
------ Pukul menunjukkan waktu 16;13 ------
_Di ruangan Alex
"Baby ayo bangun sayang" ucap Alex lembut pada telinga Natasha
"Hmm ehhh hmmm" Natasha mengeliat menetralkan tubuhnya
"Kau mengganggu ku" ucap Natasha masih memejamkan mata
"Kau bisa menyambung nya di rumah baby" ucap Alex melihat wajah imut Natasha
"15 menit lagi"ucap Natasha memejamkan matanya kembali
Alex yang melihat Natasha masih berbaring di atas sofa,dia langsung mengangkat tubuh Natasha masuk ke dalam gendongannya
"Hey apa yang kau lakukan" ucap Natasha Terkejut dengan apa yang di lakukan Alex
"Diam Baby atau kau akan terjatuh" ucapnya kembali
"masa bodo" ucap Natasha kembali tidur,menyenderkan kepalanya pada dada bidang Alex
entah kenapa Natasha bukanya turun dari pangkuan Alex,malah tidur melanjutkan mimpinya
Mungkin Natasha merasa lelah gara² kemarin...
Alex yang melihat itu,hanya tersenyum lalu berjalan keluar ruangannya
bawahanya terbelalak melihat apa yang mereka lihat sekarang, bagaimana tidak mereka melihat seorang bos arogan dan Dingin seperti itu mengendong seorang wanita yaitu Kekasihnya,wahhhh pemandangan yang sangat langka mungkin bagi mereka,tapi tidak untuk para maid yang setiap hari melihat Alex yang sangat manja,sekaligus manis di hadapan sang kekasih......
Alex melangkah kakinya tanpa memperdulikan tatapan para bawahannya,dia tidak terlihat risih ataupun marah karena melihat dirinya seperti itu,dia hanya lurus dengan langkahnya,yang sesekali Membungkuk melihat wajah Natasha yang terlihat sayu,
membuatnya sesekali menampilkan senyum di wajah tampan nya,yang membuat bawahannya juga masih tidak percaya dengan apa yang mereka lihat,dan ya Alex membuktikan bahwa Alex bukan gay yang mereka pikirkan,meskipun Alex beberapa bulan sudah mengatakan Natasha adalah calon istrinya,namun ada beberapa pegawai yang tidak percaya dengan itu,ya mungkin Alex hanya ingin membantah berita dirinya Tetang gay,dengan cara menyewa wanita,namun sekarang pikiran itu terbantahkan
Alex sudah ada di halaman utama perusahaan lalu masuk ke dalam mobil tersebut,namun tanpa ia sadari da seseorang yang memotretnya dan mengamatinya dari sebrang jalan,namun saat itu juga pria misterius itu menghilang ketika mobil Alex telah melaju pergi meninggalkan perusahaan
Frov dalam mobil.
__ADS_1
Alex masih dalam posisi sama yaitu menggendong Natasha, alhasil Natasha duduk di pangkuannya,dia masih terlelap sesekali memeluk Alex,dan sangempu bukan merasa risih,tapi malah merasa senang.
setelah perjalanan mereka akhirnya sampai di Mension Alex,ia mengendong Natasha lalu melangkahkan kakinya menuju kamar utama Alex,tanpa memperdulikan para maid yang sudah berbaris menyambut dirinya dan Natasha,ia masih melanjutkan langkahnya
Ia membaringkan Natasha di rajang king size nya ,lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
setelah beberapa menit alex keluar dengan menggunakan baju dan celana santai,setelah mengrimkan rambut hitamnya ,ia merangkak menuju samping kasur itu lalu terlelap menyusul Natasha ke alam mimpi dengan memeluk erat pinggang Natasha, Natasha yang sudah terlelap ia tidak merasakan pergerakan Alex ,malah ia membalas pelukan itu.
di sisi lain-----
Richie sudah keluar dari rumah sakit,yang ia tempati dan sekarang ia berada di Mension nya sedang terduduk di atas kursi kebesarannya sedang menunggu seseorang orang yang ia percayai untuk mengusut rahasia Alex tempo lalu
Setelah beberapa menit seseorang itu menggunakan Topeng khas anggotanya,memberikan amplop putih,ia membukanya lalu menampilkan beberapa Poto,yang membuat terkejut dan menyengrai dengan apa yang di dapatkan anak buahnya itu.
