
Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak orang yang memanfaatkan malam hari menjadi waktu untuk berinstropeksi diri dan beristirahat. Oleh karena itu, bukan sebuah hal yang mengherankan apabila orang-orang banyak mendapatkan pemikiran-pemikiran bijak.
waktu menunjuka pukul 08:23 malam,namun cafe masih terlihat ramai dengan pengunjung,apa lagi dimalam Minggu seperti ini biasanya sampai larut malam,banyak anak muda yang membawa pasangannya atau hanya sekedar teman dan mungkin seorang gebetan,terlihat romantis setiap bangku diisi dua orang muda-mudi dan beberapa keluarga kecil bersama buah hati mereka
Nana memperhatikan pemandangan indah didepan.nya dengan senyum hangat tangan.nya menungkuo di dada
"makin hari cafe makin ramai yah re" Nana
"iya buk,apa lagi kalo ada menu baru pasti makin seru"
"menu baru yah,emang menu andalan udah sedikit peminatnya?"
"enggak sih buk,cuman biasanya kan tiga bulan sekali kita launching menu baru"
"oh iya mungkin saya terlalu fokus sama pernikahan saya yang batal,yaudah nanti saya pikirin dulu,kalo kamu ada ide bolehtuh re"
"kinana" suara itu mengalihkan pandangan buk bos yang sedang asik mengobrol
"hey kalian tumben kesini nggak ngabarin"
yaa itu suara Melly tiga sahabatnya itu memutuskan untuk malam mingguan bersama di cafe Nana,
"semua ini Erika yang nyaranin,dia maksa kita buat nemuin kamu disini"
"eh duduk dulu kek,pesen minum gratisyah buk bos"ucap Melly
"ayo duduk" mereka memilih bangku paling pojok karna memang hanya itu bangku yang kosong kinana langsung menyuruh pelayan unntuk membawakan minuman dan beberapa camilan khas cafe
"jadi ada apa kok mendadak?" tanya Nana
"sebenernya aku udah beli tiket konser" tutur Erika
"konser apa lagi ka,yang waktu itu aja aku belum bisa moveon"Melly
"ini beda Mel,ini Exo grup kesukaan gue"
"jadi kamu maunya gimana? mau kita temenin lagi gitu?"tanya nana
"cerdas banget ibuk bos"
"tiketnya mahal gaji gue nggak cukup" sambung Melli lagi secara diakan hanya kariawan biasa
"tenang aja tiketnya udah gue beli buat kita berempat"
"kaaaa itu mahal banget loh,nggak sayang duitnya?" kali ini gliran Hera
"uang bisa di cari,tapi waktu nggak bisa diulang"
"terus kapan acaranya?"
"tanggal 14 bulan depan" jelas erika
"eh na beberapa hari yang lalu aku papasan sama Fahri,YouTuber yang waktu itu"
"heumm iya gue juga tuh dua hari yang lalu,distudio foto,gila dia keren banget"
"oh yaampun kalian beruntung sekali bisa ketemu,kalo ketemu aku mau minta foto bareng" Erika
"heh jangan norak deh"
"kenapa nggak jadian aja shi lupain si Daniel" Melly
__ADS_1
"sorry temen-temen aku nggak minat,dan lagian aku udah balikan sama Daniel"
penjelasan kinana membuat teman-teman nya heran,
"bucin sekali anda, laki-laki seperti itutidak pantas di beri kesempatan".
"yah mau gimana lagi mell aku juga masih sayang sama dia"
"kamu di pelet apa shi sama dia,sampe mau diajak balikan?"
"kok di pelet shi,nggak lah"
🌌🌃🌄
26 TAHUN YANG LALU
PRAK....
beberapa Poto dengan jelas terpangpang sosok wanita cantik beesesraan dengan suaminya
"jelaskan padaku pah,siapa wanita itu?"
"dia istri ku,kami sudah menikah"
"tega sekali kamu pah,kamu anggap aku apa?"
"aku menikahimu agar aku bisa mendapatkan warisan perusahaan HAN GROUP tidak lebih"
"andai saja dulu orang tuaku tidak memaksaku untuk menikah dengan.mu,akuakan menikahi Liliana" lanjutnya lagi
"ceraikan aku sekarang juga" finish sang istri suaranya serak menahan tangis dan perih didadanya
"tanpa disuruh pun aku sudah mempersiapkan semuanya"
dengan langkah cepat laki-laki berusia 40an itu meninggalkan rumah,
"papa"
langkah yang terhenti diambang pintu utama,jantung yang bergetar tersirat rasa tak tega namun hatinya sudah dibutakan oleh bujukan sang pelakor yang membuatnya enggan walau hanya sekedar melirik sang buah hati yang memanggil namanya,
"papa mau kemana?" dengan airmata yang mulai menetes sang anak terus bertanya,tak dihiraukan sang ayah melangkah pergi meninggalkanya
"ummah,papa mau pergi kemana?" kali ini bergantian menghampiri sang mama yang sedang menangis tanpa suara tak sanggup rasanya untuk menjawab apa lagi menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi
"papa&ummah bertengkar lagi?"
