
Kim Hae pun kembali ke kediamannya...
"Nona.."ucap Somi memanggil
Somi memanggil Kim Hae dengan nada yang merendah.Kim Hae pun kebingunan melihat Somi seperti itu
"ada apa Somi?apa ada masalah?kenapa kau memanggilku tidak seperti biasanya, dan kamu terlihat gelisah dan juga sangat panik! apakah kau sedang sakit?"
"Nona,anda kembalilah ke kediaman ibu nona,nona harus tetap berada di sana,kalau perlu nona pulang malam saja baru bisa kembali ke sini"
"Somi ada apa?kenapa kau menyuruh ku pergi dari kediamanku ahhh apa jangan-jangan kau menyembunyikan sesuatu dari ku yah ayo ngaku"
"Nona....sebenarnya pangeran Sun Hee ada di kediaman nona,aku tidak mau nona bertemu dengannya"membisikan
"benarkah?ayah menyuruhku untuk menjahuinya tapi...aku ingin memanfaatkan situasi ini!"
"memanfaatkan situasi?maksud nona apa?"
"lihat saja nanti"terseyum
Kim Hae pun melanjutkan perjalanannya menuju ke kediamannya setelah sampai di sana dia melihat Sun Hee sedang duduk dan memandangi danau di temani teh dan cemilan. sekali-kali dia menatap para pelayan dengan tatapan mesum nya.
__ADS_1
"cih dasar,orang seperti dia harus lenyap atau mati,tapi bagaimana caranya?"batin kim Hae
"Nona.."ucap Somi memanggil
"atau membunuh tanpa menyentuh semacam santet"
"Nona..."nada tinggi
"atau aku beri dia racun saja,tapi aku tidak ingin dia mati di sini"
"NONA...."berteriak
akibati Somi berteriak cukup keras Sun Hee pun berbalik dan melihat ke arah yang memanggil nama ku dia pun berdiri dan terseyum lalu dia menghampiriku.
"kenapa kau berdiri disini aku sudah lama menunggu mu jadi pelayan mu membawakan aku beberapa cemilan,ayo duduk di sana pemandangannya sangat indah"menarik
Sun Hee pun menarik Kim Hae duduk di dekatnya dan pelayan pun menuangkan teh kepada Kim Hae.
"kenapa kakak mencariku apakah kakak butuh sesuatu?"basa-basi
"tidak aku hanya ingin menemui mu saja,kamu tahu aku sangat kaget melihat mu di ruang utama tadi,aku kira kamu seperti gadis-gadis pada umumnya yang mamanfaatkan bedak yang tebal atau semacamnya ternyata......kamu sangat cantik tanpa di lapisi bedak"
__ADS_1
"ahh aku ingat dulu kakak pernah mengatai ku jelek,genduk dan tidak berguna bahkan kakak pernah mengunci ku di gudang selama satu hari tanpa makanan dan minum"
"hahahah itukan dulu kami masih kecil,kamu tahu kan aku sangat nakal jadi aku mengerjai mu"mencari alasan
"ahhh aku juga ingat waktu kakak sudah berumur 20 tahun sedangkan aku 16 tahun kakak mengatai ku sampah,hanya parasit di kediaman Kim dan memanfaatkan nama besar keluarga,bahkan sangat bodoh paling bodoh di antara orang bodoh"
"dan,dan lagi kakak pernah bilang kalau aku hanya orang yang tidak tahu di untung,sudah jelek,bau lagi,bahkan tidak pantas untuk di lahirkan,coba kakak jelaskan nakalnya sampai kapan?"nada mengejek
"dan kakak datang lagi di kediaman kim dan memujiku pasti kakak sudah tidak nakal lagi"terseyum
Sun Hee pun hanya diam sambil menghabiskan teh nya dan terseyum kepada Kim Hae
"Nona sangat keren bahkan membuat pangeran Sun Hee diam membeku,rasain"
"hahaaha maafkan aku,kalau aku pernah berbicara seperti itu,aku tidak akan membuat mu merasa tertekan atau di hina lagi,apa pun terjadi aku akan mendukungmu"
"janji"memberikan kelingkin
"janji"ucap Sun Hee
"kena kau..."batin Kim Hae
__ADS_1