
Setelah mereka sudah memakan masakan Natasha dengan Puas,mereka berlarih menuju ruang santai yang terdapat Televisi dan beberapa sofa yang mengarah pada Pandangan Luar yaitu tanaman indah Dengan beberapa kelopak bunga yang sengaja Kakeknya menanamkan bunga di taman Mension cucunya itu,agar saat dia bertamu dia masih merasakan kehadiran nenek Alex.
Nenek Alex memang menyukai Berbagai tumbuhan bunga,namun saat nenek Alex meninggalkan mereka berdua ,Hidup nya terasa hampa,seperti tidak ada semangat lagi di dalam dirinya lagi,namun saat dia berusaha Menegarkan diri dan semangat melewati hidup ini hanya untuk sang cucu yaitu Alex
Bunga_Bunga itu Sebagai Penguat dirinya dan Tetap mengingat sang istri tercinta yang menemaninya selama 56 tahun.
beralih pada Natasha
Mereka berdua menuju Ruang santai,dan Natasha pergi ke dapur untuk membawa minuman untuk Alex yang tadi memintanya untuk mengambil Kanya Minum
Manja sekali eperbadeee.......
"He Kalian Kenpa tidak makan,aku memasaknya lebih,untuk kalian" ucap Natasha tampak heran melihat maid nya hanya membersihkan peralatan masak yang ia gunakan.
tanpa menyentuh makanan buatan Natasha
seketika para maid langsung berbaris lalu tertunduk
"Maaf nyonya,kami tidak di perbolehkan untuk makan apapun yang sudah disajikan kepada tuan" ucap maid sopan
"Hadeuhh..Sangat sulit yang kerja di sini,banyak peraturan nya etdah" ungkap Natasha menyentuh keningnya
"Yasudah sekarang aku ingin kalian memakan masakan ku" ucap Natasha
"Tapi nyonya" ucap salah satu maid
"Tak ada bantahan,Alex tidak akan marah hmm" ucap Natasha menyakinkan
"Baik nyonya, terimakasih atas kemurahan mu" balas maid lainya
"Eh Tak perlu begitu,Aku Memasak untuk kalian juga karena sudah membantu ku" ucapnya Tersenyum manis sembari melangkahkan kakinya menuju kulkas untuk mengambil minum
"Kenapa kalian Masih baris,emang mau upacara" ucap Natasha mengambil gelas
"Aku Ingin kalian memakan nya,dan ya...hantarkan juga untuk penjaga gerbang" ucap Natasha pergi menuju ruang santai
"Baik Nyonya" Ucap serempak para maid
"Nyonya sangat baik ya,aku berharap dia akan menjadi istri tuan"
"Aku mendoakan agar mereka berjodoh"
"Dia Wanita cantik sekaligus baik"
"Ya tak salah Tuan tergila-gila kepadanya"
ucapan para maid seraya mengambil piring khusus untuk para maid lalu membagikan makanan yang di buat oleh Natasha
"Wahh,sangat Enak"
"Tangan cantik sangat ajaib"
"Ya Sangat ajaib"
__ADS_1
"Pantas saja Tuan memakannya dengan Lahap" kekeh salah satu maid
ucap mereka seraya merasakan masakan Natasha yang menurut mereka sangat lezat,sungguh lezat
Di sisi lain Sebuah mobil sedang Berwarna Merah sedang melaju membelah kota,menuju Mension Alex entah apa yang membuat lalisa berani menemui singa dalam kandangnya
"Aku Akan merebut Alex dari mu ******,apapun caranya" ucap Lalisa Menambah kecepatan mobilnya
Setelah beberapa jam lalisa Melanjutkan mobilnya dia sudah sampai di Mension megah Alex,lalu dia menjalankan kembali ke halaman Alex karena penjaga gerbang Alex,telah mengijinkan dia untuk bertemu
dia merasa bahagia karena Alex mengizinkannya untuk bertemu
Flashback
Alex merasakan getaran pada handphone yang ada di dalam sakunya
Drrrrt
Drrrrt
Drrrrt
Alex langsung merogoh handphon ,karena Dia bisa jadi mendapat telpon dari sander sang anak buah,tapi ternyata yang ada di permukaan layarnya tertera
poortwachter
"Apa" ucap Alex datar
Alex Langsung terdiam, Natasha yang melihat Alex lalu menepuk punggung nya
"ini minum nya,dasad manja" ucap Natasha ketus lalu duduk di samping Alex
"Kamu perhatian sama dia saja,tidak dengan kakek mu ini" ucap kakeknya semabri melihat tangkai tangkai bunga yang ada di sebrang kaca itu
"Hehe maaf kakeknya,Aya kakek ingin minuman Natasha ambilkan" ucap Natasha kikuk
"Tidak,nanti saja....