"maafkan ummah fahri,ummah hanya belum selesai bersih-bersih kamu main lagiyah di kamar"
Fahri mengangguk tanda setuju iapaun pergi kekamarnya,dengaanrasa penasaran bercampur sedih.
bayangan 26tahun lalu itu masih h sering menghampiri Fahri,masih membekas di fikiran dan pendengaran.nya bagaimana seorang suami sekaligus Ayah yang sangat ia banggakan sampai detik ini,pergi tanpa pernah menjenguk atau bahkan menanyakan kabar lewat pesan sekalipun.
dulu Fahri sering iri tatkala kenaikan kelas atau acara lainnya di sekolah teman-teman nya selalu diantar kedua orangtuanya,namun ia selalu sendiri karna sang ummah harus bekerja untuk biaya hidup mereka.
Fahri termasuk anak yang cerdas,berkat kecerdasan nya ia berhasil mendapatkan beasiswa kejenjang kuliah sampai lulus wisuda.
"dorrr"
"astaghfirullah biasakan ucap salam"
"iya pak ustadz assalamualaikum?" ucap iyan dan saga
__ADS_1
"kenapa melamun,lagi ada masalah"
"enggak aku hanya sedang rindu masa-masa kecil dulu"
"jangan sedih jangan risau,sesungguhnya Allah bersama kita"
"mantap iyan makin religius"
"RI gimana udah tanya sama ummah belum untuk konten masak itu?"
"astaghfirullah belum,habis ini nggak ada jadwal lain kan"
"udah selesai untuk hari ini tinggal edit dikit lagi"
"aku pulang duluan yah,siang ini ada janji sama ummah"
"yaudah hati-hati"
"assalamualaikum"
"wa Alaikum salam"
kontrakan iyan dan saga adalah basecamp sekaligus kantor untuk mereka mengerjakan edit vidio,walaupun tidak besar tapi cukup untuk peralatan dan lain.nya,
tepat di parkiran sebuah toserba,karna kontrakan iyan dan saga melewati gang jadi mobil tidak bisa masuk biasa hanya bisa parkir di depan toserba sebelah gang.
dengan langkah terburu-buru tanpa sadar Fahri menyenggol bahu seseorang
"astaghfirullah,maaf pak saya tidak sengaja"
siempu yang sibuk dengan telepon di telinganya hanya bisa memberi code tangan seakan "tidak papa"
"iya saya sedang di jalan,sebentar lagi sampai" imbuhnya melengos masuk kedalam mobil mewahnya.
begitupun dengan Fahri yang langsung masuk dan tancap gas menuju rumahnya.
🌁🏢
"kamutuh bisa apa shi Daniel kerja beginian aja nggak becus?"
"pah Daniel masih belajar" bela sang mama
"usia kepala tiga itu hahrusnya sudah bisa diandalkan, main-main saja bisanya"
"yaudahlah pah kalo dia nggak mau biarin aja,ngapain di paksa masih banyak yang mau kerjasama sama kita"
"kamu pikir gampang,berandalan jarang pulang alasan lembur gini saja tidak becus"
"papa Taukan aku gak suka perkataan fulgar, apa papa sekarang makin membenci Daniel setelah papa tau anak papa yang lain masih di kota ini"
"jaga bicara kamu"
"ini yang bikin Daniel males pulang,papa selalu marah-marah,selalu Daniel yang disalahkan" dengan rasa kesal Daniel pergi meninggalkan kedua orangtuanya
"Daniel"
"sudah pah,biarkan dia meredakan amarahnya"
ruang keluarga yang besar dengan interior glamour khas orang kaya,menggema dengan suara nyaring sang ayah yang sedang memarahi anak bungsunya itu,pasalnya entah lupa atau enggan bernegosiasi daniel gagal mendapatka tender baru.
______________________________________________
__ADS_1
sampai sini dulu,jangan pelit dukung dan like biar aku makin semangat nulisnya. terimakasih yang sudah mampir 😊 ❤️