Nona Muda Tersayang

Nona Muda Tersayang
episode 18


__ADS_3

Ditempat lain(rumah)


(tok tok)suara ketuk pintu akupun menyuruh agen mata-mata bersembunyi.


"nona,tuan memanggil anda di ruang tamu"kata pelayan


"baiklah aku akan turun ke bawah"mengiyakan


Pelayan itu pun menutup pintu


"keluarlah,kamu boleh pergi sekarang"kataku


Dia pun meninggalkan kamarku dan aku pun turun kebawah dan aku terkejut melihat Ye jin


"ayah apakah itu Ye jin"meyakinkan


"sayang,ia lah dia Ye jin anak dari sahabat ayah dia membawakan oleh-oleh dari singapure"terseyum


"ini sangat bagus kalian saling kenal"ibu bersemangat


"Ye jin aku kira kamu sibuk"mengusir secara halus


"aku tidak sibuk sama sekali"mengangkat alis


"kalau gitu kita makan bareng aja"terseyum


Ye jin pun mengiyakannya kami pun makan bersama-sama setelah selesai aku pun mengantar Ye jin keluar.


"bagaimana masakan ibuku"penasaran

__ADS_1


"sangat lezat,aku menyukainya"merasa puas


"baiklah kalau begitu aku masuk dulu yaa"meninggalkan


Ye jin pun masuk ke mobil dan pulang...


(ting)pesan masuk aku melihat pesannya ternyata dari haru


"Haru??"membuka"[ayo bertemu di taman dekat rumah mu]"


"kenapa Haru ingin bertemu,ada apa apakah dia sudah menyelidiki tentang ibunya atau dia udah tau kalau aku..."penasaran


Akupun pergi menemuinya di taman ternyata dia sudah menungguku


"kamu sudah datang"melemas


"kau kenapa?"penasaran


"apa yang harus aku lakukan"menanggis


Aku hanya diam dan mencerna kata-kata Haru


"ikuti saja alurnya"menepuk bahunya


"Haru pun melihatku dan sedikit terkejut aku pun tersadar"maksudku adalah kalau kamu ada masalah jangan di pendam itu akan membuat mu merasa tercekik dan rasa sakitnya akan membuat tidak bisa berfikir jernih,itu pasti sangat menyakitkan"ucapku


Haru pun memeluk ku cukup erat dan lama kemudian dia menceritakan semuanya


"makasih sudah membuat bebanku berkurang"terseyum akupun terseyum juga

__ADS_1


"HEY"kami pun melihat kearah yang memanggil kami ternyata orang-orang brengsek yang pernah aku hajar waktu itu.


"wahh,kalian sedang berpacaran yaa,maaf menganggu"melempar tempat sampah


Haru pun marah dia ingin meluapkan amarahnya kepada orang-orang brengsek itu tapi aku langsung menariknya dan lari mereka pun mengejar kami.kami menemukan jalan buntu"gawat gimana nih aku badmood lagi bertengkar,menyebalkan"mengerut dahi


Haru pun menarik ku masuk kedalam lemari lemari tersebut sangat kecil hingga aku dan Haru sangat dekat sekali


"Sial,dimana mereka ais"memukul lemari


Akupun berteriak tetapi Haru menutup mulutku"ussss"jangan berteriak"membisikan ketelingaku sehingga membuat telingaku merasa geli dan membuat ku ingin tertawa


Haru pun terseyum melihatku


"mereka kemana ya"sambil melihat lemari


"apa jangan-jangan mereka bersembunyi di lemari itu"ucapnya


mereka pun menghampiri lemari itu kami pun terkejut dan menempelkan tubuhku ke tubuh Haru sehingga aku merasakan benjolan dibawah mukaku memerah dan haru pun merasa tidak nyaman.


Mereka pun membuka salah satu pintu lemari itu."Hey apa yang kau lakukan disana"salah satu polisi yang sedang patroli


Mereka pun semua kaget dan melarikan diri akupun kelauar dari lemari itu


"ais kalau bertemu lagi akan ku hajar mereka"memberiikan tinju


Haru pun hanya terseyum melihatku seperti anak kecil


"sudah,sudah ayo kita pulang"kata haru sambil menarik ku

__ADS_1


kami pun pulang bersama....


__ADS_2