
Nama saya Tania saya berumur 20 tahun dan setelah lulus SMK saya berkerja di TK tunika saya memiliki keluarga yang terdiri dari ayah,ibu dan kakak perempuan. kami memiliki hidup yang sangat harmonis
Di suatu pagi seperti biasa saya akan diantar oleh ojek untuk pergi ke TK tunika
dan hari ini di TK akan hadir seorang murid baru perempuan yang bernama intan setelah pengenalan diri saya pun mempersilahkan intan buat duduk ditempat dan saya pun mulai mengajarkan anak-anak.
Dan ketika jam menunjukkan jam istirahat para anak-anak ke kantin buat istirahat tapi ketika saya ingin ke kantin buat makan saya melihat ada murid baru yang duduk sendirian dan
ya itu intan dia duduk sendirian sambil termenung tanpa ada yang ingin mengajak dia ke kantin.
Ketika saya dekatin dia pun terlihat seperti tidak nyaman saya pun berusaha buat mengakrabkan diri dengan intan dan saya mengajak dia pengenalan
"Hii intan kok kamu duduk sendirian disini kenapa tidak ikut teman-teman kamu buat ke kantin"
awalnya dia tetap tidak mau bicara sedikit pun setelah saya memegang tangan nya agar dia bisa nyaman dengan kehadiran saya dia pun menoleh ke arah saya
dan mulai berbicara"hii ibu saya tidak nyaman berdekatan dengan banyak orang sehingga saya lebih memilih buat sendirian"
di saat itu pun saya tau kalau anak itu ternyata seorang introvet sehingga saya mengajak nya buat ke kantin bersama saya
Ketika sampai dikantin
__ADS_1
Saya pun menanyakan intan untuk memesan apa makanan yang dia suka karena saya berniat buat mentraktir intan
dia pun hanya menjawab bahwa apapun makanannya dia pasti mau makan dan saya pun memesan 2 nasi goreng dan sambil menunggu nasi goreng kami tiba
Kami pun mengobrol ya walaupun lebih banyak saya yang memulai topik tetapi intan secara bertahap mulai nyaman ngobrol dengan saya dia pun sampai berbicara tentang ayahnya yang super sibuk dan ibunya yang sudah meninggal sejak dia lahir sehingga dia tidak pernah melihat ibunya.
Ketika saya mendengar cerita intan saya merasa sangat kasihan kepadanya umur yang sang kecil ini sudah menghadapi nasib yang begitu memprihatinkan.
Bel berbunyi bertanda mulai kembali jam belajar dan akhirnya jam menunjukkan waktu pulang sekolah dan ketika saya sedang memesan ojek buat pulang saya tidak mendapatkan ojek yang ada buat mengantarkan saya pulang dan tiba-tiba
saya dikejutkan oleh intan yang sudah berdiri disamping saya sambil bicara"ibu kenapa ibu masih belum pulang?"
dan saya pun menjawab bahwa saya tidak mendapatkan ojek buat mengantar saya pulang dan intan pun menawarkan saya buat diantar oleh supir pribadi yang biasa antar dan jemput intan saya yang awalnya
Sampailah dirumah intan Karena intan memaksa saya buat makan malam untuk membalas budi telah mentraktir nya makan dikantin tadik siang saya menolak dengan alasan saya ikhlas buat traktir intan tetapi dia bersikeras untuk saya makan malam dirumahnya akhirnya saya pun mau.
Ketika saya sampai dirumah intan saya sangat takjub melihat bangunan yang sangat mewah dan elegan saya bahkan tidak menyangka saya bisa melihat rumah
yang sangat mewah ketika sampai di depan rumah intan saya dan intan pun turun dan langsung masuk kerumah yang sudah disambut seorang bibi yang langsung mengambil tas intan.
Intan mengajak saya buat kekamarnya sambil tunggu makanan buat makan malam disiapkan.
__ADS_1
ketika bibi ingin membawa intan buat mandi tetapi intan menolak karena dia ingin saya yang memandikannya awalnya saya terkejut tetapi karena saya merasa bahwa itu bukanlah tugas yang berat saya pun mengiyakannya
ketika kami akan pergi bibi yang ada dirumah itu sangat terheran-heran kenapa nona intan nya sangat akrab dengan guru yang baru dia kenal satu hari sedangkan kekasih daddynya yg sudah
berusaha buat baik ke intan tapi dia bahkan tidak melihat atau mengakrabkan dirinya dengan kekasih daddynya .
Ketika sampai dikamar intan saya pun langsung memandikannya dan memakai kan bajunya dan saya pun mulai bermain dan membacakan buku dongeng ketika jam sudah menunjukkan pukul 19:00
Pintu kamar intan terbuka dan tampilah seorang lelaki tampan yang memiliki tubuh berotot ketika mata kami bertemu dan disaat itu intan pun memanggil nya dengan sebutan Daddy dan saya pun tau ternyata itu adalah daddynya intan
dan intan pun memperkenalkan saya gurunya kepada daddynya dan daddynya sangat terkejut kenapa anaknya bisa dengan gampangnya mengakrabkan diri dengan seorang guru yang baru dia kenal
hari ini tapi dia pun tidak ambil pusing setelah itu kami memutuskan buat turun dan makan malam saya yang awalnya sangat canggung karena ditatap oleh deddynya intan dan saya pun memakan dengan agak cepat setelah itu saya menawarkan diri buat bantu bibi cuci piring
tetapi ditolak oleh bibi karena alasan saya adalah guru nonanya saya pun akhirnya berpamitan dan ingin segera pulang dan ketika saya ingin pulang tetapi dicegah oleh intan karena supir yang mengantar intan itu sedang tidak ada dirumah karena izin
sehingga tidak bisa mengantarkan saya pulang ketika saya ingin memesan ojek tapi semua ojek sudah tidak ada yang jalan mungkin karena sudah malam dan intan pun menawarkan saya buat menginap di tempatnya saya pun dengan beralasan bahwa saya akan mencari taksi didepan
ketika saya ingin keluar daddynya intan seketika mencegah saya dengan bilang bahwa dirumahnya ini sangat sulit mencari taksi apalagi sudah malam seperti ini dan mau gak mau saya pun memutuskan buat menginap dan akan pulang besok
saya pun diantar bibi keruang tamu buat tidur diruang tamu tepatnya disamping kamarnya daddynya intan ketika sampai diruang tamu saya terkejut dengan kamar yang super mewah padahal ini adalah kamar buat tamu tapi kenapa bisa kamarnya sebagus ini ya walaupun tidak semewah kamar intan yang tadik saya lihat
__ADS_1
Saya pun memutuskan untuk mandi ketika ingin mandi saya pun pergi ke lantai bawah dan berniat meminjam daster bibi karena pakaian yang saya pakai saat ini sangat formal dan tidak cocok buat pakaian untuk tidur kebetulan di dapur ada daddynya intan.