Obsesi Seorang Mafia

Obsesi Seorang Mafia
khawatir


__ADS_3

Malam pun sudah berganti menjadi pagi


tepatnya pukul 07 Natasha terbangun dari tidur nyenyak nya karena terganggu oleh cahaya matahari yang menyelusup dari celah cerah gorden


Natasha mengucek ngucek matanya menetralkan penglihatannya,


dia melihat seorang pria tampan,dan ya tidak mempunyai cacat sedikitpun dalam wajahnya tak lain tak bukan adalah Alex,yang berhadapan dengannya


"Kamu lebih tampan saat tertidur" gumamnya seraya mengelus wajah Alex


sang empu pun merasa Terganggu dengan apa yang di lakukan Natasha,lalu ia membuka matanya seketika tersenyum melihat wajah gadisnya di pagi hari


"Apa Honey,hmm aku memang tampan,tapi tidak Seharusnya kau menggoda ku"


ucapnya tersenyum


"Ge'er banget sih"Gerutu Natasha memalingkan wajahnya


"Aku Hanya bercanda,jangan marah hm" ucapnya memelas


"Jangan menggodaku,aku gak suka" ucapnya ketus


"Hmm" Alex menetralkan penglihatannya


"eh aku ingat bertanya boleh tidak" ucapnya sedikit tersenyum


"Ten......" ucapnya terpotong mendengar suara tembakan dari luar


"Apa Itu" ucap Natasha takut seraya memeluk Alex dengan erat


"Eishh Bajingan itu" ucapnya kesal sekaligus marah


"Tenang honey,tenang" ucap Alex langsung berdiri


" Mau kemana" gelisah Natasha


"Aku Akan pergi ke luar sebentar saja hm" ucapnya lembut


" tidak" Natasha memeluk Alex dengan erat


Alex ingin menemani Natasha, namun di tidak bisa tinggal diam, karena musuhnya sudah berani menyerang Mension nya,


Alex langsung mengendong Natasha lalu membawanya ke Walt in closet lalu mendudukkan Natasha di dalam lemari besar pakainya


"Diam di sini,jangan pernah keluar kamu mengerti" ucapnya lembut


"Tapi Aku takut"


"tenang Baby tenang,asalkan jangan keluar ataupun berisik kamu akan selamat" ucapnya langsung menutup rapat lemari tersebut


Alex langsung membawa beberapa senjata rakitan ya lalu bersiap menyerang para bajingan itu,ia membuka pintu dan ya


"Sander" teriak Alex menggema di Mension nya


" Ya Tuan" ucapnya tergesa gesa setelah membunuh beberapa musuh


"Kau sudah mengamankan semua pelayan" ucapnya tetap waspada

__ADS_1


"Ya tuan sudah"


" bagus"


Alex Langung pergi lalu menyerang beberapa musuh dengan tangan nya dan senjata yang ada di tangannya membabi buta


seperti perang yang sangat sengit dari kubu Alex dan musuhnya,salah menghantam


Dan Sial nya Alex belum mengintrogasi musuhnya di markas,jadi dia tidak tau siapa da apa motif penyerangan ini


setelah beberapa jam mereka berperang akhirnya tinggal tersisa sedikit musuh dari lawan,jangan di tanya berapa anak buah Alex yang mati dalam penyerangan,tidak ada sedikit pun dari mereka yang mati ya cuma ada beberapa anak buahnya yang terluka


Dan Di sisi lain saat Alex sedang menghajar musuh dari sebelah kiri ada seseorang yang menembaknya tapi sukurnya Alex tetap waspada seketika menghindari pelatuk itu,Hanya mengenai Tangan kirinya


Alex Langsung melumpuhkan semua lawan,lalu melihat siapa yang berani mengangkat senjata nya


Dan Ternyata Richie Ricardo Carvalho seorang pimpinan dari mafia yang dari dulu tidak setuju kalau Alex sudah di nobatkan sebagai pemimpin mafia dari segala pimpinan mafia yang ada di negara kincir angin itu


Dia berlarih yang harusnya menjadi raja mafia itu bukan Alex tapi dirinya yang pantas mendapatkannya


"Ouw kau ternyata yang berani menyerang Mension Richie"Ucap Alex menyengrai Miring


"Apa Kau Terkejut dengan Serangan ku Raja Mafia" menekan setiap Kata katanya


"Hahahahahah, saya terkejut" Ucap Alex Tertawa keras mendengar Ucapan Bajingan itu


