan itupun saling melepaskan genggamannya,terukir senyum di bibir sang ummah membuat Fahri lega dan bahagia,bersyukur rasanya,Fahri sangat paham menjadi orangtua tunggal tidak mudah,sebisa mungkin ia harus membuat sang ummah terus tersenyum.
disebuah kantor perusahaan pajak Melly yang sedang fokus bekerja di bagian administrasi kedatangan tamu
"mell ada yang nyari di depan tuh,nunggu di parkiran" ucap salah seorang teman yang baru saja menghampiri nya
"heum,tumben siapa?"
"aku nggak kenal,baru kayaknya tu orang"
"yaudah aku temui dulu" ia bergegas keluar ruangan mencari orang itu,sepanjang langkah kaki ia cemas, jangan-jangan orang itu suruhan ayahnya lagi untuk membujuknya pulang dan segera menikah,sampai di pintu utama gedung ia melirik kiri dan kanan terlihat seorang laki-laki dengan tinggi kira-kira 180 membelakanginya dengan setelan jas dan celana rapinya,
matanya menyipit ingin memperjelas penglihatannya,
"kayak kenal" Melly langsung menghampiri dan memegang pundak laki-laki itu,
puk..
siempu melirik tangan yang menempel di bahunya,dan mengarahkan pandangannya beserta senyum yang terukir di bibirnya dengan manis
"kak Jack kenapa kesini?"
"memangnya tidak boleh"
"aha bukan tidak boleh,hanya saja aneh dan tunggu darimana kakak tau aku bekerja disini?"
__ADS_1
"kamu lupa aku siapa?"
"aaaa iya benar juga,dia memang mulut ember"
"ekhem... bagaimana kalo makan siang bersama?"
"heummm ini masih jam setengah 12 belum waktunya istirahat,aku masih harus bekerja"
"ini kantor milik temanku,aku bisa meminjamu sebentar,lagipun ada yang ingin aku bicarakan denganmu"
"tapi aku-"
"ah sudah aku tidak bisa menunggu lagi, tidak usah takut aku yang berhadapan dengan bosmu"
"tapi kak-" ucapannya tak digubris,tangannya ditarik oleh Jackson dan langsung memasukkan nya kedalam mobil miliknya.
tok tok tok....
ketukan pintu nyaring terdengar jika saja sang pemilik sedang berada didalam rumah,takakan membiarkan siapapun yang bertamu menunggu lama namun ternyata
"sepertinya sedang tidak ada orang buk,rumah ini sepi" ucap pria bertubuh kekar berpakaian serba hitam itu kepada bosnya
"sayang sekali padahal aku datang dengan tawaran yang baik" tukas sang bos yaitu Liliana dan beegegas meninggalkan rumah tersebut dengan langkah kesal,
yaa rumah Fahri memang sedang sepi hari ini,
cafe sedang ramai pengunjung karna sebentar lagi masuki waktu makan siang dan bubar sekolah,ramai memang banyak anak muda diantaranya yang memilih makan atau sekedar nongkrong di NACAFE
"kalian sudah sampai" sambutan kecil Nana sukses membuat ummah terkesima,gadis muda yang sukses dan ramah ini memang sangat sopan dan kreatif
"kenalkan aku kinana" seraya mengulurkan tangannya kepada iyan
"saya saga" namun yang menyerobot duluan malah saga
"oh hehe"
"saya iyan,maaf teman saya emang gitu nggak bisa nahan kalo liat yang bening-bening"
"iya nggak papa kok,ini um-ummah kamu RI?
"iya ini ummah,ibu saya ummah kenalkan ini mbak Nana pemilik cafe ini"
"selamat siang mbak,ah cantik sekali"
"selamat siang, terimakasih,ummah juga cantik ,mmmm boleh tidak saya juga panggil ummah soalnya kayak nyaman banget" ucapnya ragu-ragu
"dengan senang hati mbak,boleh sekali" jawab ummah
"jangan panggil mbak,saya masih 25tahun,panggil Nana saja"
"ok Nana"
"yasudah ayo duduk dulu,maaf agak bising cafe lagi rame kalo jam-jam segini"
seraya menggiring ummah dan rombongannya menuju sebuah meja dan kursi yang sudah disiapkan
__ADS_1
"tidak papa mbak,namanya juga cafe bukan kuburan"
ucapan saga itu membuat Fahri melotot mengisyaratkan untuk diam dan berhati-hati dalam bicara
"mbak maafyah,temen saya emang gitu ceplas-ceplos"
"nggak papa mas,santai saja biar lebih rame jugakan" dengan senyuman manisnya
taklama adzan Dzuhur pun berkumandang,Fahri berucap syukur dalam hatinya bisa bertemu dengan Dzuhur lagi
"Alhamdulillah sudah Dzuhur" batinnya
"Fahri mau kemesjid dulu ummah mau ikut?"
"ummah sholat disini bisakan nak Nana?"
pandangan Fahri dan kinana bertemu sesaat
"ummah maaf,mbak Nana bukan beragama Islam" bisik iyan,dan seketika membuat Nana tertunduk
"tidak papa nak Nana,ummah bisa sholat di masjid,dekat jugakan dari sini?"seraya memegang tangan Nana memberi pengertian
"saya mohon maaf "
"tidak papa,kalo gitu kami permisi mau sholat dulu" dengan senyuman hangat ummah pamitan kepada pemilik cafe itu untuk sholat di masjid.
"jadi apa yang ingin kakak tanyakan?"
di sebuah restoran dekat kantor Melly sedang makan siang bersama Jackson dengan paksaan
"ah itu sebenarnya, akhir-akhir ini aku sering melihat Nana sedang menghindari Daniel,beberapa waktu lalu ia juga kedapatan pulang dengan laki-laki lain,sebenarnya ada apa lagi dengan mereka?"
"emmm Minggu ini aku belum bertemu dengan Nana,aku masih sibuk di kantor dan Nana juga sibuk katanya mau launching makanan baru di cafe,jadi aku nggak tau mereka kenapa?"
"aku curiga siBaekhyun kawe itu selingkuh lagi,Nana juga seperti menghindari papa"ucapnya dengan nada kesal
"memangnya kenapa dengan papanya?"
"jika kami berkumpul pasti papa akan menanyakan hubungan Daniel dan Nana"
"berfikir yang baik saja,didalam hubungan pasti selalu ada perselisihan"
jantungnya tak karuan tatkala tangan mulus itu bersentuhan dengan kulitnya, Jackson meleleh
"kita nikah aja yuk"
"ih kok tiba-tiba"
"amarahku reda kalo kamu rayu" ucapnya cengengesan
_________________________________________
nggak papa panjang biar kenyang😆,sampe sini dulu yah insya Allah besok up lagi,
soalnya vieews nya makin nambah,terus banyak yang baca biar aku semangat nulisnya
__ADS_1
terimakasih🌹maaf masih banyak typo bertebaran kasih like juga yah,saran dan kritik bisa tulis di colom comentar