
Dengan susah payah Natasha melangkahkan kakinya menuju pintu kamar, bagaimana tidak Alex yang ukurannya 2 kali lipat ukuran tubuh mungilnya, membuat susah untuk melangkah apalagi Alex memeluknya cukup erat
"Ale....." ucap Lalisa menghentikan ucapnya karena Ia terkejut melihat orang yang membukakan pintu nya bukan Alex melainkan Natasha dan Ya Di melihat belakang Natasha Alex malah memeluknya
Dasar laki bucin!!!!!
"Aduh maaf ya Ni bayi besar susah melepasnya" ucap Natasha seraya melihat wajah lalisa dengan keterkejutannya
"Tunggu....Tunggu jadi benar kalian sekamar" ucap Lalisa masih tak percaya Aya yang ia lihat
Ya bagaimana dia tidak terkejut seorang Alexander memimpin mafia dan seorang Miliarder terkaya di Belanda berbagi kamar tidur bersama seorang Natasha,yang menurut lalisa dia yang lebih sempat dari pada Natasha yang biasa biasa saja malahan menurut dia Natasha hanya seorang ****** yang menjadi jaminan atas hutang ayah nya
"Apa aku terlihat bercanda saat tadi berbicara padamu" ucap Alex dasar seraya menatap manik manik wajah lalisa yang terlihat campur aduk seperti antara marah,kesal, terkejut dan sepertinya tidak terima atas apa yang ia lihat
Dan ya Alex dengan mudah melihat ekspresi wajah lalisa
"Ku kira kau hanya bercanda,dan mana mungkin dia bisa sekamar dengan mu" ucap Lalisa dengan wajah bingungnya seraya menunjuk wajah Natasha
"Apa masalah mu,aku sekamar dengan calon istriku Ataupun tidak ha" ucap Alex mulai geram
"Bu'Bukan itu maksudku"Ucap lalisa kikuk
"Ah sudah lah,Jangan di bahas..sekarang apa yang kamu inginkan" ucap Natasha karena melihat wajah Alex yang tampak marah dengan lalisa
"Ouh ya,aku ke sini ingin meminjam baju,mana mungkin aku tidur pake baju ini kan" ucap Lalisa seraya menunjukkan pakaian yang kurang bahan itu
"Cik menyusahkan saja" ucap Alex seraya melepaskan pelukannya
"Ya tentu aku punya banyak baju,dan Beberapa lagi paperbeg yang Alex kemarin belikan belum aku pake,Jadi kau bisa memilih nya " ucap Natasha tersenyum seraya mengajak lalisa untuk masuk
"Sombong banget Lo" batin lalisa
Lalisa yang masuk ke dalam kamar Natasha,merasa takjub dengan interior design kamar nya,dan apa yang ia duga benar ternyata kamar tamu yang ia tempati lebih mewah dari kamar utama Alex
"Aku tau kamar ini mewah,tapi jangan udik" ucap Alex dingin seraya duduk di sofa
lalisa langsung memalingkan wajahnya karena merasa Alex menghinanya
"Dasar pada wanita Gila itu,dia lemah lembut tapi padaku seperti singa" gumam lalisa dalam hati
Mereka berdua menuju Walt in closet
dan dia terkagum kagum karena pakaian Natasha sebayak ini,dia yang dari rumah nya hanya membawa baju sedikit tanpa bawa apapun lagi,dan sekarang dia memiliki segalanya baju,aksesoris tas branded sepatu, Heels jam tangan dan beberapa perhiasan yang bernilai miliaran dan mungkin triliunan.
"ini punya Lo semua" ucap Lalisa masih berusaha cool
"Ya Alex memberikan semuanya,ah dia sangat mencintai ku" ucap Natasha menyanjung Alex
"Dihh" ucap Lalisa
"nah ini piyama tidur nya mau yang mana" ucap Natasha
Lalisa melihat semua baju piyama Natasha seketika langsung memilih apa yang cocok dengannya.
