
putra mahkota melihat Kim Hae sedang duduk di dekat sungai sambil minum teh,putra mahkota pun menghampirinya
"wah,pemandangannya indah sekali,udaranya segar itu membuatku merasa nyaman"ucapku memuji
"benar.......kicauan burung menambah suasana damai"ucapnya menghampiri
aku pun melihatnya ternyata putra mahkota aku pun memberi salam kepadanya
"yang mulia salam"ucapku membungkuk
"salam,bagaimana kondisi mu apakah sudah membaik"ucapnya
"ahhh iya yang mulia lukanya sudah membaik"melihat kearah tangan
putra mahkota pun melihat tangan ku dan memengang nya aku sedikit terkejut dia tiba-tiba memengan tanganku
"ini semua salahku kalau aku berhati-hati mungkin kamu tidak akan terluka"ucap putra mahkota bersalah
"tidak usah merasa bersalah yang mulia itu semua sudah terjadi.....dan yang paling bersalah itu para pembunuh itu berani-berani nya meyerang yang mulia"ucap ku kesal
"hahahahah,pangeran ke sembilan sudah membunuhnya jadi tidak usah merasa kesal"ucapnya memengang kepala
saat memengan kepala ku aku melihat kearahnya dia hanya mengelus kepala ku seperti anak kucing
__ADS_1
"yang mulia aku bukan kucing"ucapku mengejek
yang mulia pun tersadar"hahaha maaf aku tidak sadar mengelus kepala mu"ucap nya
"silahkan yang mulia duduk"ucap kim Hae
dia pun duduk di depanku"Somi tolong tuankan Teh untuk yang mulia"memerintah
Somi pun menuangkan teh kepada putra mahkota dengan sangat hati-hati,kami pun minum teh bersama dan mengobrol cukup lama dan saling melempar seyuman
"aku harus pergi...."ucapnya berdiri
"baiklah yang mulia terimakasih sudah mengunjungi ku"ucapku membungkuk
aku pun mengiyakannya dia pun pergi meninggalkan kediaman Kim dan kembali ke istana.
"Nona,aku tidak menyangka putra mahkota yang di kenal sangat sibuk bisa mampir ke kediaman Kim untuk mengunjungi mu bahkan dia akan datang kembali"ucap Somi kegirangan
"ahhh benar.... aku juga sangat terkejut aku kira putra mahkota tipe orang yang cuek tapi ternyata dia penuh perhatian dan sangat ramah"ucapku
"nona jangan pernah melupakan Momen ini"ucap Somi
"iya iya Somi..."mencubit pipi Somi
__ADS_1
ayah pun datang menghampiri ku"bagaimana pertemuan mu dengan putra mahkota berjalan dengan lancar"ucap ayah penasaran
"iya ayah berjalan dengan lancar,putra mahkota sangat mengkhawatirkan ku jadi dia mengunjungi ku"ucap ku
"semua orang pasti terkejut melihat Putra mahkota mengijakan kakinya di kediaman Kim"ucap ayah
"terkejut?"ucap ku penasaran
"iya,putra mahkota tidak pernah mengunjungi kediaman lain kecuali kediaman Kim dia di kenal sangat sibuk tidak ada waktu untuk berkunjung itu kata orang di istana"ucap ayah
"wah jadi suatu keberuntungan pantas Somi bilang jangan pernah melupakan momen ini"gumangku
"kamu masuk saja istirahat minggu depan ada festival berburu kamu beserta saudara-saudara mu akan menghadirinya"ucap ayah
"fetival berburu"ucapku penasaran
"iyah setiap tahun anggota bangsawan ikut serta dalam perburuan itu.....dan akan di adakan 3 hari berturut-turut,kalau ayah tidak salah ada juga saimbara memanah,menghapal kitab-kitab,bertarung dan masih banyak lagi.maka dari itu kamu harus sembuh supaya memenangkan hadiah dari raja"ucao ayah
"Hadiah?hadiah apa?"ucap ku penasaran
"entahlah,tapi yang pasti hadiah tahun ini sangatlah istimewa"ucap ayah penasaran
"Baiklah kalau begitu aku akan beristirahat"ucap meninggalkan ayah
__ADS_1