kakek sedang melihat Bunga bunga itu bermekaran" ucap kakeknya tanpa melirik Natasha
"kakek suka bunga?" ucap Natasha sedikit bingung
"Tidak Kakeknya hanya melihat kesukaan istriku,dia pencinta bunga" balasnya
"Kakek sepertinya sangat mencintainya" ucap Natasha antusias
"Ya Dia Sorang Bidadari Yang membuat kakek tidak pernah melirik wanita manapun" balasnya kakeknya
"Sweet" ucap Natasha terharu mendengar perkataan kakeknya
di sisi lain Alex meneguk minuman yang Natasha ambilkan,seraya memberitahu Natasha
"Lalisa ada si sini" ucap Alex membuat Natasha Terkejut dan berlarih memerhatikan Alex
__ADS_1
"Untuk apa wanita ular itu kesini, bikin gak Mood aja" ucap Natasha kesal
"Aku tidak tau,apa aku usir saja baby" ucap Alex seraya memeluk pinggang Natasha
"tidak aku,ingin bermain dengan pengganggu itu" ucap Natasha menyengrai
"Baiklah aku akan ikut serta dalam permainan itu" ucap Alex tersenyum pada Natasha
"Kakek juga" ucap kakeknya sedikit melirik Natasha dan alex
"Persilakan dia masuk" ucap Alex Langsung menutup Pintu
"Hey lepaskan pelukan mu ini dulu,malu tau" ucap Natasha
"Kita akan menampilkan pasang yang saling mencintai saat pengganggu itu datang baby,pasti dia akan senang" ucap Alex seraya memeluk erat tubuh Natasha
"Boleh juga idenya" gumam Natasha dalam hati
flash now
Alisa sudah menekan bel, lalu maid membukakan pintu untuknya
Lisa sedikit kecewa Karena Alex tidak menyambutnya malah maid nya yang membukanya,tapi dia tidak menyerah,dia langsung masuk ke dalam Lalu melihat tidak ada Alex sama sekali dan Natasha pun tidak ada
"Kemana mereka,aku tidak melihatnya?" ucap Lalisa masih fokus mencari keberadaan mereka tanpa memperdulikan maid itu
"Tuan sedang bersantai,mari saya antar" ucap maid itu melangkah menjauhi lalisa
"Hey tunggu" ucap Lalisa berjalan mendekati maid itu
"Dasar babu belagu" gumam lalisa dalam hati
dia melihat setiap sudut Mension Alex takjub dengan interior dan desain rumah itu sungguh megah dan mewah
saat di memasuki ruangan ruang santai,seketika terkejut dengan apa yang ia lihat,dia merasa Panas dan Jengkel melihat Natasha dan Alex malah bermesraan disini,tidak menyambut dirinya
"Hmm" ucap Lalisa jengkel
"Ouh hey,kapan kau datang?" ucap Natasha pura pura
"Baru saja" balas lalisa Sinis
"Hmm ini aku,bawakan Makanan untuk mu" ucap Lalisa pada Alex dengan senyum manisnya
"Maid ambil dan bagikan pada maid yang lain" perintah Alex pada maid yang tadi menemani lalisa
"Baik Tuan" seraya mengambil bungkusan itu
"Hey tunggu,ini untuk mu bukan pelayan ini" ucap Lalisa tidak Heran sekaligus kesal
"Kau memberikan itu untuk ku Bukan?,jadi aku berhak memberikan itu kepada orang lain" ucapnya tidak memperdulikan perkataan lalisa dia hanya fokus pada Natasha sesekali membelai rambut nya
Lalisa semakin kesal dengan sikap acuh Alex yang di diberikan
__ADS_1