
setelah jamuan selesai kami pun ke kamar masing-masing untuk beristirahat setelah sampai di kamar aku membaringkan tubuh ku dan menatap langit-langit.
"Nona keren sekali tadi..."menutup pintu
"keren apa nya orang seperti itu harus di beri pukulan atau semacamnya mana ada seorang putri memperlakukan seseorang seperti itu...memang statusnya lebih tinggi tetapi dia tidak nampak seperti putri,kalau bukan karna Klannya dia tidak akan se sombong itu,aku yakin pasti keluarga Young malu memiliki putri seperti young choi itu"meyakinkan
"tapi nona biar pun sifat dan perilakunya buruk tetapi dia anak kesayangan ayahnya jendral young,oh iya kalau tidak salah ada salah satu rumor tentang putri Young choi waktu itu dia sedang ke toko kain tiba-tiba ada salah satu pegawai toko tersebut menumpahkan teh kepadanya sehingga tangan tuan putri Young Choi memar akibat teh yang masih panas,sehingga pegawai toko tersebut di penggal di kediaman Young maka dari itu biar pun putri Young choi memperlakukan seseorang dengan buruk tetapi tidak ada yang bisa menentangnya"menjelaskan
"pantas saja,dia sombong dan angkuh"ucapku
"Nona harus lebih berhati-hati kedepannya dan Nona tidak boleh berbicara atau menatap putri Young Choi nanti akan terjadi kejadian yang tidak di inginkan dia sangatlah menakutkan Nona"memohon
"iya,iya Somi nggak usah khawatir tapi....kalau dia berula kembali aku tidak akan segang-segang memberinya pelajaran,dia harus mendapat hukuman walaupun itu hanya sesaat tapi masalahnya siapa yang bisa menghukumnya?"bingung
"Nona..."ucap Somi cemberut
(tok tok tok)suara pintu
Somi pun berdiri dan membuka pintu ternyata itu putra mahkota"putra mahkota!!"kaget
__ADS_1
Somi pun mengbungkukan kepalanya
putra mahkota pun bergegas masuk dan menutup pintu"usss jangan berisik,aku ingin bertemu putri Kim Hae"
"eh putra mahkota,ada yang bisa saya bantu?"ucapku membungkuk
"tidak usah terlalu formal aku ke sini untuk menemui mu?"ucap putra mahkota
"menemuiku?emang ada apa!"ucapku penasaran
"tidak ada hanya saja aku....merindukanmu"terseyum
"oh iya ini untuk mu"memberikan
"cincin?apakah pangeran ingin melamarku"gumangku
"cincin?kenapa pangeran memberikanku sebuah cincin"penasaran
"ini hadiah untuk mu aku melihatnya saat perjalanan ke sini katanya cincin ini bagus untuk perempuan cantik seperti mu"memasang
__ADS_1
aku pun melihat cincin ini sangatlah indah"wah cantik sekali apakah ini bunga mawar"memperhatikan
"benar itu melambangkan cinta dan kasih sayang,sangat cocok untuk"terseyum
"wah,pangeran romantis banget"batinku
"terima kasih atas hadiah nya,aku sangat menghargainya"terseyum
"baguslah kamu sangat menyukainya aku merasa sangat senang melihat mu terseyum seperti itu kepada ku,aku berharap seyum mu akan seperti ini seterusnya"memegang pipi Kim Hae
"hahaha,oh iya pangeran tidak sibuk mending pangeran pulang nanti raja mencari anda"ucapku menarik pangeran menuju depan pintu
aku pun membuka pintu dan mendorong putra pangeran keluar"maaf pangeran aku harus bersih-bersih jadi anda pulanglah"ucapku
"tapi....."
aku pun langsung menutup pintu kamar ku sebelum putra mahkota membuka mulutnya
"astaga wanita ini.....semakin lama semakin aku menyukainya"batin Putra mahkota
__ADS_1
dia pun meninggalkan kamar Kim Hae dan langsung menuju ke ruangannya.