
Belanja merupakan hal yang digemari banyak orang. Tidak peduli, wanita atau pria, gemar dengan yang namanya belanja.
Apalagi ketika banyak diskon yang diberikan oleh toko yang di sambangi, pastinya gairah untuk berbelanja makin menjadi-jadi.
Namun, di zaman modern ini, untuk berbelanja, seperti diketahui, tidak perlu pergi toko atau pusat perbelanjaan lagi karena saat ini kita dapat melakukannya dari rumah dengan berbelanja melalui toko online.
Selain memudahkan kita pada saat berbelanja, toko online juga sering memberikan diskon besar-besaran, yang membuat kita tergiur untuk membelinya.
Pada masa promo, tidak hanya diskon yang diberikan, melainkan hingga membebaskan biaya kirim.kita pun harus bisa mengendalikan diri untuk tak mudah jikatergiur membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan.
namun berbeda dengan ibu dan anak ini,biasanya diakhir pekan seperti ini Fahri akan menyempatkan waktunya untuk menemani sang ummah berbelanja,
suasana supermarket di hari libur seperti ini sangat ramai,ada yang berdua dengan pasangan.nya ataupun rombongan dengan keluarganya,momen seperti ini sungguh sangat langka dan berharga bagi mereka yang sibuk bekerja
"emmmh enak yang mana yah RI,ummah bingung soalnya belum perna coba rasa stoberi apa coklat?"
"oh iya kamu jangan lupa juga beli sayurnya yang segar-segar yah,sekalian sama buahnya"
"RI jadinya yang mana?"
siempu yang ditanya diam dengan pandangan kosong,kejadian bersenggolan tadi rupanya masiherbekas di benaknya hingga ia tidak fokus dan memperhatikan kegiatan.nya
"Fahri kamu melamun?"
"heumm..gimana ummah,maaf Fahri kurang fokus"
"astaghfirullah kamu lagi ada masalah,kenapa nggak cerita?"
"nggak ummah,Fahri mungkin lagi agak cape banget,soalnya cafe yang mau Fahri review belum dapet izin dari yang punya" kilahnya
"ooh,sabar aja nanti juga pasti dapet izin"
"aammiin"
"yaudah ayok kekasir bayar dulu"
"loh nggak jadi beli?"
"udah cukup segini aja"
"ummah tunggu aja di cafe biasa, soalnya pasti bakal lama,antrian dikasir masih panjang"
"ok kalo gitu ummah duluanyah"
Fahri bergegas mendorong troli yang sudah penuh dengan perlengkapan rumahan bergegas menuju kasir untuk menyelesaikan transaksi,antrian cukup panjang dengan rata-rata troli belanjaan hampir penuh semua,Fahri hanya bisa menghela nafas lesu,ternyata penantiannya masih panjang.
"berapa semuanya mbak"
"totalnya 56.000"
"ah sial" umpatnya
"mbak bisakan titip dulu belanjaan.nya kartu saya teringgAl dan saya nggak bawa cash"lanjut sang pembeli
__ADS_1
"maaf mbak sudah prosedur kami tidak bisa"
"tolonglah mbak sebentar saja,nanti saya balik lagi"
"maaf mbak tidak bisa"
"maaf mbak makanya lain kali kalo nggak uang jangan sok-oan beli yang mahal" sindirnya
"jaga ucapan anda mbak,dompet saya tertinggal mbak tidak tau saya siapa?" emosinya terpancing
"barang-barang yang dipakai mahal,tapi bayar pemb*lut saja tidak mampu"
"hey-" ucapan.nya terhenti
"permisi ada apa ya? saya mendengar keributan dari belakang"
Fahri yang terusik dengan perdebatan dua wanita itu akhirnya menghampiri dan bertanya
"haaaa mas Fahri YouTuber terkenal itu?" shok
"maaf mbak ini ada apa?"
"mbak ini Berli berbelanja tapi uangnya tidak ada"
"memang dia beli apa dan beberapa harganya?"
