Obsesi Duda Anak Satu

Obsesi Duda Anak Satu
Bab:12


__ADS_3

*1 bulan kemudian*


"Uekkkk"Tania


"ada apa sayang kok kamu tiba-tiba muntah-muntah sudah dari beberapa hari ini lho kamu muntah terus apa kamu masuk angin"Alexandra


"mungkin iya sayang tapi tidak kenapa-napa kok nanti juga tidak muntah lagi"Tania


*Flashback 1 bulan yang lalu*


kami akhirnya berbaikan dan saya juga sudah menjelaskan apa yang terjadi tentang pertemuan yang tidak sengaja oleh kakak Indra di taman dan karena itu kami pun memutuskan buat saling memanggil dengan panggilan sayang.


*Flash end"


"tiba -tiba kepengen makan mangga muda"Tania


"apa, kenapa tiba-tiba pengen padahal itu asem banget lho"Alexandra


"gak papa saya mau makan itu sayang dengan bumbu terasi pasti enak itu sayang biasakah kita membelinya, please "Tania


"apa sih yang enggak buat kamu,ayo"Alexandra.


"Mommy,daddy kalian mau ke mana kok kayak mau keluar"?intan


"daddy sama mommy mau cari mangga muda saya soalnya mommy kamu kepengen makan itu"Alexandra


"apa jangan-jangan nyonya hamil tuan soalnya kan biasa orang yang hamil itu suka makan mangga muda, maaf ya tuan seperti alm.nyonya waktu itu ketika mengandung nona intan"bibi


"wah bener tuh waktu alm.mommy intan mengandung dia memang suka makan mangga muda ketika awal kehamilan, ayo sayang kita coba periksa ke dokter kandungan "Alexandra


"ayo sayang"tania


"sayang intan doain mommy ya semoga mommy hamil terus nanti intan punya adek "Tania


"iya mommy intan juga tidak sabar memiliki adek"intan.


Sesampai di rumah sakit kami pun mengambil nomor antrian dan sambil menunggu, saya yang sudah sangat berharap agar saya hamil.


Beberapa menit berlalu nomor antrian kami pun dipanggil dan segera di periksa.

__ADS_1


"ibu,bapak selamat ya ibu positif hamil dan jaga ya bu kandungannya, jangan sampai kelelahan,stress dan yang paling penting kalian jangan melakukan aktivitas suami-istri sampai ibu sudah memasuki usia kandungan 8-9"dokter


"apa tapi dok"Alexandra


"ditahan dulu ya pak sampai ibu memasuki usia kandungan 8-9 bulan itu pun harus melakukannya dengan ekstra hati-hati "dokter.


Dengan saya yang sudah menahan malu karena Alex bahkan tidak malu mengatakan itu dengan cepat saya pun menatapnya dengan tatapan tajam.


"Suami saya hanya bercanda dok,dia bisa kok tunggu bahkan sampai lahiran malahan"Tania


"baiklah, sekarang saya sudah meresepkan ibu vitamin silahkan di ambil di apotik ya bu"dokter


"iya, makasih ya dok"Tania


"sama-sama"dokter


kami berlalu dan mengambil vitamin setelah itu kami segera pulang dan ketika perjalanan pulang saya yang tidak sengaja melihat mangga muda yang di jual Abang gerobak.


"Berhenti sayang"Tania


"kenapa"Alexandra


"Emm ayo kasihan anak daddy"Alexandra


Alex yang membelinya karena dia tidak ingin saya yang keluar.


"Nha ini sayang dimakan ya"Alexandra


"makasih sayang"senang Tania


"ciu*mannya mana"Alexandra


much, ci*m saya ke Alex setelah itu saya pun sampai dirumah dan kami pun mengatakan kepada seisi rumah bahwa saya positif hamil,bibi dan satpam pun memberi ucapan selamat dan intan pun sangat senang ketika dia mendengar bahwa dia akan mempunyai adek.


Setelah itu saya pun menuju ke meja makan dan dengan cepat saya pun memakan mangga yang tadi beli dengan bumbu terasi, awalnya ingin mengajak intan dan Alex memakannya akan tetapi mereka menolak dengan alasan asem padahal saya merasa ini tidak lah terlalu asem, entahlah mungkin ini karena sedang hamil sehingga bahkan tidak bisa merasakan asem.


Malam harinya ketika kami akan tidur Alex yang sudah sangat ingin melakukan aktivitas nya pun harus menahannya karena terlalu kebiasaan sehingga sangat membuat dia menahan agar tidak melakukannya dengan saya yang sedang hamil muda.


Keesokan harinya seperti kegiatan biasa tapi karena emang sedang hamil Alex pun semakin protektif bahkan saya disuruh agar dirumah saja dan tidak perlu mengantar intan ke sekolah, karena tidak ingin menolak permintaan suami akhirnya saya pun tetap berada di rumah dan hari ini saya kepengen makan martabak.

__ADS_1


*Di kantor*


hp Alex berdering


"hallo"Alexandra


"sayang, saya lagi ngidam makan martabak keju tapi ketika mau pesan martabak akan tetapi semuanya tidak ada yang rasa keju,jadi bisakah saya keluar dan membeli martabak keju"tania


"baiklah, tapi hati-hati ya karena kamu sekarang sudah harus bertanggung jawab menjaga anak kita"Alexandra


"iya sayang makasih saya tutup dulu ya"Tania


Sesampainya di gerobak martabak yang tidak sengaja karena ketemu martabak di tengah jalan saya pun berhenti dan membeli martabak keju serta makan disana setelah selesai makan saya pun membungkus 7 martabak untuk bibi,satpam,dan intan.


"Bibi ini tolong dibagikan ke satpam ya semuanya dapat satu-satu dan yang satu ini tolong di taruh di lemari ya bi untuk Intan"Tania


"baik nyonya, terima kasih nyonya "bibi


"sama-sama bi"Tania.


Rasanya membosankan sekali akhirnya saya pun memutuskan buat turun belanja di pusat perbelanjaan.


"wahhh kayaknya saya harus membeli es krim untuk saya dan intan terus cemilan untuk nonton"batin Tania


Tringgg pesan masuk ke hp saya


"apa kabar"citra


"siapa ya" balas Tania


"saya mantan pacar yang sudah kamu rebut pacar saya itu bahkan sekarang kamu menjadi istrinya"


"citra"?Tania


"iya,kamu pikir kamu bakalan hidup enak setelah apa yang kamu lakukan kepada ku tunggu saja pembalasan ku"citra.


Setelah menghilang lama kenapa dia tiba-tiba muncul dan juga saya tidak pernah merebut pacar nya itu kami menikah pun setelah mereka putus ya saya akui kehadiran saya lah yang membuat mereka putus tapi kan Alex bilang dia tidak pernah mencintai citra jadi ada atau tidak kehadiran saya di hidup mereka pasti Alex bakalan putus sama dia apalagi intan tidak menyukainya.


"Ya tuhan selalu lindungi keluarga kami"batin tania

__ADS_1


__ADS_2