Nona Muda Tersayang

Nona Muda Tersayang
episode 74


__ADS_3

Tiba-tiba orang tua ku datang dan menemui ku.


Mereka pun menemui pangeran kesembilan terlebih dahulu"salam pangeran!apakah putri ku baik-baik saja"ucap ayah khawatir


"tuan Kim Anda tenang saja putri Kim Hae sangat kuat dia baik-baik saja"ucap pangeran


"tapi maafkan aku karna kesalahan ku putri malah menderita karna ku aku minta maaf"menuduk


"pangeran jangan menunduk,mungkin ini hanya bencana jadi jangan salahkan diri mu"ucap ayah


"Jadi di mana putriku"ucap ibu


"Dia ada diruang sebelah aku akan akan mengantar mu"menunjukan jalan


Ayah dan ibu masuk ke kamar ku dan mellihat ku berbaring aku pun kaget melihat kedatangan mereka


"ayah ibu kenapa kalian ada disini?"kaget


"ibu dan ayah sangat mengkhawatirkan mu,ibu tidak bisa diam saja jadi ibu menghampiri mu,kamu tahukan sayang waktu pengawal pangeran datang ke kediaman dan memberi pesan bahwa kau terluka seketika ibu tidak berdaya mendengar bahwa kau terluka"


"masa sih bu"ucap ku mengejek

__ADS_1


"kamu yah anak nakal selau saja membuat ibu mu khawatir"menjewer


"hahhaaha,iya maaf"tertawa


"baguslah suasana hati Kim Hae sudah membaik"batin pangeran


"anda istirahatlah pasti kalian capek selama perjalanan ke sini"ucap pangeran


"tidak apa-apa pangeran kami akan beristirahat disini anda tenang saja"ucap ibu


"baiklah aku permisi dulu"meninggalkan ruangan


"itu hanya rumor"ucapku


"suamiku mungkin kita harus mengadakan saimbara untuk putri kita karna pangeran kesembilan dan putra mahkota sangat menyukai putri kita"ucap ibu mengejek


"ibu apaan sih nggak lucu"cemberut


"tapi istriku aku tidak ingin menikahkan putriku dengan para pangeran kerajaan"ucap ayah


"kenapa suamiku?"penasaran

__ADS_1


"kamu istana adalah rumah yang sangat mengerikan di mana mereka saling membunuh untuk memperebutkan tahta atau kehormatan maka dari itu aku tidak ingin punya menantu dari istana"serius


Aku memperhatikan ekspresi ayah"apakah ayah tidak menyukai istana?"bertanya


"benar,maka dari itu ayah lebih suka mengerjakan pekerjaan di rumah di bandingkan di istana biar pun raja teman baik ayah dan melindungi ayah aku tidak ingin memgambil resiko maka dari itu ayah tidak pernah datang ke istana"ucap ayah


"sudahlah suami ku kamu tenang saja putri kita akan baik-baik saja"terseyum


"bagaimana perjalanan kalian ke sini lancar?"ucapku mengubah topik pembicaraan


"syukurlah berjalan dengan lancar aku tidak menyangka kota ini sudah makmur dan berkembang dulunya hanya tanah yang tandus dan sekarang sudah menjadi kota yang indah"ucap ibu


"benar bu!kota ini sangatlah makmur bahkan makanan di sini semuanya enak-enak"memberitahu


"wah benarkah?"senang


"oh iya putriku katanya kau memenangkan festival ini ibu sangat senang,bahwa putri ku satu-satunya bisa mengalahkan peserta di perlobaan ini"senang


"benar istri ku kau telah membanggakan keluarga kita lagi putri ku ayah sangat senang dengan keberhasilan mu tapi ayah juga merasa sedih melihat kakak-kakak mu sedang di hukum di kediaman Young akibat kecerobohan mereka bahkan raja mengirim pesan kepada ayah bahwa putri ku berperilaku tidak sopan pada saat penyerahaan hadiah maka dari itu setelah kakak mu pulang dan menyelesaikan hukumannya ayah akan menghukumnya setengah tahun lagi untuk berdoa untuk kesehatan raja dan mereka tidak boleh kembali ke rumah kalau belum menyelesaikan hukuman yang ayah berikan"ucap ayah


"itu sudah sewajarnya mereka harus menerimanya"ucapku

__ADS_1


__ADS_2