Obsesi Seorang Mafia

Obsesi Seorang Mafia
accident


__ADS_3

"Jangan macam macam" ucap Natasha memperingati Alex


"Ah Kau membuat gila" ucap Alex seraya meraba Paha mulus Natasha,yang Sembari tadi tangannya menyelusup pada paha jenjang itu


"Alex" merasa Geram Dengan apa yang Alex lakukan


"Ya baby" ucap Alex masih mengelus paha Natasha


"aku akan melakukannya,tapi nanti setelah menikah" timpal Natasha dengan kesal


"Cik kau membuat Singa kecil ku marah baby" umat Alex melepas pelukannya, karena ia sadar jika melakukan lebih dari itu,mungkin Natasha akan benci ataupun pergi


Natasha bernapas lega,karena Pelukannya di lepas lalu membenarkan lingerie itu


"Aku tidak melakukannya,tapi aku minta gantinya" ucap Alex seraya mendekati tubuhnya pada Natasha


"Jangan macam-macam...dasar pria mesum" umpat Natasha


"Tidak,aku hanya ingin kamu mencium ku, sebagai gantinya" ucap Alex bernada manja


"Gak" ketus Natasha


Drrrrt


Drrrrt


Drrrrt


"Bay...."ucapnya terputus karena suara getaran ponselnya Yanga da di atas meja samping ranjang tidur


"Cik menganggu" ucap Alex seraya menjauh dari Natasha beralih pada ponselnya


"Kau telpon saat tidak tepat" umpat Alex dengan Bahasa dinginnya


"Bos Gawat pengiriman narkoba dan beberapa penjaga rakitan kita,di hadang oleh polisi di pelarian menuju London" ucap sander dalam telpon


"Kau sangat tidak becus" umpat Alex kesal dan marah mendengar perkataan sander


"aku akan segera ke markas, kumpulan semua anak buah" ucap sander menutup sepihak telpon itu


"Baby aku akan pergi, kemungkinan aku tidak akan pulan selamat 2 hari ini"ucap Alex seraya membawa jas hitam nya lalu membuka pintu


namun Alex menahan langkahnya,lalu berbalik menghadap Natasha


"Baby,aku akan kembali mengambil ciuman mu" ucap Alex menyengrai


"Dasar laki mesum" umpat Natasha Memalingkan wajah nya


Alex terkekeh mendengar melihat wajah Natasha seperti tomat rebus


lalu menutup pintu kamar itu


Alex memanggil beberapa anak buahnya yang menjaga Mension nya,lalu memberikan tugas untuk mengusir wanita yaitu lalisa saat pagi hari,lalu ia pergi meninggalkan Mension itu dengan mobil Lamborghini Aventador Sv hitam itu melaju menjauh dari Mension megah itu


di sisi lain


"Apa pekerjaan yang begitu penting,sampai ia harus pergi larut malam dan melihat ekspresi wajahnya dia tampak marah,apa yang terjadi" ucap Natasha menerka nerka itu

__ADS_1


"Ah sudahlah Natasha jangan mikirin pria mesum itu"ucapnya menggeleng wajahnya


"Tapi..apa dia memiliki masalah di perusahaannya" ucapnya lagi, bergelut dengan pikirannya


Aiiyyy kenpa aku memikirkan nya lagi,harunya kamu bersyukur dia pergi,jadi kamu bisa bersantai menikmati malam ini tampak pria mesum itu" Ucapnya pada diri sendiri


Natasha berjalan menuju ranjang kasur King size itu membaringkan tubuhnya dia tas kasur itu lalu membenahi posisi tidurnya,tak lama kemudian ia tertidur pergi menuju mimpi


Di sisi lain


Alex telah sampai melajukan mobilnya kurang lebih 1 jam,ia telah masuk ke dalam markas besarnya,ada beberapa penjaga membuka pintunya seraya membujuk hormat


Alex dengan langkah dinginnya, meninggalkan penjaga itu lalu masuk ke dalam markas nya,anak buahnya sudah berbaris rapi menunggu sang pimpinan mafia untuk menyambutnya masuk


"Malam Bos" ucap anak buahnya serentak lalu membukukan tubuhnya hingga 70 Drajat


untuk menghormati pimpinan


Alex hanya membalas dengan anggukan saja,dengan tatapan dinginnya


"Dimana sander" ucap Alex melihat anak buahnya itu tidak ada di dalam markas


"Di sini Bos" ucap sander baru pergi ke toilet,sungguh perutnya tidak bisa berkompromi dengannya


"Ikut dengan ku" ucap Alex dingin


"Hadeuh Dasar es kutub" gumam nya dalam hati,lagi lagi melihat sikap dingin bosnya


"Apa kau tuli" ucap Alex menghamburkan pikirannya


mereka sedang ada di dalam ruangan khusus Alex dengan beberapa anak buah kepercayaannya


