Nona Muda Tersayang

Nona Muda Tersayang
episode 47


__ADS_3

kami pun kembali.....semua tamu duduk di tempat masing-masing aku pun melihat raja dengan ratu nya aku pun memberi salam kepada baginda raja


"salam yang mulia"membungkuk


"salam, kamu putri dari Kim Yun?"ucap yang mulia


"iya yang mulia saya putri bungsu nya Kim Hae"ucap ku terseyum


"salam yang mulia,saya Kim Lim dan Ini adik-adik saya Kim Gwan dan Kim Jiso"ucap kim Lim memberi salam


"salam yang mulia"serentak


"salam, kalian boleh kembali ketempat kalian nikmatilah acara ini"ucap yang mulia


kami pun mundur dan duduk di tempat masing-masing para penari pun masuk dan menari mengikuti alunan musik semua tampak sangat bahagia


tiba-tiba para pembunuh bayaran masuk dan melukai banyak orang kami semua panik dan para pengawal dengan sigap melindungi raja dan ratunya aku melihat salah satu pembunuh bayaran itu menghampiri puta mahkota.


"gawat..... sasarannya adalah putra mahkota "ucap ku panik


aku pun mengambil senjata dari salah satu prajurit untuk menolong putra mahkota dan.......(sstts) suara pedang


aku pun langsung menghadankan pedangku ke pembunuh bayaran itu seketika dia pun mati dengan tebasan di punggungnya ,aku merasa pusing dan pingsan.


beberap menit kemudian aku pun tersadar dan melihat sekitar ternyata aku sudah ada di rumah.


"Nona....akhirnya anda sadar juga Somi sangat khawatir melihat anda belum sadarkan diri dari tadi"ucap pelayan menangis

__ADS_1


"apa yang terjadi??,kenapa tangan ku seperti di perban" melihat tanganku


"Nona terluka waktu anda menyelamatkan putra mahkota"ucap pelayan


"eehh perasaan waktu aku menyelamatkan putra mahkota aku tidak terluka sedikit pun"ucap ku bingung


"coba nona ingat lagi....."ucap Somi


***


kembali kejadian sebelumnya....


"berani-beraninya kalian melukai para pangeran awas aja kalian"ucap ku bersemangat


aku pun berperang dengan pembunuh bayaran itu aku terlalu bersemangat untuk bertarung tiba-tiba tangan ku terluka dengan tebasan pedang pembunuh itu seketika aku pingsan


***


"benar nona.....untung racunnya tidak terlalu berbahaya jadi nona bisa selamat,lain kali kalau nona ingin berperang Nona harus berlatih dulu"ucap Somi marah


"aku paling menyukai bertarung kenapa aku harus berlatih"ucap ku


"Nona...anda tidak pernah memengan pedang dan semua orang kaget melihat nona melawan pembunuh bayaran itu dengan sangat sadis bahkan baju nona penuh dengan darah mereka, sepertinya Nona sudah berpengalaman dalam bertarung?"ucap Somi penasaran


"hahahahah,aku hanya terlalu bersemangat"ucap ku mencari alasan


"Nona.....apakah nona masih ingat yang menyelamatkan Nona hari ini?"ucap Somi terseyum

__ADS_1


"Hmmm, putra mahkota"ucap ku menebak


"hmmm, salah tapi PANGERAN KE SEMBILAN"ucap Somi sangat bersemangat


"terus....."ucap ku mengupil


"cih, nona...... pangeran kesembilan..... waktu nona pingsan dia langsung menghabisi semua pembunuh bayaran itu dengan sekali tebasan pedangnnya bahkan putra mahkota ingin mengendong anda tetapi pangeran ke sembilan langsung mengendong nona dan membawa nona pulang ke sini dia memberikan pil penyembuh kepada nona bahkan dia terseyum melihat nona"ucap terseyum lebar


"benarkah!! aku penasaran bagaimana rupa pangeran ke sembilan itu"ucapku penasaran


tiba-tiba pintu kamar ku terbuka ternyata itu adalah Ibu dan Ayah beserta saudara-saudara ku


"sayang bagaimana luka mu apakah sudah membaik"ucap ibu khawatir


"iya Bu tenang saja sudah membaik"ucapku


"nak,kamu tahu kamu tidak pandai memengang sebuah pedang kenapa kau ikut bertarung melawan mereka"ucap ayah marah


"ayah....ayah tenang....."


"adik kecil bagaimana ayah bisa tenang anak kesayangannya terluka,kakak kan sudah bilang kakak akan melindungi mu"ucap Kim Park


"benar,kamu selalu ingin membahayakan diri mu sendiri untung luka mu tidak parah"ucap kim Woo


"iya ayah,kak mulai sekarang aku akan berhati-hati dan mengandalkan kakak-kakak ku yang tampan dan juga hebat"ucap memgombal


"bagus,kamu harus istirahat"ucap ayah memengang tanganku

__ADS_1


"iyah yah pasti"ucap ku mengiyakan


mereka pun pamit keluar supaya aku bisa beristirahat


__ADS_2