
ayah tampak panik dan khawatir melihat ku terluka,dia sangat terpukul dan tidak bisa memaafkan dirinya sendiri
"ini semua salah ayah,kalau ayah bisa menyakinkan ibu mu bahwa putrinya lah yang telah melakukan hal yang salah,pasti kejadian seperti ini tidak akan terjadi"
"ayah jangan menyalahkan diri mu sendiri,luka ku tidak apa-apa,Somi akan merawat ku dengan baik, luka ku pasti akan sembuh dengan sendirinya,jadi ayah tidak usah khawatir lebih baik ayah menemui ibu pasti ayah ingin mendengar penjelasan darinya"
"baiklah,ayah akan mengunjungi mu nanti,Pelayan pastikan lukanya di obati aku tidak mau terdapat bekas luka di wajah cantik putri ku"memerintah
"baik tuan"ucap Somi
Ayah pun pergi meninggalkan kediaman ku dengan perasaan lega.tiba-tiba pangeran menghampiri ku dan melihat luka yang ada di wajah ku,aku pun menatapnya aku pun terkejut melihat ekspresinya yang dia tunjukan sangatlah menakutkan
"kenapa pangeran tampak sangat menakutkan"
"Aku akan memberikan dia pelajaran,berani-beraninya dia melukai mu di depan mata ku aku akan membuat dia hancur dan tidak bisa bangkit lagi"ucap pangeran marah
__ADS_1
"jangan(memeluk)kau tidak boleh menghancurkannya biar pun dia menyakitiku beliau adalah ibuku,istri dari ayah ku,dia seperti itu karna dia sangat menyanyangi anaknya,aku mohon jangan lakukan hal yang akan membuat mu menyesal nantinya"
"baiklah, tapi kalau dia menyakiti mu lagi aku tidak akan memaafkannya"
"baiklah"ucap ku merasa tenang
"terus sampai kapan kau akan memeluk ku ini membuat ku sangat tidak nyaman"ucap pangeran mengombal
Aku pun tersadar ternyata aku memeluk nya dari tadi aku melepaskannya dan memalingkan wajah ku,dia pun terseyum dan mengambil obat dan mengobati luka ku dengan penuh hati-hati.
pangeran kesembilan di kenal dingin dan tidak menyukai wanita ternyata itu hanya palsu,mungkin suatu saat berita tentang pangeran tidak menyukai wanita akan hilang dengan sendirinya"batin Somi
Setelah selesai dia pun memberikan pill penyembuh kepada ku aku pun meminumnya dia pun pamit dan meninggalkan kediaman ku.
"putri apakah masih sakit"ucap Somi khawatir
__ADS_1
"nggak usah khawatir,pangerankan sudah memberikan pill penyembuh kepadaku jadi lukanya pasti sudah sembuh total"
"syukurlah,aku sangat mengkhawatirkan Nona tapi...kenapa pangeran tiba-tiba muncul!"
"hahaha itu tidak usah di pikirin!dan pertunjukan kali ini akan berjalan dengan lancar, Kim Shin sudah mendapat balasnya tapi kalau dia masih berani ingin menyentuh ku aku tidak akan segang-segan menghancurkannya"serius
"tapi nona tadi pangeran ingin membuat selir Kim Shin tidak bisa bangkit lagi tapi kenapa nona menghentikannya,itu kan tujuan nona"
"benar.....tapi aku tidak ingin pangeran ikut campur dalam masalah ini biarkan aku yang membalaskan dendam kepada pemilik tubuh ini mereka sudah membuat pemilik tubuh ini sengsara bahkan di anggap sampah di mata masyarakat dan menginjak-injak harga dirinya"
"maksud nona pemilik tubuh ini?"penasaran
"tidak,aku hanya bergurau cemilan yang kau bawakan untuk ku mana aku sangat lapar"
"ahh ini"memberikan
__ADS_1
aku pun mengambil kue yang di bawa Somi dan ingin memakannya tetapi kue itu memiliki bau yang sangat aneh aku pun menghiup bau kue itu untuk memastikan nya ternyata benar kue yang di bawah somi telah di racuni.