"pembalut harganya 56.000"
"ok saya bayar,ini pakai kartu saya"
dengan sigap sang kasir menyelaikan transaksi pembelian pembalut itu
"ini kartu dan struknya"
"terimakasih uangnya nanti aku ganti" bergegas melenggang keluar toko
"tunggu mbak" Fahri menyusul wanita itu keluar area toko
"apa lagi mau dibayar sekarang?"
tanpa pikir panjang Fahri melepas jas ia kenakan dan lansung mengikatnya di pinggang sang wanita
"rok mbak ada nodanya,jas itu bisa menghalanginya,pakailah sebelum menggantinya"
speechless mukanya bersemu merah detak jantung yang berdebar kencang,matanya tak berkedip laki-laki dihadapan.nya ini sukses membuat nya olahraga jantung.
ya ia adalah kinana akhirnya setelah pertemuan itu Fahri dan kinana kembali bertemu lagi
"heumm gumawo"
"hey apa anda ingin menunjukan bahwa ini seperti di darama kore?berbicaralah yang jelas"
"aaaa terimakasih maksudku,ka-kalo gitu aku duluan"
__ADS_1
"yaa silahkan, hati-hati"
gadis itu masuk kedalam mobilnya dan pergi meninggalkan area pusat perbelanjaan
sang ummah yang melihat adegan itu Tersenyum simpul didalam cafe sebrang jalan
"ternyata Fahri sudah dewasa"sambil meminum teh hangatnya
Nana sudah berganti pakaian di toilet mall yang cukup besar,sekalian ia membenah kembali makeup yang agak pudar,menata kembali rambutnya dan menyemprot denga farpum mahalnya.
siang ini ia berencana akan kencan dengan sang pujaan siapa lagi kalau bukan sang buaya budug Daniel Han,makan siang bersama adalah momen paling di suka karna merasa bisa lebih dekat dan nyaman ketika mengobrol .
langkah anggun.nya membuat siapa saja terpana,cantik dengan bibir seksi dan senyum ramah sangat cocok berpadu dengan pakaian yang ia kenakan
"maaf kamu nunggu lama?" ucapnya seraya duduk didepan sang pacar.
"aku juga baru sampai"
"sudah pesan?"
"sudah,kuharap kamu tidak menolak makanan pesanan ku"
"ooh sosweet"
"kamu cantik sekali hari ini"
"setidaknya aku tidak memalukAn untuk kau ajak kencan"
"oh sayang aku minta maaf, akhir-akhir ini aku sangat sibuk,kantorku akan bekerja sama dengan perusahaan teman papa,aku juga janrang pulang"
"cup cup nggak papa kok,aku faham aku juga kerja jadi aku ngerasain apa yang kamu rasain,jangan khawatir aku percaya kok"
"makasih sayang"
makanan pun dihidangkan dan mereka makan siang bersama.
tak terasa waktu sudahsore hari sang mentari mulai terbenam pukul 04 sore memang cocok untuk berjalan-jalan santai, di kediaman kinana sang kakak sulung juga tak kalah rapi dengan penampilan casualnya,celana jeans dipadukan dengan kaos oblong dan jas bewarna biru Dongker,wangi dan rapi namun langkahnya terhenti saat di halaman rumah
"mau kemana kamu kak?"
"mau kencan" ucapnya blak-blakan pasalnya sang kaka memang lebih ke terus terang dan tidak bertele-tele dalam hal apapun
"Omo ternyata anak lakiku benar-benar jantan"
"maksud mama apa?"
"jujur saja yah kak,selama ini mama takut kamu gay ,soalnya nggak pernah mengenalkan cewe atau temen perempuan"
"astaga mama... pemikiran yang sempit,aku normal mama,sudah aku mau berangkat do'akan semoga ini yang terakhir"
sang kaka sulung bergegas mengendarai mobilnya dan pergi meninggalkan rumah.
____________________________________________
__ADS_1
terimakasih yang sudah baca terus dukung author vote dan lijenya yah jangan pelit 😊