"Kau" ucapnya merasa Di remehkan Oleh Alex


"Kau sudah datang ke kandang singa,dan singa ini akan menerkam hidup hidup" ucapnya menyengrai


mereka beradu argument di dalam situasi tembak menembak antara kedua pihak


Richie langsung mengarahkan Pestol ke arah dada Alex


" Mati lah kau" teriaknya dengan ke marahan yang memuncak


Tapi Alex dengan sigap menghindar dari pelatuk pistol itu lalu mengarahkan pistol milikinya ke arah kaki Richie


"Aaakhhhhhh" teriak nya merasa perih di kaki kanannya


"bagaimana aku tepat sasaran bukan" ucapnya menyengrai


"Sialan Kau Alex" ucapnya langsung menembakan Peluru ke Tubuh Alex dengan membabi-buta


Tapi Untung Nya Alex bisa menghindari setiap Peluru itu,sekarang Alex malah balik menyerang ia menekan pistol miliknya ke arah tangan Richie


Dan Ya Dia berhasil melumpuhkan kedua tubuh Richie


Kaki tangan Richie langsung menangkap sang Bos,agar tidak terjatuh


"Aaakhhhhhh" pekik Richie


"semuanya mundur" ucap anak buahnya lalu meninggalkan Mension itu


Sander dan Anak buah Alex ingin mengejar Richie dan anak buahnya di hentikan oleh Alex


"Biarkan saja mereka" ucapnya langsung pergi ke kamar takut terjadi apa-apa pada Natasha

__ADS_1


"Dan ya bereskan semua kekacauan ini,aku tidak ingin Natasha melihatnya " teriaknya sembari membuka pintu kamar


"Ayo bereskan semuanya,dan Keluarkan semua para maid dan bereskan semuanya dalam 2 jam" ucapnya mengarahkan anak buah Alex


"baik tuan" ucap mereka serempak


"Dan ya Kalau ada yang terluka langsung bawa mereka ke markas" ucapnya lagi


"Baik Tuan"


Di Sisi lain


Natasha masih meringkuk dalam ketakutan,tidak ingin keluar dari dalam kamar


dan samar samar dia mendengar suara ketukan kaki membuat nya waspada


Alex membuka lemari itu,dan terkejut dengan Teringan Natasha


"Baby Tenang ini aku" ucapnya seraya memeluk Natasha


"Kau,apa Itu kau" ucapnya langsung meremas pakaian Alex


"Ya aku tenang hmm" ucapnya mengelus punggung Natasha


"Aku takut" ucapnya gemetar


"tenang ada aku,aku akan menjagamu" ucapnya melepaskan pelukannya


Mata Natasha melihat wajah Alex terlihat dengan berkeringat dan Sekarang ia beralih pada tangan kirinya Yang terlihat berdarah


"Apa yang terjadi,kenapa bisa berdarah" pertanyaan Langung membuat Alex tersenyum


"malah tersenyum,ini kenapa" ucapnya kesal Langung membuka tangan Alex yang tertutupi kemeja putihnya


"ini sangat parah,apa yang mereka lakukan" ucapnya khawatir


"ini cuma goresan,tidak apa apa" ucapnya santai


"Dasar Gila,ini harus di obati nanti infeksi" gerutu Natasha kesal


Alex bernafas lega akhirnya Natasha kembali seperti semula,tidak ada lagi ketakutan di mata cantiknya


"Sudah sekarang baby mandi hmm,lalu sarapan'" ajak Alex seraya menarik tangan Natasha


Natasha menepis tangan Alex


"aku obati dulu luka kamu,nanti infeksi, Alexander" ucapnya menekan kata Alexander


Natasha menarik tangan Alex lalu mendudukkannya di tepi ranjang


"Dimana tempat menyimpan alat P3K" ucapnya seraya memacarinya


"Di dalam lemari" balasnya Alex seraya melihat wajah Natasha yang khawatir


Natasha telah menemukan Alat P3K dia langsung duduk di samping Alex lalu membersihkan darah dari goresan peluru,dia sesekali meniup luka Goresan itu


"Tidak apa apa aku bisa sendiri,sekarang baby mandi" ucapnya seraya mengusap Surai Natasha

__ADS_1


"Diam aku khawatir padamu,jangan banyak bicara" kesal Natasha sedang mengoleskan Alkohol pada luka Alex


entah apa yang terjadi pada Natasha,tapi benar benar ia merasa Khawatir tentang keadaan Alex,dan mengingat Alex berusaha melindunginya kemarin membuat Hati Natasha sedikit luluh dengan Alex


__ADS_2