Obsesi Duda Anak Satu

Obsesi Duda Anak Satu
Bab:18


__ADS_3

***


"sayang mau jujur"Tania


"iya sayang mau jujur apa"? Alexandra


"tapi kamu jangan marah ya"Tania


"iya"Alexandra


"saya tadi siang vc sama kak Indra,gak tau kenapa tiba-tiba kangen aja sama kak Indra jadinya vc ,kamu gak marah kan"Tania


"marah si iya cuman karena kamu udah jujur jadinya gak marah kok,emang kamu ngomongin apa sama kakak angkat kamu itu "Alexandra


"cuman nanya kabar si terus kak Indra juga nanya usia kandungan cuman itu aja si"Tania


"oh cuman itu saja ya sudah gak papa kok"Alexandra.


"Sayang, boleh gak"? Alexandra


"boleh apa"Tania


"saya kan sudah lama menahannya jadi pengen itu"Alexandra


"Ya udah boleh,ayo tapi hati-hati ya"Tania


"iya sayang"Alexandra


Alex pun mulai menci*um Tania dari bibir dan sambil melum*tnya hingga turun ke leher dan membuat tanda di leher hingga akhirnya Alex pun membuka baju Tania sampai tidak tersisa apa pun dan Alex pun membuka bajunya hingga mereka langsung melakukannya ya walaupun cuman


satu ronde karena Tania sedang hamil sehingga tidak bisa bermain terlalu lama padahal sebelumnya mereka pasti akan melakukannya hingga beberapa ronde.


"sayang udah ya,capek banget"rengek Tania


"iya sayang kasihan juga kamu apalagi kan sedang hamil besok malam aja lanjutinnya"Alexandra


dan mereka yang masih belum ngantuk akhirnya mereka pun saling melum*atnya hingga akhirnya mereka melepaskannya dan tertidur.


Kami pun memutuskan buat tidur dan sampai keesokannya saya merasa sakit di sana mungkin karena selama hamil sudah tidak melakukannya dan baru sekarang malakukanya sehingga menyebabkan rasa sakit yang seperti pertama kali melakukannya.


"sayang kamu kenapa"Alexandra


"sakit sayang kayaknya ini efek dari udah lama tidak melakukannya deh sayang"Tania

__ADS_1


"ya sudah sini saya gendong kamu ke kamar mandi terus mandiin kamu"Alexandra


"tapi apa gak berat sayang apalagi saya sedang hamil dan sudah 9 bulan"Tania


"enggak sayang kamu itu ringan malahan"Alexandra


dan ya Alex memang bisa mengendong Tania bahkan Tania merasa heran kenapa bisa suaminya tidak keberatan atas perutnya yang bahkan sudah membesar


"sayang ayo saya bantu kamu mandi kamu pasti kesusahan"Alexandra


"iya tapi kamu gak telat kan ke kantornya"Tania


"enggak sayang"Alexandra


"sayang apakah kamu senang karena sebentar lagi kamu bakalan punya anak lagi"Tania


"senang banget donk sayang, apalagi kita akan punya anak dua intan dan anak yang ada di dalam kandungan mu"Alexandra


"iya sayang"Tania


Setelah mandi saya pun memakai dasi ke Alex setelah selesai memakainya kami turun dan sarapan bersama intan dan setelah intan dan Alex berangkat saya pun merasa bahwa perut saya yang sudah semakin membesar dan mungkin dalam beberapa hari saya akan melahirkan entah mengapa rasanya senang sekali menjadi mommy.


"Sayang bentar lagi kamu bakalan lahir di dunia ini dan mommy tidak sabar untuk bertemu dengan mu"batin Tania


"gimana apanya nyonya"bibi


"apakah sakit bi rasanya ketika melahirkan"Tania


"sakit si nyonya apalagi bibi harus tunggu pembukaan lahirnya dan harus menahannya, akan tetapi ketika anak bibi sudah lahir sakit itu berganti dengan bahagia nyonya ketika melihat anak kita yang sudah lahir ke dunia ini"bibi


"gitu ya bi Tania pasti bisa melewatinya bi"Tania


"iya nyonya"bi


"semoga nyonya,tuan,intan,dan anak yang ada didalam kandungan nyonya selalu bahagia,karena nyonya orang yang baik"batin bibi.


*Dikantor Alex*


Tringgg hp Alex berbunyi


"sayang kangen"Tania


"saya juga kangen sayang tapi sekarang saya kerja dulu ya"Alexandra

__ADS_1


"mau vc boleh kan sebentar lagi makan siang"balas Tania


"boleh"Alexandra.


"sayang"Tania


"iya , apakah kamu sudah makan siang"Alexandra


"sudah,kangen banget tau rasanya pengen peluk sama kamu"rengek tania


"tunggu nanti malam ya sayang"Alexandra


"sayang kamu sudah makan"?Tania


"belum"Alexandra


"oh kalau gitu sayang makan aja kita matiin aja vcnya kan nanti malam kita ketemu lagi"Tania


"iya matiin dulu ya sayang"Alexandra


"iya,muachhhh"Tania


"Emm"Alexandra


"mana muachhnya"Tania


"Iya sayang,muachhh"Alexandra.


setelah dimatiin Robi yang sejak tadi emang duduk di sofa sambil tunggu Alex buat makan siang bersama pun hanya bisa tertawa tanpa suara


"apa kamu mau tertawa "Alexandra


"enggak kok boss,cuman boss lucu aja soalnya boss buncin banget sama nyonya"tawa Robi


"kamu ketawa lagi gaji kamu akan saya potong"Alexandra


"jangan boss saya cuman bercanda saja"Robi


Seperti malam kemarin saya dan Alex kembali melakukannya dan hanya satu ronde saja.


"makasih ya sayang,muchh"Alexandra


"iya sayang"Tania

__ADS_1


dan sebelum tidur kami berci*man sangat lama sambil melum*tnya dan setelah itu kami pun terlelap hingga keesokan paginya.


__ADS_2