"Wah semuanya Brad mahal" gumam lalisa merasa Kagum dengan semua pakaian branded ini
"Yang ini aja deh" ucap Lalisa seraya mengambil piyama yang cukup terbuka
"Apa kau gak kedinginan pake ini" ucap Lalisa mengomentari piyama yang terbuka itu karena sekarang sedang Cuaca dingin
"Apa Masalah mu,apa jangan jangan kamu takut Alex terpesona melihat ku nanti saat pake baju ini" ucap Lalisa Bangga
"Enggk,aku tau selera dia Giman" ucap Natasha bangga
"Dih Pede banget" ucap Lalisa
"Ya Iyalah, semua baju yang ada di sini hanya cocok untuk tubuhku,bukan tubuh orang lain,Dan dengarkan aku baik baik mau seketat ataupun sebuka apapun baju yang kamu pake,bakal sia sia aja,Alex tidak akan tergoda" ucap Natasha tersenyum sinis
__ADS_1
"Ouh ya,mari kita buktikan " ucap Lalisa menantang
"Tentu siapa takut" ucap Natasha tak mau kalah dengan lalisa
Mereka berdua memakai piyama.
Natasha memakai piyama lingerie dress Berwarna Peach dengan desain renda di belahannya d dadanya dengan tali yang ada di bahu nya,lalu ia menutup piyama dress itu dengan kain yang sama dengan Piyama Lingerie dress itu.
dan di sisi lain Lalisa memakai lingerie berwarna merah yang cukup terbuka memperlihatkan tubuhnya samar samar yang tertutupi kain tipis
Alex sengaja menaruh beberapa lingerie di lemari Natasha,agar sewaktu waktu Natasha memakainya
dan sekarang mimpi nya terwujud berkat lalisa si pengganggu
mereka sekarang membuka pintu dan sekarang siapa yang akan menjadi perhatian Alex, Natasha atau lalisa
"Alex"Ucap lalisa yang duluan membuka pintu
Alex yang mengalirkan pandangan dari iPad,seketika Terkejut melihat apa yang di pakai oleh lalisa
"Kenapa kau pake baju itu ha" ucap Alex kesal
"Hmm aku ingin mencobanya,apa bagus" ucap Lalisa seraya memutar baju nya dan apa yang ia lakukan malah memperlihatkan tubuhnya polosnya
"Kau seperti tidak pakai baju" ucap Alex datar
"Tapi Kau suka bukan" ucap Lalisa seraya mendekati Alex
"Dih Pede kali,aku membeli untuk Natasha,tapi kau yang memakainya" ucap Alex kesal
lalisa masih berusaha menggoda Alex namun sebelum lalisa bisa lebih dekat dengan Alex,dia malah memegang Tangan lalisa dengan Kasar
"Jangan Macam macam,atau aku lempar kau ke kandang serigala" ancam Alex takut Natasha melihatnya dan malah salah paham padanya
"Iish lepas kau ini jangan banget sih"ucap Lalisa ingin melepas pegangan Alex
"Kasar banget sih" ucap Lalisa seraya melihat tangannya yang merasa kesakitan
huu kasian kali yang satu tangannya kena teh panas dan yang satu lagi kena Amarah Alex,malam yang sial untuk lalisa
seketika saat Natasha mendengarkan keributan dari luar,ia langsung mengikat lingerie yang ada di bagian pinggang,dan langsung pergi ke luar
"Ada apa?" ucap Natasha melirik mereka berdua
"Dia meng_.." ucap Alex terpotong saat melihat penampilan Natasha memakai lingerie,sungguh Sexy dan Cantik
"wow beautiful and sexy baby" ucap Alex seraya melihat tampilan Natasha dari bawah hingga atas sungguh ciptaan tuhan yang sangat luar biasa
"Hm makasih" ucap Natasha tersenyum sedikit malu dengan apa yang ia pakai
"Maid" teriak Alex membuat Mension menggema
"Ya tuan" ucap maid yang terburu buru karena teriakan tuanya
"Bawa dia pergi ke kamarnya,dan ya ambilkan juga baju untuknya" ucap Alex melirik lalisa Sinis
"Kau ini sangat jahat" ungkap lalisa
"Ya emang,Baru nyadar?........" balas Alex