"WANITA" ucap dirinya lantang merasa tak percaya
"Wah Seorang Mafia yang tak pernah menyentuh seorang wanita sedikitpun sekarang ia malah mengendong seorang wanita di dekapannya" ucap dirinya mengamati setiap Poto yang menunjukan Alex sedang mengendong Natasha pada saat di kantor tadi,dan ternyata pria Misterius itu adalah anak buah Alex yang membentak Alex,dan sialnya Alex kecolongan
"Ku kira dia Masih trauma dengan seorang wanita,namun saat melihat ini,mungkin ia sudah tak trauma lagi" ucapnya mengingat apa yang ibunya lakukan pada Alex saat remaja dulu,dan kebetulan dirinya tau bocoran Cerita Alex dan ibu kandungnya
"Ya bos Mungkin seorang Alex mempunyai kelemahan" ucap kaki tangan Richie
"Tapi masalah bos,dia tidak terlihat wajahnya" ucap anak buahnya yang mengambil poto tersebut
"Tidak masalah,kau tau wajahnya bukan" ucapnya seraya melihat Poto tersebut tak menampakkan wajah wanita namun anak buahnya pasti tau wajah wanita itu
"Tidak Bos Dia tertutup kain Hitam" ucapnya kembali
"Cik,dia Sangat mencintai Wanitanya ternyata" ucapnya Menyengrai
Flashback
Alex yang ada di dalam lift berpikir untuk menutup wajah Natasha,karena Ia .merasa tidak amat jika wajah terlihat oleh publik,tidak masalah Karyawan melihat wajah Natasha,namun orang lain tidak,karena dia tau berapa banyak musuh dan orang yang akan menjatuhkan dirinya,di tambah lagi jika mereka tau sekarang Ada seroang wanita bersamaan dan mungkin akan menjadi kelemahan terbesarnya
flashback on
"Tak masalah,Tapi kau cari tau lagi bagaiman wajah cantik yang membuat seorang mafia gila itu jatuh cinta" ucapnya tersenyum miring
__ADS_1
"Baik Bos" ucap anak buahnya yang bertopeng itu
"Bagus,Namun aku tidak mau mereka melihat atau mengetahui kau ketahun oleh anak buah sialan itu" umpatnya melirik tajam anak buahnya itu
"Baik bos,saya akan berusaha" ucapnya
karena bila mereka mengetahui bahwa Alex sedang dimata-matai mungkin Alex akan melenyapkan dirinya termasuk Richie juga akan ke a imbasnya,entah sekejam apa Alex akan menyiksanya bahwa akan membunuhmu secara Keji karena Mengusik kehidupan pribadinya,dengan membawa Seorang yang ia sayang.
"pergi" ucap Richie dengan isyarat tangan
Di Langung pergi melalui jendela Mension itu
"Tunggu saja,aku akan membalas mu sialan" umpatnya menghalalkan tangan
"Kau harus membayar apa yang kau perbuat padaku" Umpatnya kembali
Richie yakin bahwa wanita itu satu satunya kelemahan Alex,dan dengan menggunakan wanita itu mungkin dirinya bisa mengalahkan Alex dan merebut kekuasaan Alex sebagai Pimpinan mafia di dunia gelap
Di sisi lain
Alex terbangun dari tidur lelapnya karena suara getaran ponsel di atas meja dengar ranjang Besarnya
"hmm" ucap Alex masih memejamkan matanya
"Semua sudah beres bos" ucap sander
"Ya" ucap Alex langsung memutuskan sambungan telpon itu
Sander Yang mendengar balasan bosnya itu hanya bisa mengendus kesal,dengan siap bosnya itu,namun apa daya Alex adalah bos ya Jadi dia tidak boleh komplain dengan sikap dingin dan datarnya,kalau ia komplain mungkin Kepalanya akan hilang seketika dengan sekejap mata,huuu sangat Mengeikan ..
Besok di lanjut lagi ya bacaannya........
Makasih yang udah setia sama novel Obsesi Seorang Mafia ......
Semoga gak bosen sama alur cerita novelnya ya
See you again novel lovers
__ADS_1
Jangan lupa sama ulasan dan komentarnya ya