"Sekarang atau tidak mau tau,kenpa dan apa yang terjadi,aku hanya ingin barang ku tiba tepat waktu ke London" ucap Alex tanpa busa basi


"Tapi Bos Bagaimana cara kita mengelabui para polisi itu" ucap salah satu anak buahnya


"Apa mereka Melihat barang barang kita,saat mereka masuk ke dalam kapal" ucap Alex dingin sembari mendudukkan bokong nya ke kursi kebesarannya


"Belum Bos,polisi itu masih mengintrogasi anak buah kita,belum mengeledah apa yang ada di dalam kapal,karena dia membuang kunci itu ke laut" ucap sander segera


"God aku suka caranya"ucapnya menyengrai


"Dan Sekarang tugaskan Para penyelam kita untuk membobol kapal kita" balasnya membuat anak buahnya kebingungan


"Cik dasar lamban,aku ingin mereka membobol agar semua barang itu pindah ke tangan kita,sebelum polisi bodoh itu tau" ucap Alex dingin


Mereka sekarang Pahan apa yang di rencanakan bosnya itu,cerdik bukan


"Seterusnya kalian tau bukan untuk berbuat apa" ucap Alex masih dengan dinginnya


"Tau bos" ucap mereka serempak


"SANDER TANGANI INI DENGAN BAIK,l" ucap Alex seraya melirik Sander dengan tatapan tajam


"Baik Bos" ucapnya Melihat tatapan mengerikan itu,karena sudah biasa dengan tatapan bosnya itu,jadi dia tidak terlalu takut dengannya


"Dan ya jangan lupa bawa anak buahku dengan selamat,aku tidak mau dia masuk penjara hanya gara gara polisi bodoh itu" ucapnya menekan kata Bodoh

__ADS_1


"Baik Bos'" ucap mereka serempak


Tapi aku akan tetap mengawasi kalian" ucapnya kembali dengan tatapan tajam bak elang


Alex melirik sander


"Aku Ingin tau seperti apa sekarang keadaan mafia bodoh itu" ucapnya tak lain membahas Richie yang berani beraninya menyerang istananya


"Dari Mata mata kita, Richie masih dalam pengobatan karena tembakan yang cukup parah" ungkapnya


"Dasar mafia bodoh" Ucapnya menyengrai,sembari meminum Wine yang di sajikan di atas meja nya


"Sander aku ingin sebagian anak buah ku berlatih kembali,aku ingin mereka semakin kuat"ucapnya seraya meneguk wine itu


"Baik bos" ucap sander


tepat pukul 06 di kediaman istana/ Mension Alex Natasha terbangun dari tidur lelapnya karena merasa terganggu dengan pencahayaan matahari yang masuk di sela sela gorden


dia menguap dan menggeliat menetralkan tubuhnya,dia melihat ke samping ranjang tidur tidak melihat pria mesum itu seketika bibirnya tersenyum lebar


"Uuhhh akhirnya bisa Tenang,tanpa gangguan pria mesum itu" ucapnya seraya berdiri pergi menuju kamar mandi


Natasha sudah menyelesaikan ritual mandinya lalu pergi ke Walt in closet untuk berganti pakaian


dia keluar dari Walt in closet dengan menggunakan dress selutut dengan bagian tangannya hanya memakai tali kecil,dia berlarih menuju meja riasnya


Dia hanya memakai riasan Simpel dan mengoleskan lip balm berwarna Pink Peach,lalu mengeringkan rambut panjangnya menggunakan hair dryer,setelah kering ia mengikat sebagian rambutnya dengan pita biru senada dengan warna dress nya


Di sekarang keluar menuju ruang makan,karena perutnya sudah mulai berdemo di dalam sana,saat tiba menuju ruang makan ia melihat kakeknya yang sudah ada duduk di meja makan


"Pagi kakeknya" ucap Natasha sembari tersenyum lebar


"Pagi Cantik" balas kakeknya seraya tersenyum kembali


"Hehe terimakasih" ucap Naruto malu


"Ja schoonheid" balasnya kakeknya lagi dengan bahasa Belanda


Saat Natasha mendudukkan bokong nya pada kuris,ia mendengar seorang wanita dari sebelah kanan


"Pagi kakek"ucap Lalisa tersenyum melirik kakek Alex


"Hmm" ucapnya datar yang membuat lalisa Meraup senyumnya kembali


"kakek dan cucu sama saja" gumam lalisa dalam hati


"Alex mana" ucapnya kembali sembari mendudukkan dirinya di samping kursi Natasha


"Dia sudah berangkat kerja" ucap Natasha sembari memberikan lauk pauk pada kakeknya


Kakeknya yang sudah mengetahui tentang Lex hanya dia melihat percakapan mereka


"Terimakasih" ucap kakeknya tersebut melirik Natasha


"Sama sama Kakek" balasnya lagi dengan senyum


"Sama dia Senyum,lemah lembut,sama gue kaya Singa sama macam"ucapnya dalam hati melihat interaksi mereka

__ADS_1


__ADS_2