"Dan ya buang lingerie itu,atau bahkan saja" ucap Alex seketika membuat lalisa dan Natasha terkejut
"Tapi itu kan baru beli kemarin,dan harganya juga mahal" ungkap Natasha sedikit Bingung
"Lalu,aku tidak ingin kekasih ku memakai bekas orang lain" ucap Alex seraya memberikan kode pada maid itu,agar membawa lalisa pergi
Mari nona saya antar" ucap maid seraya mempersilahkan dia pergi terlebih dahulu
__ADS_1
"Eh tunggu" ucap Natasha pergi mengambil kain
"Ini pakai,aku gak mau kamu di liatin banyak maid di sini" ucap Natasha sembari memberikan kain tersebut
lalisa mengambil kain itu dengan kasar lalu pergi meninggalkan mereka
"Awas aja Lo Natasha" ucap Lalisa sudah menjauh dari kamar itu
Di sisi lain
Seorang pria yang baru saja terbangun dari masa kritisnya sedang meluangkan kekesalan dan kemarahan nya kepada Alex yang tak lain adalah Richie yang telah menyerang kediaman istana Alex
"Awas kau Alex aku akan membunuhmu", ungkap nya frustasi mengacak acak rambutnya
"Bos Tenang,tenang kita balas mereka,tapi sekarang yang terpenting bos segera sembuh"ucap tangan kanannya menenangkan
"Gara gara ini,mungkin aku akan di permalukan saat pertemuan antara bos mafia" Ucapnya semakin frustasi
"Tenang bos,kita akan cari tau kelemahan Alex,agar kita bisa menang melawan dia" ucap nya kembali
"Apa maksudmu,dia adalah Alex yang tidak mempunyai kelamaan apapun kau tau itu bukan"ucapnya membentak bawahan nya itu
"Ada Bos Aku yakin 100% dia menyembunyikan kelemahannya itu di Mension nya" ucap anak buahnya dengan yakin
"Apa maksudmu...di rumahnya" ucap nya sedikit bingung
"ya..apa bos melihat ada ruangan yang di jaga ketat oleh anak buah Alex,dan pasti di sana ada rahasia yang di sembunyikan oleh Alex,kan mana mungkin dia memerintahkan banyak pengawal yang sudah ahli dalam menembak dan samurai yang hanya menjaga pintu itu,tidak membantu dia saat bos menyerangnya" ungkap bawahnya
"Ya...Ya aku baru ingat itu,tapi apa rahasia di balik Ruangan itu"ucapnya sembari berpikir
"Tenang Bos Kita sudah susun rencana untuk menyelidiki itu,tapi sekarang bos beristirahat dulu,agar tubuh bos menjadi segar bugar kembali" ucapnya
"Baiklah,aku percayakan padamu" balasnya sembari berbaring di atas brankar
"Baik Bos'" ucap anak buahnya kembali
kembali ke Mension Alex
saat lalisa sudah pergi menjauh dan tak lupa maid itu menutup pintunya
Alex langsung melangkahkan kakinya mendekati Natasha
"Stop...mau apa ha?" ucap Natasha seraya melihat gerak gerik Alex mencurigakan
namun Alex tidak Menggubrisnya,dia semakin mendekati Natasha lalu tanpa aba-aba Alex Langung menarik pinggang Natasha agar berdempetan dengannya
"Hey lepaskan" ucapnya seraya memberontak
Dan betapa terkejutnya Alex malah melahap bibi cery dengan Agresif,membuat sang empunya kewalahan dengan serangan Alex
"Hmmmrtt lepaskan"seraya berusaha Memalingkan wajah nya
"Ini Balasan karena kamu udah menggodaku baby" ucap Alex seraya melepaskan lumatnya
"Siapa yang menggoda" ucap Natasha kesal memalingkan wajahnya
"Lihatlah apa yang kau pake baby membaut aku kewalahan" ucap Alex seraya mencium pipi Natasha
"Ah sungguh penampilan sungguh Sexy baby" ucap Alex melihat belahan dada Natasha yang Terekspos
Besok di lanjut ya gayss...
Hey apa kabar???
Semoga kalian suka dengan ceritanya,dan jangan lupa ulasannya
See you againĀ bay bay...........
__ADS_1